Wibawa News


  • 12 Januari 2016 | 23:55 WIB
  • 00738 Kali Dilihat

Sekda Iwa: Penyelesaian Tol Bocimi Hukumnya Jihad

 Sekda Iwa: Penyelesaian Tol Bocimi Hukumnya Jihad
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, meninjau progress pembangunan Jalan Tol Bocimi, Selasa (12/1). Hadir Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, Sekda Kabupaten Bogor dan Perwakilan dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat RI, Bambang. (foto humas pemprov jabar)

CIAWI, (WN.net) -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta seluruh pihak bahu membahu mempercepat jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi I agar bisa dioperasikan di pertengahan Juni 2017.
Sekretaris Daerah Jabar, Iwa Karniwa, mengatakan saat ini pembangunan jalan tol Bocimi masih dalam tahap pembebasan lahan. Tahap pembebasan lahan untuk di wilayah Kota Bogor sudah hampir mencapai 100 persen.
"Untuk Bogor ini hampir 100%, atau sekitar 98,44%. Jadi sisanya  tinggal 1,36% saja. Namun demikian, sisanya ini akan segera dituntaskan," kata Iwa di Ciawi, Bogor, Selasa (12/1).
Menurut Iwa, sebagai solusi apabila dalam proses tidak bisa selesai karena proyek ini tidak bisa menunggu, pihaknya akan melakukan konsinyasi ke pengadilan.

"Dari Pemkot Bogor pun sudah lakukan koordinasi ke pengadilan dan pengadilan merespon, maka pembangunan tidak boleh terhenti di Kota Bogor," katanya.
Penyelesaian pembangunan jalan tol Bocimi sangatlah penting, terlebih hal itu sudah lama direncanakan.
"Jadi jihad hukumnya untuk menyelesaikan tol Bocimi, karena ini sudah lama dan sangat ditunggu oleh masyarakat," katanya.
Saat ini, lanjut Iwa, tim pembebasan lahan jalan tol Bocimi khususnya yang di Kota Bogor sedang melakukan pendekatan kepada para pemilik lahan yang belum sepakat. Namun demikian, bila tidak ada kesepakatan maka tim pembebasan lahan pun akan membawa hal itu pada proses konsinyasi dan jalur pengadilan.
"Kita perlu kerja cepat, tidak ada waktu lagi, makanya kalau tidak ada kesepakatan, kita lakukan konsinyasi ke pengadilan. Jadi pembebasan lahan bisa terus dilakukan sambil menunggu keputusan pengadilan, sehingga proses pembangunan bisa cepat," katanya. * ajat dw

Berita Lainnya

  • Ekonomi
    11 Mei 2019 | 11:26 WIB

    Wabup Minta Izin Bagi Investor Jangan Dipersulit

    SOREANG, (WN.net) -- Wakil Bupati (Wabup) Bandung, H. Gun Gun Gunawan, mengimbau para investor yang akan berinvestasi di wilayah Kabupaten Bandung untuk memaksimalkan potensi daerah setempat. Hal itu disampaikan Gun Gun ...

  • Ekonomi
    11 April 2019 | 09:00 WIB

    Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Wisata Halal

    SOREANG, (WN.net) -- Kabupaten Bandung meraih penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan dari Kementerian Pariwisata. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan ...

  • Ekonomi
    01 Maret 2019 | 13:23 WIB

    Agus Makmur: PTSL Tidak Ada Unsur Politis

    SOREANG, (WN.net) -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H. Agus Makmur Santosa. S.Kom., MM., memastikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tidak ada unsur politis. Namun tidak menutupkemungkinan di ...

  • Ekonomi
    20 Februari 2019 | 09:08 WIB

    Bisnis Online di Kabupaten Bandung Cukup Marak

    SOREANG, (WN.net) - Bisnis melalui media online di Kabupaten Bandung saat ini terhitung cukup marak, baik berupa penjualan barang dan jasa atau kuliner, terutama usaha kecil menengah (UKM). Hal itu diakui ...

  • Ekonomi
    18 Februari 2019 | 14:47 WIB

    Harinya Cicilan Nasional, Adira Merdekakan Konsumen dari Utang

    BANDUNG, (WN.net) -- Salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, Adira Finance, kembali menggelar program menguntungkan bagi konsumennya bertajuk Harinya Cicilan Lunas (Harcilnas). “Konsumen kami anggap sebagai mitra. Lewat Harcilnas, kami ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net