Wibawa News


  • 24 Mei 2019 | 09:40 WIB
  • 00050 Kali Dilihat

FSH UIN SGD Gelar Workshop Penulisan Artikel Internasional

 FSH UIN SGD Gelar Workshop Penulisan Artikel Internasional
Workshop Strategi Penulisan Artikel dan Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) menghadirkan narasumber Grisna Anggadwita, ST., MSM. (dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Telkom) dan Dini Turipanam Alamanda, STp., MSI. (dosen Fakultas Ekonomi Universitas Garut).

BANDUNG, (WN.net) --  Upaya mempercepat Guru Besar dan membudayakan  tridharma perguruan tinggi, setiap dosen memiliki kewajiban dan tuntuan dari pemerintah untuk melakukan publikasi ilmiah dalam jurnal bereputasi.

Pernyataan itu disampaikan Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati ((UIN SGD) Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., dalam  Workshop Strategi Penulisan Artikel dan Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) yang menghadirkan narasumber Grisna Anggadwita, ST., MSM. (dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Telkom) dan Dini Turipanam Alamanda, STp., MSI. (dosen Fakultas Ekonomi Universitas Garut)

Rektor menjelaskan, kewajiban dosen untuk melakukan penelitian dan publikasi ilmiah sudah menjadi bagian penting dari setiap proses kenaikan jabatan fungsional akademik.

"Percepatan Guru Besar, penulisan artikel, dan publikasi di jurnal internasional harus menjadi bagian penting dan mesti diutamakan fakultas dalam rangka meningkatkan SDM, kualitas mutu akademik," ungkap Rektor, didampingi Drs. Rohman Setiaman di Kampus I, Jalan A.H Nasution No. 105 Cipadung Cibiru Kota Bandung, Kamis (23/5/2019).

Dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 20/2017 tentang Pemberian Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor yang pembahasan utamanya soal kewajiban publikasi ilmiah dalam jurnal internasional bereputasi.

"Hal ini tidak bisa ditawar-tawar lagi, karena hasil penelitian yang tidak dipublikasikan akan berakhir dan menjadi tumpukan penelitian di perpustakaan. Tentunya tidak memberikan dampak bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan memberikan kontribusi positif terhadap kemaslahatan

umat," jelasnya.

Rektor sangat mengapresiasi kegiatan workshop ini untuk mempercepat Guru Besar karena banyak dosen, khususnya dekan masih bergelar Doktor. Dengan adanya pemberian materi dari pembicara tentang tatacara, trik penulisan artikel, dan publikasi jurnal internasional bereputasi seperti yang terindeks Thomson Reuters, Web of Science, atau Scopus.

“Ini dapat meningkatkan kualitas mutu akademik dan mentradisikan penelitian di lingkungan UIN SGD Bandung yang hasilnya dipublikasikan pada jurnal nasional atau jurnal

internasional," paparnya.

Rektor berharap melalui kegiatan workshop ini dapat memberikan motivasi, dorongan, semangat untuk terus meningkatkan produktivitas dosen dalam hal publikasi jurnal.

“Mengingat jurnal internasional bereputasi yang memfokuskan pada bidang kajian agama itu masih sedikit, melalui workshop ini diharapkan dapat meningkatkan akreditasi jurnal untuk naik tingkat. Juga mampu melahirkan keberadaan jurnal agama menjadi terakreditasi nasional dan bereputasi internasional," optimisnya.      

Dekan FSH, Dr. H. Ah. Fathonih, M.Ag, menuturkan terselenggaranya kegiatan workshop ini dilatarbelakangi banyaknya publikasi karya dosen yang dimuat pada jurnal milik fakultas dan lingkungan UIN SGD Bandung yang terakreditasi Sinta.

“Persoalanya, setiap jurnal nasional maupun internasional bereputasi memiliki aturan sendiri. Juga setiap penerbit pengindeks memiliki standard dan gaya selingkung tersendiri," tegasnya.         

