BANDUNG, (WN.net) – Kondisi terkini warga Palestina mengundang simpati dari seluruh warga dunia. Perhatian yang tinggi ini salah satunya datang dari Indonesia. Banyak masyarakat yang menuntut pemerintah Indonesia bersikap tegas terhadap kejahatan yang dilakukan Israel tersebut.
"Terkaitdengan peristiwa tersebut, pemerintah Indonesia harus tegas terhadap Israel," kata Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, HarisYuliana, di Bandung, Senin (24/7).
Menurutnya, selama ini pemerintah Indonesia dinilai masih lembek terhadap perlakuan Israel tersebut. Padahal, kejahatan Israel terhadap warga Palestina sudah berlangsung puluhan tahun.
"Saya mendorong pemerintah Indonesia untuk tegas terhadap Israel," tegasnya lagi.
Bahkan, dia berpendapat agar Indonesia memboikot seluruh urusan yang berhubungan dengan Israel.
"Apapun yang berhubungan dengan Israel, harus diboikot. Ini warning bagi pemerintah Indonesia untukmenunjukkan sikap tegas terhadap Israel," ungkapnya.
Selain itu, kata Haris, peristiwa yang terjadi di Palestina harus menjadi semangat umat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia untuk bangkit dan menunjukkan solidaritas terhadap Palestina.
"Tidak boleh ada kompromi apa pun dengan Israel. Ghiroh umat Islam harus bangkit dengan adanya peristiwa ini," tegasnya.
Seperti diketahui, Palestina semakin berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Israel terus melakukan invasi dengan memborbardir wilayah-wilayah di seluruh Palestina yang mengundang reaksi dan kemarahan dari seluruh negara.
Peristiwa erbaru, Imam Masjid Al Aqsha ditembak tentara Israel usai melaksanakan salat. Tentara Israel menembak dengan menggunakan peluru karet, yang menyebabkan Imam Masjid Al Aqsha mengalami luka-luka.* kf/hy
