WIBAWANEWS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
No Result
View All Result
WIBAWANEWS
No Result
View All Result
Home PERISTIWA

Musisi Terpaksa Ngamen di Sekitar Lampu Merah

Dampak Covid 19

admin by admin
April 9, 2020
in PERISTIWA
0

Puluhan Musisi Ngamen di Lampu Setopan. *istw

0
SHARES
105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

WN-BANDUNG: Keadaan yang tidak menentu selama penyebaran wabah virus Corona membuat lapangan pekerjaan hilang. Mata pencaharian yang biasa digeluti kini terpaksa diliburkan karena seluruhnya harus berhenti dari segala aktivitas. Dengan berhentinya aktivitas khususnya pekerjaan, maka berhentilah penghasilannya.

Seperti yang dialami para musisi jalanan yang tergabung dalam Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Bandung.

Mereka yang biasanya mengisi acara di cafe dan restauran terpaksa libur, dan mereka tak lagi punya penghasilan.

Hal itu diungkapkan Agus Ustad saat dihubungi wartawan di Jalan Pahlawan kota Bandung, Rabu (8/4).

” Kami juga tahu bahwa pemerintah memberlakukan peraturan diam di rumah untuk menghalau penularan virus Corona. Tapi kan kami takmpunya penghasilan lain selain menyanyi. Sedangkan lahan kami untuk cari nafkah ditutup oleh pemerintah. Makanya kami turun lagi ke jalan karena kami memenangkan awalnya dari jalanan,” kata Agus Ustad.

Hal yang sama juga diungkapkan Apih Igun, mantan Ketua KPJ Bandung. Dia mengatakan musisi yang biasa mengisi acara di cafe pasti kecewa dengan kebijakan pemerintah yang memberhentikan mereka dari aktivitasnya tanpa solusi.

” Saya yakin meteka tetap akan melakukan aktivitas karena selama ini Pemprov Jabar belum ada solusinya. Katanya pak Gubernur mau memberikan uang buat mereka yang terdampak Corona. Tapi buktinya belum juga ada. Nah selama belum ada, karena kami lapar dan harus membiayai anaknya istri di rumah. Para musisi ini terpaksa ngamen saja dulu di jalan, siapa tahu ada rejeki,” tutur Apih.

Sementara itu Cepi Suhendar Ketua KPJ Bandung mengatakan solusi yang dilakukan pemerintah untuk para musisi jalanan sudah diajukan agar ada pemberian kompensasi kepada yang terdampak.

” Seperti yang disampaikan dinas ke dinas kebudayaan dan pariwisata bahwa kita harus didata suku agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan. Kami yakin pemerintah akan memberikan solusi karena saya yakin banyak diantara teman teman kami yang terdampak dan bahkan rawan miskin baru. Untuk itu kami tunggu realisasi pak gubernur terhadap para musisi jalanan. kPJ Bandung ini,” pungkas Cepi. *deddy

 

Previous Post

Muspika Kecamatan Soreang Bagikan Paket Sembako dan Masker

Next Post

Aksi Sosial Fraksi PKB Kabupaten Bandung

admin

admin

Next Post

Aksi Sosial Fraksi PKB Kabupaten Bandung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Dua Pilihan Penting Bagi Mahasiswa, Organisasi atau Akademik?

Dua Pilihan Penting Bagi Mahasiswa, Organisasi atau Akademik?

4 weeks ago
Isu Disabiltas Hantarkan Salma Fauzani Juarai Lomba Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Bandung

Isu Disabiltas Hantarkan Salma Fauzani Juarai Lomba Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Bandung

1 month ago

Trending

Peranan Penting Koperasi bagi Masyarakat

Pengaruh Positif Kewirausahaan dalam kehidupan

12 months ago

Terbengkalai, GMM Desak Pemkab Realisasikan Pembangunan Pasar Majalaya

2 years ago

Popular

Peranan Penting Koperasi bagi Masyarakat

Pengaruh Positif Kewirausahaan dalam kehidupan

12 months ago
Hilman Hidayat Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PWI Jabar

Hilman Hidayat Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PWI Jabar

2 months ago

3 Pejabat Pemkab Bandung Dilantik di Halaman Rumah Jabatan Bupati

2 years ago

Terbengkalai, GMM Desak Pemkab Realisasikan Pembangunan Pasar Majalaya

2 years ago

Mengenal salah satu Calon Ketua Umum IKA Unpad 2020-2024, Irawati Hermawan

2 years ago
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result