Menurutnya, workshop ini bertujuan untuk membantu kalangan civitas akademik, terutama peneliti, dosen, dan mahasiswa, dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahamannya tentang menulis artikel penelitian yang dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi.

Dengan menerima materi tentang cara menulis karya ilmiah, penulisan artikel ilmiah, pengenalan dan latihan software mendeley, sampai pada publikasi ke high impact journal, Fathonih berharap kehadiran workshop ini bisa mendorong dan memupuk minat dosen untuk terus melakukan penelitian, kemudian hasil penelitianya dipublikasikan pada jurnal bereputasi, sehingga keberadaan fakultas dapat berkontribusi pada program percepatan guru besar di lingkungan UIN SGD Bandung.   

Dini Turipanam Alamanda memberikan kiat-kiat teknik penulisan jurnal internasional bereputasi perlu memperhatikan faktor-faktor pendorong menuju scopus dan konsisten publikasi, mulai dari membangun network, melakukan kolaborasi, menyiapkan roadmap supaya on the track, mengikuti alur publikasi, menguasai dan menggunakan bahasa Inggis dalam menulis artikel sampai menyiapkan dana.

"Kecerdasan mah bonus," ujarnya.

Baginya, tips pertama, template. "Download template dan ikuti. Perhatikanlah format penulisan authoars dan afiliasi, format kolom satu atau dua, format referensi menggunakan apa? format referensi mendeley dengan memakai end note, menggunakan gaya penulisan model british atau amerika, outline yang berisi tentang metode atau metodologi, hasil, implikasi, simpulan dan saran, sampai jumlah kata harus diperhatikan," paparnya.

Tips ke dua, nama dan afiliasi, perhatikanlah nama dan afiliasnya yang harus disesuaikan dengan nama di seluruh portal, google scholar, scopus id, orchid, academia.edu, research gate. Tips ke tiga, abstrak, minimal 250 kata dengan menyesuaikan formatnya. Buat kata kunci yang benar, tidak menuliskan literatur dan rumus.

“Semuanya harus berisi tentang tujuan, metode, hasil, dan implikasi,” pesannya. * wnn

Berita Lainnya

  • Pendidikan
    17 Juli 2019 | 08:32 WIB

    Disdik KBB Terapkan Program Penguatan SMP

    KBB, (WN.net)  - Untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang unggul dan berkarakter di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (KBB) melalui Bidang SMP telah menerapkan tiga program, ...

  • Pendidikan
    13 Juni 2019 | 14:26 WIB

    UIN SGD-Kanwil Kemenag Jabar Siap Lahirkan Sarjana Ulama Zaman Now

    BANDUNG, (WN.net) -- Melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang dilakukan antara UIN SGD Bandung dan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat, upaya mencetak sarjana ulama zaman now dan mengangkat ...

  • Pendidikan
    13 Juni 2019 | 14:22 WIB

    Hari Pertama, Pendaftar Ujian Mandiri UIN SGD Bandung Capai 1.603 Orang

    BANDUNG, (WN.net) – Pendaftar pada hari pertama penerimaan mahasiswa baru (PMB) UIN SGD Bandung melalui jalur Ujian Mandiri (UM) mencapai 1.603 orang. "Jumlah itu sejak dibuka pendaftaran pada 11 Juni 2019 ...

  • Pendidikan
    13 Juni 2019 | 14:19 WIB

    Dosen UIN SGD Jadi Mitra Pendamping Desa Sejahtera Astra Internasional

    BANDUNG, (WN.net) -- Lia Kamelia, S.Si., MT, dosen Fakultas Sains dan Teknologi  (FST) UIN SGD Bandung, beserta tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ( LP2M) terpilih ...

  • Pendidikan
    28 Mei 2019 | 15:30 WIB

    6.240 Peserta Ikuti Tes UMPTKIN 2019

    BANDUNG, (WN.net) -- Sebanyak 6.240 peserta mengikuti tes Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) 2019 yang digelar di lingkungan UIN SGD Bandung, Selasa (28/05/2018). Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net