WIBAWANEWS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
No Result
View All Result
WIBAWANEWS
No Result
View All Result
Home KESEHATAN

Merokok dan Olahraga yang Berlebihan dapat Memicu Serangan Jantung

admin by admin
June 23, 2021
in KESEHATAN
0
Merokok dan Olahraga yang Berlebihan dapat Memicu Serangan Jantung

Jurusan Ilmu Komunikasi FDK-UIN-SDG Bandung kembali menggelar Webinar. Kali ini Webinar bertema Komunikasi Kesehatan: Komunikasi Keluarga dalam Menditeksi dan Pencegahan Penyakit Jantung, Selasa (22/6/21). Acara Dirancang dan Dilaksanakan oleh Koprs Protokol Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FDK-UIN-SDG Bandung.

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Makanan yang kurang sehat seperti mengkonsumsi junk food serta  aktivitas olahraga yang berlebihan adalah beberapa faktor yang bisa menyebabkan penyakit jantung. Oleh karena itu upaya pencegahannya, bisa dilakukan di antaranya dengan meningkatkan asupan buah, sereal, sayuran serta memilih jenis olah raga yang  aman.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Dr. Dini Rostiati, Sp.Jp.,  pada Webinar Komunikasi Kesehatan yang digelar oleh Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah  dan Komunikasi (FDK), Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN-SGD) Bandung, Selasa (22/6/21). Webinar yang bertema Komunikasi Keluarga dalam Menditeksi dan Mencegak Penyakit Jantung ini, juga menampilkan pemerhati Komunikasi Kesehatan, Dr. Leili Kurnia Gustiani, S.Sos,M.Si., dan dibuka Wakil Dekan I, Dr.H. Enjang, Mag., M,Si.

Lebih jauh Dini yang juga dokter spesialis  Jantung di Rumah Sakit Ujung Berung, Hermina dan Sartika Asih ini mengatakan, faktor risiko terjadinya serangan jantung adalah merokok, hipertensi, dibetes mellitus, dan obesitas. Oleh karena itu, jika berkeingan tetap sehat dan tidak menderita sakit jantung, berhenti merokok dan kurangi makan makanan berkorestrol tinggi, serta melakukan diet yang tepat bagi  penderita obesitas.

“Dalam keadaan dan kondisi apapun kita perlu waspada, tanamakan pola hidup sehat dan terpenting lagi mempunyai semangat untuk tetap hidup sehat,”  ungkap Dini.

Pemerhati Komunukasi Kesehatan, Dr. Leili  Kaurnia Gustini, S.Sos.M.Si, mengatakan, peran keluarga dalam mendampingi salah satu  keluarganya yang sedang sakit termasuk sakit jantung memiliki peran yang sangat penting dan utama. Keluarga bisa memberikan motivasi yang tepat dalam proses penyembuah anggota keluarga yang sedang sakit.

“Dalam komunikasi keluarga, yang paling utama adalah pondasi kejujuran. Pasien harus jujur kepada keluargannya, anggota keluarganya pun juga perlu kejujuran dan kasih sayang dalam memotivasi pasien agar proses kesembuhan semakin cepat,” papar Leili.

Sementara itu, Wakil Dekan I FDK-UIN-SGD Bandung, Dr. H. Enjang AS, M.Ag., M.Ikom, saat membuka acara mengatakan, hampir semua penduduk tidak dihadapkan pada kondisi  siap dalam menghadapi pandemi atau sebuah penyakit.

“Praktisi kesehatan dengan akademisi khususnya akademisi Ilmu Komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pemahaman yang jelas mengenai sebuah penyakit sehingga masyarakat memaknai sebuah penyakit dilandasi dengan keyakinan dan kejelasan” ujar Enjang.

Sedangakan Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi FDK-UIN-SDG Bandung yang juga Ketua Panitia Pelaksana, mengatakan, komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan di dunia ini. Tidak ada aktivitas di bumi ini tanpa menggunakan komunikasi.

“Oleh karena itu dunia kesehatan dengan ilmu komunikasi perlu memiliki keterikatan antara satu dengan yang lainnya, sehingga diharapakan tingkat kesembuhan pasien semakin cepat,”ujar Darajat

Webinar diikuti oleh lebih dari 300 dari peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, organisasi dosen, pratisi kesehatan, dan  pratisi komunikasi. Webinar yang disiarkan secara langsung oleh tiga channel youtube  milik FDK-UIN- Bandung, Juran Ilmu Komunikasi FDF-UIN-SDG Bandung, dan milik Madania ini dirancang dan dilaksanakan oleh Korps Protokol Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi.***

Previous Post

Penting, Komunikasi dan Sinergitas dengan Alumni

Next Post

11.337 Peserta Ikuti Ujian Mandiri UIN Sunan Gunung Djati Bandung 2021

admin

admin

Next Post
11.337 Peserta Ikuti Ujian Mandiri UIN Sunan Gunung Djati Bandung 2021

11.337 Peserta Ikuti Ujian Mandiri UIN Sunan Gunung Djati Bandung 2021

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Dua Pilihan Penting Bagi Mahasiswa, Organisasi atau Akademik?

Dua Pilihan Penting Bagi Mahasiswa, Organisasi atau Akademik?

4 days ago
Isu Disabiltas Hantarkan Salma Fauzani Juarai Lomba Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Bandung

Isu Disabiltas Hantarkan Salma Fauzani Juarai Lomba Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Bandung

2 weeks ago

Trending

Peranan Penting Koperasi bagi Masyarakat

Pengaruh Positif Kewirausahaan dalam kehidupan

11 months ago
Hilman Hidayat Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PWI Jabar

Hilman Hidayat Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PWI Jabar

1 month ago

Popular

Peranan Penting Koperasi bagi Masyarakat

Pengaruh Positif Kewirausahaan dalam kehidupan

11 months ago
Kebersamaan dan Semangat Kunci Terlaksana Proker Ormawa   di Era Pandemi

Kebersamaan dan Semangat Kunci Terlaksana Proker Ormawa di Era Pandemi

3 weeks ago

Mengenal salah satu Calon Ketua Umum IKA Unpad 2020-2024, Irawati Hermawan

2 years ago

Terbengkalai, GMM Desak Pemkab Realisasikan Pembangunan Pasar Majalaya

2 years ago
MASJID IKOMAH UIN BANDUNG RAIH JUARA LOMBA WEBSITE

MASJID IKOMAH UIN BANDUNG RAIH JUARA LOMBA WEBSITE

7 months ago
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result