BANDUNG, (WN.net) -- Bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXXIII Tahun 2016, yang jatuh pada 9 September, pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membudayakan olahraga serta meningkatkan prestasi olahraga nasional.
Hal ini disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Imam Nahrawi, dalam amanat yang disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), dalam upacara memperingati Haornas XXXIII di halaman depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Bandung, Jumat pagi (9/9). Tema yang diangkat pada Haornas tahun ini, yaitu "Ayo gelorakan Olahraga untuk Indonesia sehat dan produktif".
"Melalui tema tersebut, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat bersatu padu dan bersinergi untuk menggelorakan kembali gerakan ayo olahraga agar olahraga menjadi budaya dan gaya hidup bagi masyarakat di desa dan di kota," ungkap Menpora.
Menurut Imam, hal ini sesuai dengan program pemerintahan Jokowi-JK, yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia yang sehat dan produktif. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan pula dorongan dan dukungan dari berbagai pihak, sehingga olahraga juga bisa menjadi alat untuk membina karakter generasi bangsa yang menjunjung tinggi nilai sportivitas demi terwujudnya revolusi mental dalam kehidupan bermasyarakat.
"Dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga nasional, diperlukan pembinaan yang berjenjang dan berkesinambungan mulai dari usia dini hingga puncaknya pada pembinaan usia emas atau golden age dengan tersedianya sarana-prasarana dan SDM keolahragaan yang cukup dan mengedepankan sport science yang tepat dan progresif," tambah Imam.
Senada dengan Imam, Gubernur Ahmad Heryawan pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Haornas ini sebagai momentum untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga agar Indonesia memiliki generasi yang sehat dan produktif tersebut. Untuk itu, menurut Aher, apabila masyarakat bangsa ini ingin sehat dan produktif olahraga harus menjadi gaya hidup dan kebutuhan masyarakat.
"Tujuan dari tema ini sangat tinggi, sangat mulia. Jadi kita gelorakan olahraga sampai menjadi gaya hidup dan kebutuhan hidup. Apabila olahraga sudah menjadi gaya hidup, tidak sekadar latihan atau lainnya, maka kita sudah berhasil memasyarakatkan olahraga," kata Aher usai upacara.
Sementara itu, terkait pelaksanaan PON yang tinggal menhitung hari, Aher menegaskan bahwa pihaknya sudah siap untuk menggelar event olahraga empat tahunan sekaligus terbesar di Indonesia ini. Untuk kelancaran dan kesuksesan Jabar dalam PON XIX/2016 ini pun, digelar istighosah atau doa bersama para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Jabar di Stadion GBLA pada Jumat (9/9) siang.
“Insha Allah kita siap, atas rahmat Allah, atas izin Allah, atas dukungan masyarakat dan semua pihak. Insha Allah PON akan berjalan baik,” harap Aher.
Pada kesempatan ini, Pemprov Jabar juga memberikan penghargaan bagi insan olahraga berprestasi kepada 70 olahragawan, pelatih perseorangan, wasit atau juri, ilmuwan, tenaga keolahragaan, pembina olahraga, pimpinan organisasi, dan wartawan olahraga berprestasi. Penghargaan berupa piagam Gubernur Jabar dan uang pembinaan sebesar masing-masing Rp32 juta ini diberikan langsung secara simbolis oleh Aher. * ajat dw
