Wibawa News


  • 25 Juli 2017 | 06:50 WIB
  • 00027 Kali Dilihat

Daerah Ramah Anak, Masih Sebatas Pencitraan

 Daerah Ramah Anak, Masih Sebatas Pencitraan

BANDUNG, (WN.net) -- Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Haris Yuliana, menilai peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2017 menjadi momentum untuk meningkatkan perlindungan terhadap anak-anak. Seperti diketahui, saat ini banyak kasus kekerasan fisik yang menimpa anak-anak.

Haris berharap, peringatan hari anak ini tidak hanya dilakukan secara seremonial, melainkan juga dengan aksi nyata. Menurut dia, saat ini para orangtua selalu dibuntuti perasaan takut dan was-was memikirkan keamanan anak-anaknya.

Banyaknya insiden yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dengan korban anak-anak ini menimbulkan bayangan negatif.

"Kekerasan pada anak ini bisa dilakukan keluarga, teman, maupun orang lain. Jujur saja, saya selalu was-was dan khawatir terhadap keamanan dan keselamatan anak-anak. Saat ini, memang harus diakui kita tidak pernah merasa aman," katanya.

Oleh karena itu, tambah dia, perlindungan terhadap anak harus memberi dampak yang berarti, sehingga jangan sampai hanya simbol atau seremonial, sehingga tidak akan menyelesaikan permasalahan yang masih dialami anak-anak bangsa ini," kata dia.

Haris melanjutkan, beberapa daerah telah memproklamasikan diri sebagai daerah yang ramah anak. Namun, klaim tersebut masih tidak sebanding dengan kenyataan yang ada di lapangan.

Bahkan, Haris menyebut, klaim daerah ramah anak itu hanya untuk pencitraan.

"Belum dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Daerah ramah anak, masih sebatas pencitraan dan belum menyentuh terhadap permasalahan yang dialami dan dirasakan masyarakat," katanya.

Oleh marena itu, ia mengajak semua elemen masyarakat untuk peduli terhadap permasalahan anak-anak. Dengan mempersiapan anak-anak secara baik saat ini, maka secara tidak langsung sedang mempersiapkan masa depan bangsa dan negara yang lebih baik.

"Kalau kita ingin aman dan tidak was-was lagi terhadap anak-anak, maka kita harus menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi anak-anak," kata dia.* kf/hy

 

Berita Lainnya

  • Peristwa
    27 Juli 2017 | 19:44 WIB

    Karang Taruna Jangan Hanya Ada Ketika Agustusan

    BANDUNG, (WN.net) -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), secara resmi mengukuhkan pengurus Karang Taruna Provinsi Jawa Barat Masa Bakti 2017-2022 di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro No. 22, ...

  • Peristwa
    27 Juli 2017 | 19:35 WIB

    Kasad Lantik 624 Perwira Muda TNI AD

    BANDUNG, (WN.net) – Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono, untuk ke sekian kalinya menegaskan, bagi anggota TNI AD yang terlibat kasus narkoba, tidak ada ampun, langsung dipecat dan diproses ...

  • Peristwa
    27 Juli 2017 | 05:17 WIB

    Jalan Desa Rusak, Warga Cihauk Mengadu ke DPRD

    SOREANG, (WN.net) -- Karena kesal terhadap kondisi jalan yang dibiarkan rusak, puluhan warga akhirnya mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Darah (DPRD). Aksi demo tersebut dilakukan puluhan warga Desa Cihauk, Kecamatan ...

  • Peristwa
    26 Juli 2017 | 08:18 WIB

    Wagub Demiz Lepas Burung-burung Liar

    BANDUNG, (WN.net) -- Dalam rangka menjaga keragaman populasi burung liar, Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz), mengajak kepada para komunitas pecinta burung, untuk bersama-sama mengampanyekan gerakan penyelamatan burung-burung liar ...

  • Peristwa
    25 Juli 2017 | 16:26 WIB

    Pemerintah Indonesia Masih Lembek Terhadap Israel

    BANDUNG, (WN.net) – Kondisi terkini warga Palestina mengundang simpati dari seluruh warga dunia. Perhatian yang tinggi ini salah satunya datang dari Indonesia. Banyak masyarakat yang menuntut pemerintah Indonesia bersikap tegas ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net