Monday, June 15, 2020
Wibawa News
Advertisement
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
No Result
View All Result
Wibawa News
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT
No Result
View All Result
Wibawa News
No Result
View All Result
Home SOROT

Masa Transisi Istilah yang Paling Cocok

Prof. Dr. Asep Saeful Muhtadi, M.Si:

in SOROT
Masa Transisi Istilah yang Paling Cocok

Materi yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Asep Saeful Muhtadi, MA, pada Webinar bertajuk "Strategi Komunikasi Krisis di Masa New Normal” yang diselenggarakan oleh Jurusan Ilmu Komunikasi FDK UIN Bandung, Jumat (12/06). *Deddy

590
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

WN-Bandung: Istilah new normal yang saat ini berkembangan di Indonesia, kuranglah tepat sebab pandemi covid-19 di Indonesia belumlah sirna bahkan di beberapa daerah tertentu pendemi covid-19 ini masih menujukan angka peningkatan. Istilah new normal cocok diterapkan jika Indonesia sudah benar-benar meninggalkan susana pandemi covid-19, sehingga istilah yang paling cocok untuk digunakan saat ini adalah “massa transisi”.

Rangkaian kalimat tersebut terungkap dalam Webinar bertajuk Strategi Komunikasi Krisis di Masa “New Normal” yang diselenggarakan oleh Jurusan Ilmu Komunikasi FDK UIN Bandung, pukul 09.00 hingga 11.00 hari Jumat (12/06). Webinar tersebut menampilkan dua pembicara, yaitu Guru Besar Ilmu Komunikasi, Prof. Dr. H. Asep Saeful Muhtadi, M.A, dan ahli Komunikasi Budaya, Dr.H. Enjang, AS, M.Si, M.Ag.

You might also like

Pengajuan Tidak Direalisasikan, Warga Akirnya Gotongroyong Bangun Jalan Gang

PWI Kab Bandung dan AMP Berkomitmen Mengawal Pilkada Kabupaten Bandung Berkualitas

Soal Alih Fungsi Lahan, Anggota Dewan: Harus Ada Peneggakan Hukum yang Kuat

Menurut Asep, kekurangtepatan penggunaan istilah new normal dipersepsi keliru oleh masyarakat. Masyarakat menganggap bahwa Indonesia sudah benar-benar terbebas dari pandemi covid-19 sehingga harus beralih ke suasana new normal, akibatnya banyak yang mengaibakan protokol komunikasi dan menganggap sudah tidak perlu lagi menggunakan masker, mengabaikan social distancing, bergerombol, dan ramai-ramai ke mall, restoran dan tempat wisata.

Jika dilihat dari tujuannya menurut Asep, alangkah tepat jika menggunakan istlah “masa transisi” sebab secara sosiologis masa transisi lebih menjanjikan akan datangnya suasana baru yang sudah ditargetkan. Istilah masa transisi adalah masa peralihan yang dianggap sudah terbiasa.

“Untuk itulah strategi komunikasi yang paling cocok saat ini adalah merumuskan pesan komunikasi yang yang bersifat clear, definitif, kredible. Penggunaan simbol-simbol yang tidak ambigu dan tidak multi-interpretasi,” papar Asep.

Selain itu, menurut Asep, dalam strategi komunikasi ini sumber pesan sebaiknya bersifat homogen, kredibel, dan tidak membingungkan audien, dan terpenting lagi disampaikan dalam situasi yang tepat waktu, momentum, dan kesempatan yang tepat.

Pada kesempatan yang sama, ahli Komunikasi Budaya, Dr. H. Enjang AS, M.Ag., M.Si, mengatakan, sudah sejak Februari 2020, pemerintah sudah memiliki startegi komunikasi yang diadovsi dari WHO, akan tetapi tidak berjalan secara efektif karena tidak sesuai dengan konteks Indonesia, termasuk budaya masyarakat Indonesia. Selain itu, strategi hanya dimunculkan sebagai formalitas tanpa dipahami dengan baik

“Perlu diingat bahwa komunikasi bukan lagi sekedar transfer pesan, namun perlu sampai pada tahap membangun sosial dan budaya masyarakat sehingga tidak akan ditemukan leadeship yang asal-asalan dan birokasi yang lamban,” ujar Enjang.

