Wibawa News


  • 06 Mei 2017 | 16:45 WIB
  • 00450 Kali Dilihat

LKB untuk Kembangkan Usaha UMKM Kabupaten Bandung

 LKB untuk Kembangkan Usaha UMKM Kabupaten Bandung
Bupati Bandung, Dadang Naser, saat Pembukaan Sabilulungan Fair II tahun 2017 yang dipusatkan di Balerame Sabilulungan, Soreang, (3/5). * ist.

SOREANG, (WN.net) -- Bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Bandung, yang mengalami kesulitan untuk mengembangkan usahanya, bisa berkonsultasi langsung ke Dinas Koperasi dan UMKM. Ini karena Layanan Konsultasi Bisnis (LKB) dan Inkubator Bisnis sudah tersedia.

Bupati Bandung, H. Dadang M Naser, mengajak seluruh pelaku usaha lokal khas Kabupaten Bandung, untuk tidak sungkan bermitra dengan Pemerintah. Menurutnya, dalam pengembangan perekonomian masyarakat, sudah menjadi keharusan untuk saling menguatkan.

“Dukungan pemerintah untuk pengembangan ekonomi UMKM sangat banyak, salah satunya melalui LKB dan Inkubator bisnis. Saya akan dorong para pelaku usaha lokal agar tak sungkan berkonsultasi, khususnya untuk pengembangan bisnis,” kata Dadang Naser, usai Pembukaan Sabilulungan Fair II tahun 2017 yang dipusatkan di Balerame Sabilulungan, Soreang, (3/5).

Dadang mengungkapkan, selain LKB, ada  inkubator bisnis, yakni program yang didesain untuk membina dan mempercepat keberhasilan pengembangan bisnis. Melalui rangkaian program permodalan yang diikuti oleh dukungan kemitraan atau pembinaan elemen bisnis lainnya, menjadikan usaha tersebut menjadi perusahaan.

“Dari UMKM ke UKM bahkan bisa berkembang lagi menjadi sebuah perusahaan. Hal ini tentu saja selain meningkatkan perekonomian, turut membuka peluang kerja dan mengurangi pengangguran bagi masyarakat luas,” kata Dadang.

Dukungan lain Pemkab Bandung, lanjutya, yakni melakukan berbagai pelatihan dan pembinaan bisnis bagi pelaku UMKM dari para pengusaha ternama. Mulai dari manajemen, pemasaran, pengemasan produk, serta pengembangan jaringan bisnis lainya.

“Selain berbagai upaya tersebut, kita akan canangkan bersama Bandung Seribu Kampung untuk meningkatnya perekonomian masyarakat. Ada Kampung Jins, topi, kopi, naga, tomat, kopeah, wayang, lukisan, dan kampung lainnya, bahkan kampung budaya yang kita tempati saat ini harus dikembangkan,” harapnya.

Berkaitan dengan Sabilulungan Fair ke II, Bupati menuturkan bahwa ajang promosi produk lokal tersebut, selain melibatkan para pelaku usaha, beberapa pengusaha besar turut hadir. Untuk itu,  ajang ini perlu digelar menjadi agenda tahunan.

Sementara Ketua Kadin (Kamar Dagang Industri) Kabupaten Bandung, Ferry Sandiyana, mengungkapkan untuk menggelar ajang serupa yang selanjutnya,  akan menambah jumlah gerai, memaksimalkan fungsinya, serta menambah waktu kegiatan. Ajang yang ke dua kali digelarnya ini dinilai meraih kesuksesan.

"Sebanyak 122 pelaku usaha mengikuti ajang ini. Selain UMKM, saya ingin para pengembang  ikut berperan dalam menumbuhkembangkan perekonomian, khususnya produk lokal khas dan unik untuk maju bersaing dengan pelaku usaha dari luar," ucapnya.

Selanjutnya, pada kesempatan tersebut dia mengatakan Sabilulungan Fair ke 2 ini  berlangsung pada 3 sampai 6 Mei 2017 dari pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB. * deddyra

Berita Lainnya

  • Ekonomi
    11 Mei 2019 | 11:26 WIB

    Wabup Minta Izin Bagi Investor Jangan Dipersulit

    SOREANG, (WN.net) -- Wakil Bupati (Wabup) Bandung, H. Gun Gun Gunawan, mengimbau para investor yang akan berinvestasi di wilayah Kabupaten Bandung untuk memaksimalkan potensi daerah setempat. Hal itu disampaikan Gun Gun ...

  • Ekonomi
    11 April 2019 | 09:00 WIB

    Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Wisata Halal

    SOREANG, (WN.net) -- Kabupaten Bandung meraih penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan dari Kementerian Pariwisata. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan ...

  • Ekonomi
    01 Maret 2019 | 13:23 WIB

    Agus Makmur: PTSL Tidak Ada Unsur Politis

    SOREANG, (WN.net) -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H. Agus Makmur Santosa. S.Kom., MM., memastikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tidak ada unsur politis. Namun tidak menutupkemungkinan di ...

  • Ekonomi
    20 Februari 2019 | 09:08 WIB

    Bisnis Online di Kabupaten Bandung Cukup Marak

    SOREANG, (WN.net) - Bisnis melalui media online di Kabupaten Bandung saat ini terhitung cukup marak, baik berupa penjualan barang dan jasa atau kuliner, terutama usaha kecil menengah (UKM). Hal itu diakui ...

  • Ekonomi
    18 Februari 2019 | 14:47 WIB

    Harinya Cicilan Nasional, Adira Merdekakan Konsumen dari Utang

    BANDUNG, (WN.net) -- Salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, Adira Finance, kembali menggelar program menguntungkan bagi konsumennya bertajuk Harinya Cicilan Lunas (Harcilnas). “Konsumen kami anggap sebagai mitra. Lewat Harcilnas, kami ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net