WIBAWANEWS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
No Result
View All Result
WIBAWANEWS
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Bupati Minta Petani Tetap Jual Produk

Di Tengah Corona

admin by admin
April 1, 2020
in EKONOMI
0

Bupati Bandung, H Dadang M Naser kunjungan pada Gelar Produk Komoditas Pertanian di depan kantor Distan, di Soreang, Rabu (1/4/2020).

0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

WN-SOREANG: Mengantisipasi adanya penutupan pasar modern dan sebagian pasar tradisional di Jakarta dan Bandung Raya, sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit akibat virus corona (covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyelenggarakan gelar produk komoditas pertanian.

Kegiatan tersebut bertujuan menyediakan market (pasar) bagi para petani Kabupaten Bandung, agar tetap dapat mendistribusikan hasil produksinya.

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser mengungkap, kegiatan yang digagas Dinas Pertanian (Distan)sebagai salah satu anggota gugus tugas pencegahan covid-19 itu, bekerjasama dengan Asosiasi Pasar Tani (Aspartan) Sabilulungan Kabupaten Bandung.

“Gelar produk ini untuk menunjukkan, bahwa cadangan pangan berbagai komoditas pertanian di Kabupaten Bandung cukup kuat. Hanya karena kita sedang persiapan untuk melakukan karantina wilayah parsial, distribusi pangan untuk komoditas pertanian kita harus tetap tersalurkan,” ucap Bupati Dadang Naser di sela-sela kunjungannya Gelar Produk Komoditas Pertanian di depan kantor Distan di Soreang, Rabu (1/4/2020).

Saat ini stok daging ayam di Kabupaten Bandung surplus, diakibatkan terhambatnya distribusi komoditas tersebut ke wilayah Jakarta. Namun apabila diperlukan oleh Kota Bandung dan Jakarta, menurut bupati stok daging ayam cukup kuat.

“Demikian pula dengan sayur mayur, sinergitas dengan Aspartan Sabilulungan ini, secara pro aktif dilakukan melalui online. Kemudian didistribusikan ke warung-warung dengan harga dasar, sehingga warung tetap memiliki keuntungan. Selain itu juga kepada BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), yang siap menyalurkan melalui jasa ojek pangkalan, ini supaya ojek pangkalan tetap berjalan,” tutur bupati.

Ketika ada imbauan untuk tinggal di rumah saja, banyak warga melakukan pengamanan dengan mengisolasi diri. Namun ketika ada keperluan terkait pangan, warga tidak akan kesulitan.

“Indonesia tidak memberlakukan lockdown, yang ada karantina wilayah parsial. Ini yang mesti terus dijelaskan kepada masyarakat. Tempat keramaian sekarang sudah diawasi kepolisian, supaya tidak terlalu banyak kerumunan orang,” terang Dadang Naser.

Sementara itu Kepala Distan (Kadistan) Kabupaten Bandung H. A. Tisna Umaran menyebutkan, kecenderungan pemasaran produk pertanian menunjukkan tren menurun. Namun kebutuhan pangan di rumah tangga harus tetap tersedia dan terpenuhi.

“Terlebih lagi pemerintah pusat melalui BNPB, sudah menetapkan status darurat bencana covid-19 hingga akhir Mei, artinya masih ada dua bulan lagi. Pasar-pasar moderen dan sebagian pasar tradisional sudah mulai tutup di beberapa wilayah. Sementara kita harus mengantisipasi permintaan yang tinggi jelang bulan Ramadan dan Idul Fitri,” beber Kadistan.

Pihaknya secara masif memenuhi kebutuhan pangan atau pertanian segar di Bandung Raya dengan sistem online. Sebelumnya, Distan bersama aspartan juga telah melakukan penjualan produk pertanian secara langsung kepada konsumen, walaupun masih skala kecil.

