KABUPATEN BOGOR, (WN.net) -- Presiden RI, Joko Widodo, menginginkan seluruh petani di Indonesia untuk berkorporasi agar mendapatkan keuntungan besar dari hasil produk pertaniannya yang akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan mereka.
Jokowi mengatakan, saat ini para petani masih berkutat pada sektor budidaya, padahal keuntungan yang paling besar ada pada proses bisnis atau agrobisnisnya.
Hal itu disampaikan Jokowi saat berorasi ilmiah pada sidang terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-54 Institut Pertanian Bogor (IPB). Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), turut hadir pada acara yang digelar di Grha Widya Wisuda kampus IPB Dramaga Bogor, Rabu (6/9).
"Keuntungan yang besar itu ada pada proses agrobisnisnya, bukan pada budidaya. Paradigma inilah yang harus diubah dan ini akan menjadi fokus kita ke depan," ujar Jokowi.
Jokowi mencontohkan, PT. BUMR (Badan usaha Milik Rakyat) Pangan yang ada di Desa Sukaraja Kabupaten Sukabumi telah berhasil menyejahterakan 1.253 petani yang sudah bergabung di perusahaan tersebut.
"Minggu lalu saya ke Sukabumi. Saya ingin mencari, apakah sudah ada korporasi petani. Ternyata ada namanya PT. BUMR Pangan. Ini adalah korporasi petani yang dikorporasikan antara petani-petani yang ada bukan tanah-tanah yang ada," ucapnya.
Ada empat program unggulan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut, yaitu pemberian pinjaman tanpa bunga kepada petani yang sudah menjadi anggota, dibayar panen Gabah Kering Panen (GKP), pendampingan petani, dan asuransi gagal panen (puso).
"Saya sangat menghargai cara-cara modern mengorporasi petani seperti itu. Saya kira petani kita harus mencontohnya. Kalau di Sukabumi bisa, kenapa di daerah lain tidak bisa," harapnya.
Jokowi optimistis IPB memiliki kemampuan untuk menyiapkan petani-petani ke arah itu dan mampu membuat aplikasi-aplikasi modern pertanian agar mampu bersaing dengan negara-negara lain.
Dalam Dies Natalis ke-54 IPB yang dihadiri pula Menko PMK, Puan Maharani; Menristekdikti, M. Nassir; dan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan ini, Jokowi berpesan, IPB untuk terus kerja sama dengan pemerintah dan tidak berhenti melahirkan inovasi baru.
"Terus turun ke lapangan membantu mewujudkan kemandirian petani Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan petani. Selamat hari lahir IPB yang ke-54," ucap Jokowi.* kf