Webinar ini dibuka oleh Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, FDk UIN Bandung, Dr.H, Darajat Wibawa,M.Si. Menurut Darajat, ilmu komunikasi memiliki peran yang penting dalam membantu menyelesaikan pandemik covid-19 yang saat ini sedang melanda dunia termasuk di Indonesia.

Lebih jauh Darajat mengatakan, tujuan Webinar ini adalah selain untuk menampung berbagai ragam pendapat dari para ahli, penggiat, dan praktisi ilmu komunikasi juga mencoba memberikan warna baru pengembangan peran dan fungsi komunikasi dalam ikut serta berkontribusi menyelesaikan pandemi covid-19 di Indonesia.

Acara Webinar ini, diikuti sekitar 200 peserta dari dalam dan luar negeri seperti di antaranya berasal dari Korea dan Belanda. Profesi para peserta berasal dari beragam bidang mulai dari mahasiswa, akademisi, pengamat, konsultan, pejabat, dan praktisi komunikasi. *Deddy

 

Previous Post

Bupati Bandung Minta Maaf Kepada Dewan

Related Posts

Pengajuan Tidak Direalisasikan, Warga Akirnya Gotongroyong Bangun Jalan Gang
SOROT

Pengajuan Tidak Direalisasikan, Warga Akirnya Gotongroyong Bangun Jalan Gang

06/07/2020
PWI Kab Bandung dan AMP Berkomitmen Mengawal Pilkada Kabupaten Bandung Berkualitas
SOROT

PWI Kab Bandung dan AMP Berkomitmen Mengawal Pilkada Kabupaten Bandung Berkualitas

06/05/2020
Soal Alih Fungsi Lahan, Anggota Dewan: Harus Ada Peneggakan Hukum yang Kuat
SOROT

Soal Alih Fungsi Lahan, Anggota Dewan: Harus Ada Peneggakan Hukum yang Kuat

06/05/2020
Inspektorat Kab Bandung Terus Awasi Anggaran Penanganan Covid 19
SOROT

Inspektorat Kab Bandung Terus Awasi Anggaran Penanganan Covid 19

06/04/2020
Ratusan WP Datangi Kantor Bapenda Kab Bandung
SOROT

Ratusan WP Datangi Kantor Bapenda Kab Bandung

06/03/2020

Discussion about this post

Recommended

DPRD Kab Bandung Pertanyakan SE Ketua Gugus Tugas Soal Bantuan Sembako dari CSR

DPRD Kab Bandung Pertanyakan SE Ketua Gugus Tugas Soal Bantuan Sembako dari CSR

04/14/2020
Tiga Kios Hangus Terbakar, Seorang Warga Terbakar Saat Tidur Dalam Kios

Tiga Kios Hangus Terbakar, Seorang Warga Terbakar Saat Tidur Dalam Kios

05/14/2020

Categories

  • BUDAYA
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • SEREMONY
  • SOROT
  • SOSOK

Don't miss it

Masa Transisi Istilah yang Paling Cocok
SOROT

Masa Transisi Istilah yang Paling Cocok

06/12/2020
Bupati Bandung Minta Maaf Kepada Dewan
SEREMONY

Bupati Bandung Minta Maaf Kepada Dewan

06/10/2020
Polisi Ungkap Penemuan Mayat di Kamar Kontrakan
PERISTIWA

Polisi Ungkap Penemuan Mayat di Kamar Kontrakan

06/09/2020
Pengajuan Tidak Direalisasikan, Warga Akirnya Gotongroyong Bangun Jalan Gang
SOROT

Pengajuan Tidak Direalisasikan, Warga Akirnya Gotongroyong Bangun Jalan Gang

06/07/2020
SMSI Satukan Perusahaan Pers di Era Baru
SEREMONY

SMSI Satukan Perusahaan Pers di Era Baru

06/06/2020
Soal Anggaran Covid 19,  Bupati Bandung: Dewan Jangan Bikin Cuitan Politis
POLITIK

Soal Anggaran Covid 19, Bupati Bandung: Dewan Jangan Bikin Cuitan Politis

06/06/2020
Wibawa News

© 2017 wibawanews.net

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BUDAYA
  • SOSOK
  • SOROT

© 2017 wibawanews.net