SOREANG, (WN.net) -- Kabupaten Bandung menargetkan lima besar pada Pekan Olah Raga Daerah (Porda) XIII Jawa Barat yang akan berlangsung di Kabupaten Bogor, 6 Oktober 2018.
Target tersebut menurut Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, tidak muluk-muluk, karena prestasi atlit Kabupaten Bandung pada Porda sebelumnya terus meningkat dari peringkat 10 kemudian meraih peringkat tujuh besar.
"Dari 10 besar kemudian tujuh besar, sekarang target lima besar, karena ukurannya setelah melihat hasil event pra-Porda atau kualifikasi internal cabang olah raga (cabor), sudah kelihatan calon-calon juara atlet Kabupaten Bandung," kata Dadang Naser, usai penglepasan 600 atlet dan official Kabupaten Bandung pada Porda XIII, di Gedung Dewi Satika, Kompleks Pemkab Bandung, Jumat (28/9).
Target lima besar itu, kata Dadang Naser, akan diraih terutama dari cabang olah raga dayung, angkat besi, angkat berat, silat, boxer atau tarung derajat dan tekwondo.
"Kita melakukan babak kualifikasi atlit di internal, mana yang layak dikirim ke Porda, tinggal mereka fokus, mental harus diperkuat yang berpengaruh untuk meraih prestasi," tutur Dadang.
Selain menargetkan lima besar, bupati akan menambah bonus bagi atlet yang berprestasi, terutama peraih emas pada Porda XIII. Bagi peraih emas akan mendapatkan bonus sebesar Rp50 juta.
"Sebagai motivasi untuk peraih emas perseorangan bonusnya akan kita tingkatkan dari Porda tahun 2014, yaitu menjadi sebesar Rp50 juta. Tetapi tunjukkan dulu prestasinya. Ini tidak terkait naiknya dollar, itu urusan pedagang Cina dan Amerika," katanya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bandung, Selamat Mulyana, mengatakan jumlah atlet asal Kabupaten Bandung yang akan dikirim ke Porda XIII di Bogor sebanyak 600 orang plus offisial, dengan 44 cabang olah raga yang diikuti.
Selamat Mulyana merasa optimis, dengan potensi atlit yang ada Kabupaten Bandung bisa memenuhi target lima besar pada Porda di Kabupaten Bogor tersebut.
Ketua KONI Kabupaten Bandung, Erda M. Gani SH., mengatakan jasa-jasa para atlit sangat besar untuk Kabupaten Bandung. Pada Porda 2014, bonus yang dikejar dan itu menjadi jaminan motivasi untuk atlit.
"Karena itu diharapakan pada Porda 2018 bonus bisa naik seiring naiknya dollar. Kalau bupati support, atlit tentunya harus siap termasuk semua fasilitas juga sudah siap," kata Erda M Gani.
Erda juga mengatakan, KONI Kabupaten Bandung saat ini sudah MoU dengan Kejari Bandung terkait perlindungan hukum bagi para atlit.
"Pemahaman masalah hukum bagi atlit masih kurang, kita hanya berlatih dan berlatih, karena itu perlu ada pemahaman hukum bagi para atlet," kata dia.* deddyra
