Wibawa News


  • 01 Agustus 2018 | 15:06 WIB
  • 00132 Kali Dilihat

Pembebasan Lahan Proyek KCJB Wilayah Kabupaten Bandung Baru 79%

 Pembebasan Lahan Proyek KCJB Wilayah Kabupaten Bandung Baru 79%
Penyerahan ganti rugi lahan proyek KCJB, Ketua Pelaksana Penyedian Lahan Wilayah Kabupaten Bandung, Atet Gandjar didampingi TP4, pihak PT. PSBI kepada warga, berlangsung di Wisma Haji-Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (31/7).* deddyra

SOREANG, (WN.net) -- Proses ganti rugi tanah untuk pembangunan proyek kereta cepat di wilayah Kabupaten Bandung, saat ini masih terkendala kesepakatan harga ganti kerugian antara warga pemilik lahan dengan tim aparasial.

Hal itu diakui Ketua Pelaksana Pengadaan Lahan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Wilayah Kabupaten Bandung yang juga Kepala Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasioan (BPN) Kabupaten Bandung, Atet Gandjar Muslihat, di sela-sela acara pembayaran Uang Ganti Rugian (UGR) penglepasan hak dan pemutusan hubungan, hukum pengadaan tanah untuk pembangunan trase dan stasiun kereta cepat Jakarta Bandung wilayah Kabupaten Bandung 2018.

Acara berlangsung di Wisma Haji, Kompleks Pemkab Bandung, Soreang, Selasa (31/7).

Menurut Atet, ada sekitar 50 bidang lahan milik sekitar 50 orang warga yang saat ini masih bertahan karena belum ada kesepakatan nilai ganti rugi. Namun Atet tidak menyebut secara rinci nilai ganti rugi yang diminta masyarakat tersebut.

Bila ke 50 bidang itu belum bisa diselesaikan, kata Atet,  maka permasalahan ini akan diselesaikan  di pengadilan.

Hal jelas, tutur Atet, Tim Pengawal Pendamping Pemeritah Pembangunan (TP4) Kereta Cepat di wilayah Kabupaten Bandung, saat ini yang sudah menyelesaikan sekitar 79 persen atau sebanyak 519 bidang, dengan nilai ganti rugi sekitar Rp531 miliar.

"Sisanya tinggal sekitar 50 bidang lagi. Mudah-mudahan minggu depan atau Agustus bisa selesai," kata Atet.

Untuk pembayaran pada Selasa kemirin, TP4 menyelesaikan ganti rugi sebanyak 43 bidang atau senilai Rp 61,5 miliar. Antara lain areal lahan milik warga di enam desa, di Kecamatan Cileunyi, Kecamatan Rancaekek, dan Kecamatan Tegaluar. Selain para kepala desa dan camat, hadir dalam acara itu dari pihak PT. Pilar Sinergis BUMN Indonesia (PSBI)  dan dari Kejati.

Ketua Kordinator, Deny Ahmad, berharap TP4 bisa memastikan melaksanakan tepat waktu, kemudian pelaksanaannya sesuai peraturan perundang-undangan, dan memastikan ke depanya tidak ada kebocoran keuangan negara.

"Dalam proses ganti rugi, sementara ini kami bertindak sebagai pendampingan PT. PSBI. Misalnya bila ada permasalahan hukum yang diminta pihak konsorsium," kata pejabat Kejaksaan Tinggi Jawa Barat ini.

Selama ini, tutur dia, belum ada laporan pengaduan terkait proses ganti rugi di Kabupaten Bandung khususnya.

"Namun untuk Karawang kami mendampingi PT. PSBI atas gugatan beberapa perusahaan, karena beberapa perusahaan tersebut keberatan atas hasil penilaian tim apparasial independen. Alhamdulillah dimenangkan oleh kita," imbuhnya.* deddyra

 

Berita Lainnya

  • Peristwa
    23 Oktober 2018 | 07:30 WIB

    PT. Indofood Diduga Garap Lahan Tanpa Izin, GMBI Mengadu ke DPRD

    SOREANG, WN.net -- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Bandung mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, Senin (22/10). Puluhan anggota GMBI ini mendatangi Gedung ...

  • Peristwa
    26 September 2018 | 08:51 WIB

    Puluhan Mahasiswa Demo ke DPRD Kabupaten Bandung

    SOREANG, (WN.net) -- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Bandung melakukan aksi demo ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung. Mereka menuntut berbagai hal ...

  • Peristwa
    09 September 2018 | 15:09 WIB

    Pasar Ikan Modern Dibangun di Soreang

    SOREANG, (WN.net) -- Konsumsi ikan di daerah Jawa dinilai masih rendah dibandingkan daerah lain di Indonesia. Ada beberapa titik yang konsumsi ikannya di bawah 20 kg perkapita pertahun. "Tahun 2017 capaian ...

  • Peristwa
    24 Agustus 2018 | 13:02 WIB

    DKM Al-Haq Sebar 3.200 Bungkus Daging Qurban

    BANDUNG, (WN.net) -- Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Haq yang diketuai H. Yeyet Rustandar memotong 10 ekor sapi qurban, usai menyelenggarakan solat Idul Adha di halaman Kampus Yayasan Pendidikan Al-Haq, Kecamatan ...

  • Peristwa
    21 Agustus 2018 | 14:23 WIB

    Objek Wisata Cimanggu Masih Begitu-Begitu Saja

    SOREANG, (WN.net) -- Indahnya panorama alam pemandian air panas Cimanggu, yang berada di kawasan Desa Cimanggu, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, membuat pengunjung betah untuk melepas kepenatan. Tempat wisata yang sudah ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net