WIBAWANEWS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
No Result
View All Result
WIBAWANEWS
No Result
View All Result
Home PENDIDIKAN

Perpustakaan di Desa Harus Dikelola Dengan Baik, Buku-bukunya Jangan Disimpan dalam Laci

Reses Anggota DPRD Kab Bandung, H Eep Jamaludn Sukamana:

admin by admin
July 11, 2020
in PENDIDIKAN
0

Anggota DPRD Kabupaten Bandung H Eep Jamaludin Sukamana, menggelar reses kedua masa Sidang III di daerah pemilihan 1, di Pondok Pesantren Pasirnangka, Desa Lebak Muncang, Kecamatan Ciwidey, Kamis (9/7-2020).*deddy

0
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

WN-KAB.BANDUNG: Masalah ruang kelas baru (RKB), peralatan sekolah dan penyediaan perpustakaan di desa-desa mengemuka saat kegiatan reses kedua anggota DPRD Kabupaten Bandung H Eep Jamaludin Sukamana, di daerah pemilihan (Dapil) 1.

Eep Jamaludin Sukmana menggelar reses kedua masa Sidang III tahun 2020, di Pondok Pesantren Pasirnangka, Desa Lebak Muncang, Kecamatan Ciwidey, Kamis (9/7-2020).

Sedikitnya 150 warga konstituen yang kebanyakan para guru ngaji, DKM dan pendidik hadir dalam reses Ketua Badan Kehornatan DPRD Kabupaten Bandung ini.

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional ini melakukan reses guna menjaring aspirasi dari konstituennya. Selain aspirasi langsung saat berdialog dengan kontituen yang hadir, anggota Komisi D ini juga menampung aspirasi secara tertulis yang dibagikan kepada seluruh peserta reses.

Aspirasi diantaranya disampaikan Siti, salah seoranh guru Diniyah. Siti mengatakan, sekolahnya saat ini masih kekurangan sarana dan prasarana. Termasuk kekurangan ruang kelas baru (RKB). Karena itu ia berharap dewan bisa menjembatani dalam pengadaan bantuan sarana tersebut.

Aspirasi juga disampaikan Purnomo, yang meminta adanya Perpustakaan di tiap Desa. Menurut guru Bahasa Indonesia ini, dengan tersedianya perpustakaan di desa, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat mengenai informasi. Dengan tersedianya literasi maka akan meningkatnya minat baca, sehingga pengetahuan dan kecerdasan masyarakat akan meningkat.

Dia juga berharap pemerintah, khususnya pemerintah daerah agar memperhatikan siswa-siswi berprestasi yang kurang mampu untuk bisa melanjutkan hingga ke perguruan tinggi. “Banyak di daerah anak-anak yang berprestasi namun karena ketidak mampuan orang tuanya mereka tidak bisa melanjutkan kuliah, sehingga masih banyak yang putus sekokah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu warga juga meminta dewan agar memberikan insentif bagi guru ngaji.

Anggota DPRD H Eep Jamaludin Sukmana dalam kesempatan itu menyampaikan, pihaknya akan menampung seluruh aspirasi masyarakat untuk kemudian ditindaklanjuti bersama dalam pembahasan dewan.

Terkait perpustakaan desa, Eep mengatakan, sebetulnya sudah ada, termasuk buku dan segala macemnya, tinggal bagaimana mengelolanya sebaik mungkin.

“Karena untuk buku dan segala macamnya sudah ada, bahkan kami sudah melakukan rapat kerja dengan Dispusip (Dinas Perpustakaan dan Arsip) terkait pengadaan perpustakaan ini. Ya pembinaannya perlu ditingkatkan belum menyetuh ke akar permasalahan, masih ada mis yang perlu ditingkatkan,” ucapnya.

Eep meminta perpustakaan di desa-desa agar dikelola dengan baik. Buku-bukunya jangan disimpan dalam laci.

“Buku buku perpustakaan di desa itu kemana? Apa disimpan dalam laci atau di bawah meja?,” katanya menanggapi pertanyaan warga.

Eep mengemukakan, soal pandemi covid 19, perlu diantisipasi seluruh warga masyarakat Kabupaten Bandung khususnya. Dengan mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Seperti menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun.

“Covid 19 telah berdampak pada berbagai hal, termasuk dalam reses ini yang biasanya didampibgi nara sumber sekarang tidak karena dibatasi akibat pandemi virus corona dan kegiatan ini tetap harus mengikuti protokol kesehatan,’ ucap H Eep.

Mengenai keluhakan masyarakat, menurutnya, akan ditampung dan ditindaklanjuti.

“Aspirasi masyarakat menjadi hal yang harus didorong meski dalam keterbatasan. Mudahan-mudahan pemerintah dapat mengakomodir, terutama dewan mampu untuk mendesak pemerintah sehingga betul-betul berpihak pada masyarakat. Apa pun yang diinginkan, yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat harus nomor satu, harus diprioritaskan,” tuturnya. *deddy

 

Previous Post

Reses di Desa Ciparay, H Uus Haerudin Firdaus Prioritaskan Pemberdayaan Ekonomi dan Lingkungan

Next Post

Reses di Desa Pamekaran, H Totong Syamsudin Berharap ada Show Room Sentra Produksi UKM Soreang

admin

admin

Next Post

Reses di Desa Pamekaran, H Totong Syamsudin Berharap ada Show Room Sentra Produksi UKM Soreang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Dua Pilihan Penting Bagi Mahasiswa, Organisasi atau Akademik?

Dua Pilihan Penting Bagi Mahasiswa, Organisasi atau Akademik?

4 weeks ago
Isu Disabiltas Hantarkan Salma Fauzani Juarai Lomba Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Bandung

Isu Disabiltas Hantarkan Salma Fauzani Juarai Lomba Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Bandung

1 month ago

Trending

Peranan Penting Koperasi bagi Masyarakat

Pengaruh Positif Kewirausahaan dalam kehidupan

12 months ago

Terbengkalai, GMM Desak Pemkab Realisasikan Pembangunan Pasar Majalaya

2 years ago

Popular

Peranan Penting Koperasi bagi Masyarakat

Pengaruh Positif Kewirausahaan dalam kehidupan

12 months ago
Hilman Hidayat Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PWI Jabar

Hilman Hidayat Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PWI Jabar

2 months ago

3 Pejabat Pemkab Bandung Dilantik di Halaman Rumah Jabatan Bupati

2 years ago

Terbengkalai, GMM Desak Pemkab Realisasikan Pembangunan Pasar Majalaya

2 years ago

Mengenal salah satu Calon Ketua Umum IKA Unpad 2020-2024, Irawati Hermawan

2 years ago
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result