Wibawa News


  • 23 Januari 2016 | 20:42 WIB
  • 00989 Kali Dilihat

Aher Ingin Percepat Pembangunan Pelabuhan Internasional di Subang

 Aher Ingin Percepat Pembangunan Pelabuhan Internasional di Subang
Pantai Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang.

BANDUNG, (WN.net) -- Setelah menggenjot pembangunan tol, bandara, dan kereta api cepat dalam beberapa waktu terakhir, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), ingin mempercepat pembangunan pelabuhan internasional di Subang.
Pelabuhan yang sebelumnya direncanakan berlokasi di Cilamaya, Karawang (dan disepakati batal pada awal tahun 2015), kini pemerintah pusat sudah menetapkan lokasi di Kabupaten Subang --rencananya di Pantai Patimban, Kecamatan Pusakanagara.
Menurut Aher, posisi pelabuhan saat ini dalam tahap rencana kelayakan (feasibility studies/FS) yang sepenuhnya dilakukan oleh Kementerian Perhubungan. Posisi Pemprov Jabar menjadi mitra pelaksana pembangunan sebagaimana terjadi pada beberapa proyek monumental sebelumnya.
"Saya kira kami akan dukung dari sisi regulasi dan mengawal pelaksanaan. Semisal kereta cepat, izin trase dari kami, maka hal serupa bisa diterapkan pada pelabuhan internasional di Subang," katanya di Gedung Pakuan, Sabtu (23/1) . 
Walaupun demikian, Aher mengakui belum memperoleh rincian detail dan biaya pembangunan dari pemerintah pusat. Namun dirinya berjanji proaktif ke Kementerian Perhubungan menanyakan perkembangan FS, termasuk detailnya, untuk segera diinformasikan ke publik --salah satunya melalui media massa.
Dikatakan Aher, yang jadi concern utama Pemprov Jabar dari pembangunan pelabuhan adalah koneksivitas pembangunan di Jabar kian kuat, sehingga visi menjadi provinsi termaju di Indonesia bisa terealisasi.
Di sisi lain, layanan kepada masyarakat Jabar khususnya dan Indonesia umumnya pun akan makin membaik karena mobilitas barang dan orang semakin terbuka, baik di moda darat, udara, dan laut.
"Hal yang sudah pasti, semua tidak bergantung lagi ke Tanjung Priok. Kita ini menyumbang hampir 60% manufaktur Indonesia, tetapi proses pengiriman semua lewat Tanjung Priok, sehingga dampak ekonomi besarnya malah ke Jakarta," katanya.
Dengan lokasi satu provinsi, setidaknya bagi industri manufaktur yang berlokasi di Jabar, maka proses pengiriman lebih mudah yang ujungnya akan menekan ekonomi biaya tinggi. Dari sisi produktivitas, ekspor Jabar melalui pelabuhan di Jabar pun diproyeksikan akan meningkat dengan sendirinya.  Apalagi dari rencana dasar, pengangkutan dari pelabuhan di Subang ini akan dilakukan sistem kanal, yaitu Cibitung-Bekasi-laut/pelabuhan, sehingga pengangkutan logistik lebih mudah dan murah.
"Selain pertumbuhan secara mikro ekonomi, dari sisi ekonomi makro, pasti akan terjadi kenaikan dari sisi PDRB (produk domestik regional bruto) maupun LPE (laju pertumbuhan ekonomi). Selama ini produksi di Jabar namun ekspornya ke Priok, sehingga kontribusi jadi ke Jakarta dari sisi PDRB dan LPE," pungkasnya. * ajat dw

Berita Lainnya

  • Ekonomi
    11 Mei 2019 | 11:26 WIB

    Wabup Minta Izin Bagi Investor Jangan Dipersulit

    SOREANG, (WN.net) -- Wakil Bupati (Wabup) Bandung, H. Gun Gun Gunawan, mengimbau para investor yang akan berinvestasi di wilayah Kabupaten Bandung untuk memaksimalkan potensi daerah setempat. Hal itu disampaikan Gun Gun ...

  • Ekonomi
    11 April 2019 | 09:00 WIB

    Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Wisata Halal

    SOREANG, (WN.net) -- Kabupaten Bandung meraih penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan dari Kementerian Pariwisata. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan ...

  • Ekonomi
    01 Maret 2019 | 13:23 WIB

    Agus Makmur: PTSL Tidak Ada Unsur Politis

    SOREANG, (WN.net) -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H. Agus Makmur Santosa. S.Kom., MM., memastikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tidak ada unsur politis. Namun tidak menutupkemungkinan di ...

  • Ekonomi
    20 Februari 2019 | 09:08 WIB

    Bisnis Online di Kabupaten Bandung Cukup Marak

    SOREANG, (WN.net) - Bisnis melalui media online di Kabupaten Bandung saat ini terhitung cukup marak, baik berupa penjualan barang dan jasa atau kuliner, terutama usaha kecil menengah (UKM). Hal itu diakui ...

  • Ekonomi
    18 Februari 2019 | 14:47 WIB

    Harinya Cicilan Nasional, Adira Merdekakan Konsumen dari Utang

    BANDUNG, (WN.net) -- Salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, Adira Finance, kembali menggelar program menguntungkan bagi konsumennya bertajuk Harinya Cicilan Lunas (Harcilnas). “Konsumen kami anggap sebagai mitra. Lewat Harcilnas, kami ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net