Wibawa News


  • 15 Januari 2016 | 21:29 WIB
  • 00687 Kali Dilihat

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terintegrasi LRT dan MRT

 Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terintegrasi LRT dan MRT

JAKARTA, (WN.net) -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), mengatakan nantinya Kereta Cepat Jakarta-Bandung terintegrasi dengan Mass Rapid Transit (MRT) Bandung Raya, dan Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek. Hal ini dikatakannya usai Rapat Terbatas bersama Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), dengan topik "Lanjutan Pembahasan Kereta Cepat", di Kantor Presiden, Jumat (15/1), 
Penginteregasian ini, didasarkan pada jumlah penduduk yang besar, di antaranya penduduk Jabodetabek yang  kurang lebih 28 juta jiwa, kemudian Bandung Raya delapan juta jiwa. Apabila Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan MRT Bandung Raya dan LRT Jabodetabek terintegrasi, maka penyelesaian persoalan transportasi di Jakarta, Bandung, dan sekitarnya akan teratasi, karena semuanya saling menunjang.
"Insya Allah minggu depan kita akan rapat dengan Kota Bandung terkait dengan MRT Bandung Raya. Kota Bandung punya konsep, Jabar punya konsep, kita integerasikan konsepnya," ujar Aher.
"Hasil rancangan kami, kami serahkan ke KCIC (PT Kereta Cepat Indonesia Cina). Investornya KCIC juga jadi satu kesatuan. Konsep yang kami punya sebelumnya, kami integrasikan dengan KCIC. Kita sambungkan rencana Jabar dengan Kota Bandung. Kereta Cepat Jakarta Bandung itu akan punya konektivitas dengan MRT Bandung Raya," paparnya.
Selain itu, izin trase siap dikeluarkan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan. Direncanakan izin pembangunan akan selesai 20 Januari 2016. Setelah izin selesai, maka groundbreaking kereta cepat yang akan mempunyai rute Gambir (Jakarta) hingga Tegalluar, Bandung, sepanjang 150 km ini akan dilaksanakan pada 21 Januari 2016. Tepatnya di kilometer 95, Walini, Kabupaten Bandung Barat.
"Amdal dalam proses. Kalau semuanya lancar, insya Allah izin pembangunan akan keluar tanggal 20 Januari. Kalau izin pembangunan selesai, groundbreaking akan dilaksanakan 21 Januari 2016," katanya.
Turut hadir pada rapat terbatas itu, Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan; Gubernur DKI, Basuki Tjahya Purmama; Sekda Kota Bandung, serta pihak terkait lainnya. * ajat dw

Berita Lainnya

  • Ekonomi
    11 Mei 2019 | 11:26 WIB

    Wabup Minta Izin Bagi Investor Jangan Dipersulit

    SOREANG, (WN.net) -- Wakil Bupati (Wabup) Bandung, H. Gun Gun Gunawan, mengimbau para investor yang akan berinvestasi di wilayah Kabupaten Bandung untuk memaksimalkan potensi daerah setempat. Hal itu disampaikan Gun Gun ...

  • Ekonomi
    11 April 2019 | 09:00 WIB

    Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Wisata Halal

    SOREANG, (WN.net) -- Kabupaten Bandung meraih penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan dari Kementerian Pariwisata. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan ...

  • Ekonomi
    01 Maret 2019 | 13:23 WIB

    Agus Makmur: PTSL Tidak Ada Unsur Politis

    SOREANG, (WN.net) -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H. Agus Makmur Santosa. S.Kom., MM., memastikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tidak ada unsur politis. Namun tidak menutupkemungkinan di ...

  • Ekonomi
    20 Februari 2019 | 09:08 WIB

    Bisnis Online di Kabupaten Bandung Cukup Marak

    SOREANG, (WN.net) - Bisnis melalui media online di Kabupaten Bandung saat ini terhitung cukup marak, baik berupa penjualan barang dan jasa atau kuliner, terutama usaha kecil menengah (UKM). Hal itu diakui ...

  • Ekonomi
    18 Februari 2019 | 14:47 WIB

    Harinya Cicilan Nasional, Adira Merdekakan Konsumen dari Utang

    BANDUNG, (WN.net) -- Salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, Adira Finance, kembali menggelar program menguntungkan bagi konsumennya bertajuk Harinya Cicilan Lunas (Harcilnas). “Konsumen kami anggap sebagai mitra. Lewat Harcilnas, kami ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net