WIBAWANEWS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
No Result
View All Result
WIBAWANEWS
No Result
View All Result
Home PERISTIWA

Nasib Ribuan Guru Honorer di Kab. Bandung Tidak Jelas

admin by admin
November 13, 2019
in PERISTIWA
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SOREANG, WN.net — Sampai saat ini, ada sekitar 1.100 guru honorer di Kabupaten Bandung nasibnya tidak jelas. Padahal mereka sudah mengabdi sebagai pendidik belasan tahun, bahkan ada yang puluhan tahun.

Oleh karena itu, Forum Komunikasi Guru Honorer Sekolah Katagori2 Indonesia (FKGHSK2I) Kabupaten Bandung merasa prihatin atas nasib para guru honorer. Terutama kesejahteraannya yang masih sangat memprihatikan.

FKGHSK2I Kabupaten Bandung pun meminta dukungan DPRD Kabupayen Bandung untuk memecahkan masalah guru honorer tersebut.

“Kami sudah melayangkan surat ke dewan guna beraudensi. Rencananya, Kamis besok, tapi diundur dan belum jelas kapan kami bisa diterima,” kata Memed, perwakilan FKGHSK2I, saat menemui Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, di Soreang, Selasa petang (8/10-2019).

Kedua orang perwakilan FKGHSK2I Kabupaten Bandung, yang ingin mempertanyakan kesiapan dewan untuk menerima audensi itu, akhirnya diterima Komisi D.

Ketua Komisi D, Maulana Fahmi, S.Si., bersama anggota yang saat itu baru saja tiba setelah meninjau lokasi kebakaran hutan di Kawah Putih, Rancabali, langsung menerima kedua pengurus tersebut di Ruang Rapat Komisi D.

“Kami ini Farum Guru Honorer tingkat Nasional. Kami mewadahi ribuan guru honorer yang telah masuk data base. Kami melayangkan surat audensi setidaknya ada empat poin tuntutan kepada pemerintah, terutana mengenai kejelasan nasib guru honorer yang mengabdi di sekolah negeri ,” kata Asep Tajul dari FKGSK2I asal Majalaya ini.

Tuntutan yang akan disampaikan, kata dia, di antaranya soal tenaga honor yang lolos dan yang tidak lolos solusinya bagaimana serta soal kesejehteraan mereka.

“Kami minta penjelasan. Harus ada jawaban dari Komisi D dan Komisi A, B, karena permasalahan guru honorer ini juga ada di komisi lainnya. Kami prihatin, karena gaji guru honorer saat ini masih jauh, yaitu hanya Rp300 ribu sampai Rp600 ribu. Itu pun dibayar tiga bulan sekali,” kata Asep Tajul.

Ketua Komisi D, Maulana Fahmi, mengatakan pihak dewan bukan menolak untuk beraudensi dengan para guru honorer. Namun agenda kegiatan dewan saat ini sangat padat. Setelah pelantikan, sejumlah agenda sudah menanti. Seperti pembahasan tata tertib yang saat ini masih berjalan. Kemudian pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) tahun 2020 yang harus bekerja ekstra, termaksuk jadwal orientasi dewan di Cimahi yang harus diikuti dewan.

“Ini lembaga, jadi ada kode etik, ada kolektif kolegial, adà legal formalnya. Surat masuk terlebih dahulu harus masuk pimpinan, kemudian dibahas di badan musyawarah. Surat yang masuk dari forum guru honorer ini sudah dibahas. Jadi bukan ditolak, tapi ditunda dulu nanti akan dijadwalkan. Kita belum bisa memutuskan, menunggu agenda Bamus,” papar Fahmi.** Deddy R.

Tags: DPRD Kabupaten Bandungnasib guru honorer
Previous Post

Anggota DPRD Tinjau Kebakaran Hutan Kawasan Wisata Kawah Putih

Next Post

Bupati Bandung Minta BPJS Lunasi Utangnya daripada Naikkan Premi

admin

admin

Next Post

Bupati Bandung Minta BPJS Lunasi Utangnya daripada Naikkan Premi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Dua Pilihan Penting Bagi Mahasiswa, Organisasi atau Akademik?

Dua Pilihan Penting Bagi Mahasiswa, Organisasi atau Akademik?

4 weeks ago
Isu Disabiltas Hantarkan Salma Fauzani Juarai Lomba Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Bandung

Isu Disabiltas Hantarkan Salma Fauzani Juarai Lomba Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Bandung

1 month ago

Trending

Peranan Penting Koperasi bagi Masyarakat

Pengaruh Positif Kewirausahaan dalam kehidupan

12 months ago

Terbengkalai, GMM Desak Pemkab Realisasikan Pembangunan Pasar Majalaya

2 years ago

Popular

Peranan Penting Koperasi bagi Masyarakat

Pengaruh Positif Kewirausahaan dalam kehidupan

12 months ago
Hilman Hidayat Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PWI Jabar

Hilman Hidayat Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PWI Jabar

2 months ago

3 Pejabat Pemkab Bandung Dilantik di Halaman Rumah Jabatan Bupati

2 years ago

Terbengkalai, GMM Desak Pemkab Realisasikan Pembangunan Pasar Majalaya

2 years ago

Mengenal salah satu Calon Ketua Umum IKA Unpad 2020-2024, Irawati Hermawan

2 years ago
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result