Wibawa News


  • 10 Maret 2016 | 20:35 WIB
  • 00858 Kali Dilihat

DPRD Kota Padang Panjang Konsultasi ke Sekwan DPRD Jabar

 DPRD Kota Padang Panjang Konsultasi ke Sekwan DPRD Jabar
Para anggota DPRD Kota Padang Panjang saat berkunjung ke Sekretariat DPRD Jabar. * ft. humas dprd jabar

BANDUNG, (WN.net) -- Untuk mengoptimalkan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), DPRD Kota Padang Panjang konsultasi ke Sekretariat DPRD Provinsi Jabar.

DPRD Kota Padang Panjang ingin mengetahui mekanisme pelaksanaan penyusunan APBD agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat, sehingga beban pertanggungjawaban dalam menjalankan pemerintahan sepenuhnya untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat, khususnya di Padang Panjang.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Erizal, SH., mengatakan pembahasan musrenbang yang dimulai dari tingkat kelurahan diharapkan memiliki program yang bergizi bagi kebutuhan masyarakat. Selain itu, pada saat pembahasan APBD dapat menyaring kegiatan yang patut didukung. Karena itu, perlu adanya monitoring yang tegas untuk menganalisis hingga pada realisasi APBD tersebut.

“Sejauh mana upaya penganggaran untuk merealisasikannya pada pembahasan APBD untuk masyarakat,” katanya.

Meskipun saat ini, lanjut dia, penyusunan atau mekanisme penganggaran dibatasi peraturan cukup rumit yang diyakini untuk menjaga pertanggungjawaban anggaran negara. Karena itu, penganggaran menjadi kunci dalam relaisasi kegiatan yang sudah direncanakan.

Berkaitan dengan hal itu, Sekretaris Dewan DPRD Provinsi Jabar, Hj, Ida Hernida, SH. M.Si., menanggapinya. Menurut dia, mekanisme penganggaran tersebut sudah disepakati melalui serangkaian siding, baik komisional hingga paripurna. Hal itu tentunya untuk  mendapatkan klarifikasi dalam bentuk keputusan pimpinan dewan.

“Kebijakannya sudah disepakati dalam sidang paripurna, dipemerintahan manapun pasti sama,” ujar Ida di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro no 27, Kota Bandung, Kamis (10/03).

Selain itu, kata dia, mekanisme pembahasan APBD yang diusulkan gubernur dan jajarannya melalui RKPD dan Musrenbang. Dalam RKPD semua usulan dapat dimasukkan perencanaan setiap OPD. Setelah melalui penyaringan daalam tahap KUA PPAS sudah dapat dipastikan tidak ada kegiatan yang berlangsung di tahun sidang atau tahun anggaran.

“Kegiatan dan perencanaan kegiatan harus memprioritaskan peraturan Kemendagri yang mengutamakan usulan tentang kesehatan dan pendidikan,” ucapnya.

Namun, sambung dia, untuk menyelaraskannya diperlukan sinergitas antara eksekutif dan legislatif agar berpengaruh positif dalam penyerapan anggaran. Bagaimana antara kedua lembaga pemerintahan ini menjalankan tugas masing-masing secara profesional dan proporsional.

"Tanggungjawab besar untuk saling memahami. Nah kita lihat bagaimana jiwa besar gubernur dalam memahami dinamika politik, sehingga lembaga legislatif akan memahami pemerintah bahwa ada persoalan yang sama-sama harus diselesaikan," tegasnya. * ajat dw

Berita Lainnya

  • Ekonomi
    11 Mei 2019 | 11:26 WIB

    Wabup Minta Izin Bagi Investor Jangan Dipersulit

    SOREANG, (WN.net) -- Wakil Bupati (Wabup) Bandung, H. Gun Gun Gunawan, mengimbau para investor yang akan berinvestasi di wilayah Kabupaten Bandung untuk memaksimalkan potensi daerah setempat. Hal itu disampaikan Gun Gun ...

  • Ekonomi
    11 April 2019 | 09:00 WIB

    Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Wisata Halal

    SOREANG, (WN.net) -- Kabupaten Bandung meraih penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan dari Kementerian Pariwisata. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan ...

  • Ekonomi
    01 Maret 2019 | 13:23 WIB

    Agus Makmur: PTSL Tidak Ada Unsur Politis

    SOREANG, (WN.net) -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H. Agus Makmur Santosa. S.Kom., MM., memastikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tidak ada unsur politis. Namun tidak menutupkemungkinan di ...

  • Ekonomi
    20 Februari 2019 | 09:08 WIB

    Bisnis Online di Kabupaten Bandung Cukup Marak

    SOREANG, (WN.net) - Bisnis melalui media online di Kabupaten Bandung saat ini terhitung cukup marak, baik berupa penjualan barang dan jasa atau kuliner, terutama usaha kecil menengah (UKM). Hal itu diakui ...

  • Ekonomi
    18 Februari 2019 | 14:47 WIB

    Harinya Cicilan Nasional, Adira Merdekakan Konsumen dari Utang

    BANDUNG, (WN.net) -- Salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, Adira Finance, kembali menggelar program menguntungkan bagi konsumennya bertajuk Harinya Cicilan Lunas (Harcilnas). “Konsumen kami anggap sebagai mitra. Lewat Harcilnas, kami ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net