“Ini sangat menarik, karena harga yang ditawarkan adalah harga petani. Contohnya cabai ini, satu bungkus atau sekitar 200 gram itu harganya Rp 5.000. Tentu ini relatif murah, mengingat biasanya berkisar di harga Rp. 8.000. Upaya ini sangat membantu petani dalam penjualan,” terang Tisna Umaran.

Gelar produk yang diadakan di dalam kompleks Pemkab Bandung, memang menyasar konsumen dari kalangan pemkab sendiri. Namun demikian ia mempersilakan, warga sekitar juga bisa belanja di situ.

Sementara untuk efektivitas pelayanan terhadap masyarakat lainnya, Tisna mengimbau, agar ada komunitas baik tingkat RW, DKM atau warung yang kesulitan mengakses kebutuhan pangan terutama sayuran.

“Kalau sudah ada komunitasnya, atau ada warung yang ditunjuk, nanti barangnya akan kami suplai. Sudah ada 3 armada pengangkut, tentunya akan kami optimalkan untuk mendukung pengentasan covid-19 di Kabupaten Bandung dari aspek ketersediaan pangannya,” ujar Tisna.

Ari, salah seorang pengunjung mengungkapkan, ia mengetahui ada gelar produk tersebut melalui grup Whatsapp. Tanpa menunggu lama, pelaku usaha online tersebut membeli aneka komoditas pertanian.

Saat ini respon masyarakat untuk belanja online, menurutnya cukup bagus. Ia juga melihat, kebutuhan ibu-ibu akan ketersediaan sayuran cukup tinggi. Sedangkan untuk belanja langsung ke pasar dengan kondisi wabah saat ini, konsumen agak khawatir.

“Kebanyakan pasar online untuk komoditas sayuran, saat ini baru ada di Bandung, dan ongkos kirimnya cukup mahal. Makanya, saya coba mengakomodir ibu-ibu di daerah Kopo Margahayu, mudah-mudahan usaha saya bisa terus berlanjut meskipun wabah corona nanti usai,” tutur Ari. *deddy

Previous Post

3 Pejabat Pemkab Bandung Dilantik di Halaman Rumah Jabatan Bupati

Next Post

Penerapan Prosedur Kesehatan COVID-19 di Pengungsian

admin

admin

Next Post

Penerapan Prosedur Kesehatan COVID-19 di Pengungsian

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Prof. Ahmad Sarbini: Program Fakultas Perlu Diarahkan pada Kemampuan Menjawab Tantangan Berkembangnya Medsos

Prof. Ahmad Sarbini: Program Fakultas Perlu Diarahkan pada Kemampuan Menjawab Tantangan Berkembangnya Medsos

7 days ago
Sarbini:  Jangan ada Satu Jengkalpun yang Luput dari Kajian Dakwah Islam

Sarbini: Jangan ada Satu Jengkalpun yang Luput dari Kajian Dakwah Islam

2 months ago

Trending

Peranan Penting Koperasi bagi Masyarakat

Pengaruh Positif Kewirausahaan dalam kehidupan

1 year ago
Sekolah MTs Yayasan Ibnu Aqil Ibnu Sina Soreang Hangus Terbakar

Sekolah MTs Yayasan Ibnu Aqil Ibnu Sina Soreang Hangus Terbakar

1 year ago

Popular

Peranan Penting Koperasi bagi Masyarakat

Pengaruh Positif Kewirausahaan dalam kehidupan

1 year ago
Prof. Ahmad Sarbini: Program Fakultas Perlu Diarahkan pada Kemampuan Menjawab Tantangan Berkembangnya Medsos

Prof. Ahmad Sarbini: Program Fakultas Perlu Diarahkan pada Kemampuan Menjawab Tantangan Berkembangnya Medsos

7 days ago

IPSI Kab. Bandung Dambakan Keberadaan Padepokan Pencak Silat

2 years ago
Disambut Ibu-ibu Pengajian

Disambut Ibu-ibu Pengajian

1 year ago

Mengenal salah satu Calon Ketua Umum IKA Unpad 2020-2024, Irawati Hermawan

2 years ago
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result