Wibawa News


  • 11 April 2019 | 09:00 WIB
  • 00058 Kali Dilihat

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Wisata Halal

 Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Wisata Halal
Kepala Disparbud Kabupaten Bandung, Drs. Agus Firman Zaini.

SOREANG, (WN.net) -- Kabupaten Bandung meraih penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan dari Kementerian Pariwisata. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung, Drs. Agus Firman Zaini, pada acara Wonderful Indonesia Halal Tourism Meeting and Conference & Penganugerahan Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2019, di Bina Karna Auditorium Hotel Bidakara Grand Pancoran Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Dalam kesempatan yang sama, 16 kabupaten/kota menyatakan komitmennya untuk bersama-sama mengembangkan wisata halal. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) 16 kepala daerah dengan Kementerian Pariwisata.

Menpar menyampaikan, Indonesia meraih peringkat terbaik dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019. Menurutnya, hal tersebut dapat menjadi dorongan bagi para pelaku industri pariwisata, termasuk halal tourism untuk terus bergerak mencapai target sebagai sektor penghasil devisa terbesar di  Tanah Air.

“Pariwisata kini berada di posisi ke dua penghasil devisa terbesar bagi Indonesia. GMTI memproyeksikan lima tahun ke depan, muslim traveller spending (pengeluaran wisatawan muslim) dunia mencapai 274 miliar dollar amerika, atau tumbuh di atas 7,6% dibandingkan tahun 2017 yaitu sebesar 177 miliar dollar amerika,” terang Menpar.

Arief Yahya juga menyampaikan pentingnya pembentukan regulasi yang suportif dalam upaya memajukan wisata halal. Ia berharap ke depannya IMTI dapat digelar dengan penilaian yang lebih komprehensif.

"Kita juga membutuhkan regulasi terkait halal tourism, bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia. Saya harap selain penilaian yang lebih komprehensif, IMTI mendorong kerja sama lebih lanjut antara pemerintah pusat dengan instansi-instansi daerah terkait,” tambah Arief Yahya.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung sangat peduli terhadap pembangunan di bidang pariwisata, kami juga merupakan pelopor pariwisata halal di kawasan Bandung Raya,” ungkap Kepala Disparbud saat ditemui di ruang kerjanya di Soreang, Rabu (10/4/2019).

Dalam acara penganugerahan itu, terang Kepala Disparbud, potensi wisata halal yang ada di Indonesia mendapat apresiasi dari para praktisi wisata mancanegara.

“Apresiasi terutama datang dari praktisi pariwisata halal asal Timur Tengah (Middle East). Ini membuktikan Indonesia cukup dikenal di mancanegara, sebagai destinasi halal tourism,” terangnya.

Penghargaan yang didapat Kabupaten Bandung tersebut membuat pihaknya berencana merancang aksi untuk Halal Tourism 2019-2025. Rancangan itu akan dituangkan ke dalam bentuk naskah akademik dan draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

“Kami akan melakukan pemetaan (mapping) potensi halal tourism. Langkah selanjutnya adalah memilih destinasi yang representatif. Potensinya sudah ada di kawasan Bandung Selatan,  yaitu Pacira (Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali) dan kawasan Bandung Utara yaitu Cileunyi, Cilengkrang, dan Cimenyan,” tuturnya.

Selain itu, tambah Agus Firman, terlebih dahulu akan ada beberapa sosialisasi. Di antaranya terkait halal tourism, sertifikasi produk halal bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta standardisasi jasa layanan halal.

Sejauh ini para wisatawan muslim yang datang ke Kabupaten Bandung, kata Agus, sudah memperoleh kemudahan dalam mendapatkan fasilitas halal. Mulai dari makanan dan minuman, tempat beribadah, hingga tempat untuk kebutuhan pribadi seperti toilet.

Alhamdulillah, Pak Bupati sangat berkomitmen tinggi dan mendukung halal tourism. Salah satunya sudah tercantum dalam visi misi Kabupaten Bandung, yaitu religius, kultural, dan berwawasan limgkungan. Nah, poin religius inilah salah satunya yang mendasari halal tourism untuk diimplementasikan di Kabupaten Bandung," terangnya. * deddyra

 

Berita Lainnya

  • Ekonomi
    11 Mei 2019 | 11:26 WIB

    Wabup Minta Izin Bagi Investor Jangan Dipersulit

    SOREANG, (WN.net) -- Wakil Bupati (Wabup) Bandung, H. Gun Gun Gunawan, mengimbau para investor yang akan berinvestasi di wilayah Kabupaten Bandung untuk memaksimalkan potensi daerah setempat. Hal itu disampaikan Gun Gun ...

  • Ekonomi
    01 Maret 2019 | 13:23 WIB

    Agus Makmur: PTSL Tidak Ada Unsur Politis

    SOREANG, (WN.net) -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H. Agus Makmur Santosa. S.Kom., MM., memastikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tidak ada unsur politis. Namun tidak menutupkemungkinan di ...

  • Ekonomi
    20 Februari 2019 | 09:08 WIB

    Bisnis Online di Kabupaten Bandung Cukup Marak

    SOREANG, (WN.net) - Bisnis melalui media online di Kabupaten Bandung saat ini terhitung cukup marak, baik berupa penjualan barang dan jasa atau kuliner, terutama usaha kecil menengah (UKM). Hal itu diakui ...

  • Ekonomi
    18 Februari 2019 | 14:47 WIB

    Harinya Cicilan Nasional, Adira Merdekakan Konsumen dari Utang

    BANDUNG, (WN.net) -- Salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, Adira Finance, kembali menggelar program menguntungkan bagi konsumennya bertajuk Harinya Cicilan Lunas (Harcilnas). “Konsumen kami anggap sebagai mitra. Lewat Harcilnas, kami ...

  • Ekonomi
    13 Desember 2018 | 12:26 WIB

    Bersama Kejaksaan, BPKAD KBB Ingatkan Wajib Pajak

    KBB, WN.net, -- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak hotel dan restoran. Selama ini kesadaran wajib pajak hotel di KBB masih rendah. "Di ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net