SOREANG, (WN.net) -- Masyarakat tampaknya masih belum begitu mengenal program pengadaian yang satu ini. Padahal program ini sudah diluncurkan sejak 2008. Sekitar 8 tahun lalu, Pegadaian telah meluncurkan program investasi emas.
Menurut Deputi Bisnis Area Bandung Dua Pegadaian, Bill Rismon, untuk program investasi emas ini Pegadaian, menargetkan 11 ribu nasabah.
"Alhamdulillah sambutan masyarakat terhadap program ini cukup baik. Dari target 11 ribu itu, sudah terealisasi hampir 90 persen," kata Bill Rismon, kepada wartawan di sela-sela Seminar Investasi Emas Cara Ampuh (Aman, Mudan, Pasti Untung Hari Tua), di Bale Sartika, Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung, Soreang, Selasa (8/11).
Menurut Bill Rismon, sesuai visi pegadaian, program investasi emas ini membidik kalangan menengah ke bawah.
Dikatakannya, investasi emas memiliki prospek lebih baik, tidak akan rugi, halnya investasi tanah. Investasi emas lebih besar manfaat, dibandingkan menabung, mengendapkan uang di sebuah bank. Emas bisa naik, sedangkan uang cenderung menurun, baik dari nilai tukar atau inflasi.
"Manfaat investasi emas bukan mencari keuntungan lebih, tapi nilai dari emas itu," ujar Bill.
Investasi emas berupa emas mulia atau batangan, dengan ptoses mudah, nasabah hanya menyertakan KTP.
"Namun bila masyarakat ingin berinvestasi perhiasan, juga bisa," kata dia.
Selain meluncurkan investasi emas, BUMN yang satu ini baru-baru ini meluncurkan tabungan emas bagi masyarakat.
Pihak penggadaian, kini sudah membuka 500 outlet.
"Untuk tabungan emas, masyarakat bisa jadi nasabah dengan membuka rekening di bank tabungan yang disediakan Pegadaian," papar Bill Rismon.
Kepala Cabang Penggadaian Soreang, Dedi MJ., mengatakan investasi emas ini awalnya dari gerai koin ONH (Ongkos Naik Haji), namun tutup dulu dan diganti dengan investasi LM (logam mulia).
"ONH itu ‘kan lebih spesifik, kalau investasi LM untuk masyarakat luas, dengan investasi ke depan," jelas Dedi.
Untuk Pegadaian Soreang sendiri, kata Dedi, animo masyarakat cukup baik. Saat ini sudah mencapai sekitar antara 100 sampai 200 nasabah, dengan investaai antara 25 gram sampai 100 gram.
Untuk meningkatkan nasabah, pegadaian terus melakukan sosialisasi, seperti seminar ini, yang diikuti oleh sekitar 70 peserta dari 150 undangan yang disebar. Pesertanya masyarakat umum, atau nasabah. * deddyra
