WIBAWANEWS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
No Result
View All Result
WIBAWANEWS
No Result
View All Result
Home PENDIDIKAN

Disarpus Akui Indeks Baca di Kabupaten Bandung Belum Ada

admin by admin
November 20, 2019
in PENDIDIKAN
0
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SOREANG, WN.net — Meski sudah meraih juara perpustakaan desa tingkat nasional, namun minat baca di Kabupaten Bandung masih terhitung rendah.

Diakui Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Bandung, Tri Heru Setiati, SH., Sp.1, minat dan budaya baca serta pengelolaan perpustakaan saat ini belum banyak di kecamatan dan desa.

“Karena itu, melalui sosialisasi ini minat budaya baca dan pengelolaan perpustakaan kita supaya ditingkatkan,” kata Tri Heru Setiati, usai acara Sosialisaai Minat dan Budaya Baca serta Pengelolaan Perpustakaan, di Bale Sawala, Kompleks Pemkab Bandung, Soreang, Rabu (20/11-2019).

Sosialisasi diikuti puluhan bunda literasi dari kecamatan dan bunda literasi desa serta Kasi Sosbud.

“Intinya, kegiatan ini minat budaya baca dan pengelolaan perpustakaan yang belum banyak di desa, kita tingkatkan,” ucapnya.

Kaitan minat baca di Kabupaten Bandung masih rendah atau sekitar 40 persen, menurut Tri Heru, pihaknya belum bisa menghitung, karena indeks baca belum ada.

“Tapi kita masih terus berupaya melalui kegiatan yang begitu banyak, kita tidak pesimis dengan persentase 60, 62, kita masih terus berusaha meningkatkan minat baca di masyarakat,” tutur Tri.

Tri Heru Setiati juga mengakui, saat ini jumlah perpustakaan di Kabupaten Bandung yang aktif belum begitu banyak.

“Tapi kita akan terus berupaya melalui soaialisaai dan berbagai program, terutama yang menjadi juara kita libatkan untuk memberikan motivasi dan masukan, dan bisa memberi contoh. Ini lho perpustakaan Margamukti, Ciparay, Arjasari,” jelas Tri.

Sesuai undang-undang dan peraturan daerah, kata Tri, semua perpustakaan harus ada di desa-desa.

Diharapkan, melalui program Disarpus, minat budaya baca di daerah menjadi makin tinggi, kemudian pengelolaan perpustkaan juga lebih giat lagi.

“Kita sudah mendapatkan juara nasional perpustakaan desa, kenapa yang lain tidak,” ucapnya.

Mengenai program “Satu Jiwa Dua Buku”, hal itu pun, kata Tri, belum tercapai karena terkendala masalah kualitas buku.

“Kami Disarpus mengadakan upaya, terutama di festival literasi, ada bursa buku dan di perpustakan Kabupaten Bandung sendiri koleksi bukunya harus ditambah dengan buku yang bermutu dan berkualitas,” paparnya.** Deddy R.

Tags: kabupaten bandungminat bacaperpustakaan
Previous Post

Perda No. 12 tak Sesuai, Pemkab Bandung Susun Raperda PTSP Baru

Next Post

Gugun dan Cindi Juara Pasanggiri Kawih Sunda Kab. Bandung

admin

admin

Next Post

Gugun dan Cindi Juara Pasanggiri Kawih Sunda Kab. Bandung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Prof. Ahmad Sarbini: Program Fakultas Perlu Diarahkan pada Kemampuan Menjawab Tantangan Berkembangnya Medsos

Prof. Ahmad Sarbini: Program Fakultas Perlu Diarahkan pada Kemampuan Menjawab Tantangan Berkembangnya Medsos

7 days ago
Sarbini:  Jangan ada Satu Jengkalpun yang Luput dari Kajian Dakwah Islam

Sarbini: Jangan ada Satu Jengkalpun yang Luput dari Kajian Dakwah Islam

2 months ago

Trending

Peranan Penting Koperasi bagi Masyarakat

Pengaruh Positif Kewirausahaan dalam kehidupan

1 year ago
Sekolah MTs Yayasan Ibnu Aqil Ibnu Sina Soreang Hangus Terbakar

Sekolah MTs Yayasan Ibnu Aqil Ibnu Sina Soreang Hangus Terbakar

1 year ago

Popular

Peranan Penting Koperasi bagi Masyarakat

Pengaruh Positif Kewirausahaan dalam kehidupan

1 year ago
Prof. Ahmad Sarbini: Program Fakultas Perlu Diarahkan pada Kemampuan Menjawab Tantangan Berkembangnya Medsos

Prof. Ahmad Sarbini: Program Fakultas Perlu Diarahkan pada Kemampuan Menjawab Tantangan Berkembangnya Medsos

7 days ago

IPSI Kab. Bandung Dambakan Keberadaan Padepokan Pencak Silat

2 years ago
Disambut Ibu-ibu Pengajian

Disambut Ibu-ibu Pengajian

1 year ago

Mengenal salah satu Calon Ketua Umum IKA Unpad 2020-2024, Irawati Hermawan

2 years ago
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result