Wibawa News


  • 24 Mei 2019 | 20:21 WIB
  • 00045 Kali Dilihat

23 Mahasiswa UIN SGD, KKN Internasional ke Malaysia

 23 Mahasiswa UIN SGD, KKN Internasional ke Malaysia
Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., didampingi Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Asep Muhyiddin, M.Ag. dan Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat, Dr. Ramdani Wahyu Sururie, M.Ag, M.Si., melepas 23 peserta KKN internasional ke Malaysia di ruang Sidang Rektorat, Gedung O. Djauharudin AR, Kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jalan A. H. Nasution No. 105 Cipadung Cibiru, Kota Bandung, Jumat (24/5/2019).

BANDUNG, (WN.net) -- Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., didampingi Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Asep Muhyiddin, M.Ag. dan Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat, Dr. Ramdani Wahyu Sururie, M.Ag, M.Si., melepas 23 peserta kuliah kerja nyata (KKN) internasional ke Malaysia yang berlangsung di ruang Sidang Rektorat, Gedung O. Djauharudin AR, Kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jalan A. H. Nasution No. 105 Cipadung Cibiru, Kota Bandung, Jumat (24/5/2019).

KKN Internasional ini akan dilaksanakan di Sabah, Serawak, dan Klantang Malaysia, 29 Juli-31 Agustus 2019. Rektor meminta kepada 23 peserta KKN di Malaysia untuk sama-sama belajar sambil mengimplementasikan ilmu yang mereka dapatkan di universitas.

“Saya harap ilmu yang didapat di universitas bisa diimplementasikan secara baik di lokasi tempat KKN masing-masing, dengan tujuan dapat membantu segala kepentingan masyarakat setempat. Perbedaan kebudayaan, tradisi, tidaklah menjadi penghalang untuk saling belajar, mengerti, dan memahami kehidupan nyata di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Rektor menegaskan, persamaan rumpun kebudayaan, keagamanaan antara Indonesia dengan Malayasia harus menjadi penguat identitas ke-Islaman dunia Melayu yang santun, ramah, dan menjunjung tinggi keragaman adat, tradisi, budaya, agama.

"Sebagai mahasiswa pilihan dan orang-orang terbaik dari Allah, maka jadilah duta UIN SGD Bandung di sana yang bisa membanggakan dan membahagiakan kampus tercinta. Tolong sebarkan segala kebaikan, keunggulan kampus kepada masyarakat di sana. Jika ada kesalahan mohon langsung beritahu saya untuk segera diperbaiki demi perbaikan kampus," paparnya.

Rektor berpesan agar mahasiswa dan pembimbing dapat menjaga nama baik lembaga dan membangun citra positif kampus di mata masyarakat. Dengan bermodalkan keagamaan, spiritual, dan sosial yang dimiliki oleh mahasiswa dan dosen harus menjadi pembeda KKN dengan perguaruan tinggi lain.

"Prinsipnya, jaga moral, belajar secara nyata di tengah masyarakat dan secara bersama-sama mengamalkan ilmu yang di dapat di kampus untuk kemaslahatan umat,” tegasnya.

Model KKN Internasional ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas kampus di wilayah Asean dengan tahapan yang harus ditempuh, mulai dari penerimaan mahasiswa baru, pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian dan pengabdian mahasiswa dan dosen, publikasi karya ilmiah dan jurnal.

"Sesuai dengan permintaan dari pihak Malaysia, rencananya untuk tahun sekarang akan dilakukan test CBT ke UIN SGD Bandung di sana. Dengan harapan calon mahasiswa tidak direpotkan ke sini, menunggu kelulusan dengan harap-harap cemas, setelah datang tidak lulus. Mohon dukungannya supaya terlaksana dalam rangka meningkatkan kualitas dan martabat kampus di Asean," jelasnya.

Bagian KKN Sisdamas

Kepala PPM, Dr. H. Ramdani Wahyu Sururie, M.Ag., M.Si., menuturkan KKN Internasional ke Malaysia itu bagian dari KKN Sisdamas (Berbasis Pemberdayaan Masyarakat) tahun 2019 yang akan diikuti 5.600 mahasiswa angkatan 2016 yang disebar ke Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Pangandaran, Kota Bandung.

Menurutnya, KKN Sisdamas merupakan proses pembelajaran yang memadukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di suatu daerah tertentu yang dilakukan mahasiswa untuk ikut serta melakukan pemberdayaan masyarakat.

“Jadi KKN Sisdamas adalah kegiatan pengabdian dan pemberdayaan kepada masyarakat di suatu daerah tertentu yang dilakukan oleh mahasiswa berdasarkan prinsip pembangunan partisipatif, demokratis dan berkelanjutan sesuai 17 tujuan pembangunan atau Sustainable Development Goals/SDGs,” tegasnya.

KKN Sisdamas dengan bentuk pengabdian kepada masyarakat itu harus meliputi: Pertama, pembelajaran masyarakat. Kegiatan yang ditujukan untuk belajar bersama masyarakat atau menguatkan kemampuan, potensi dan aset masyarakat, termasuk dialog, lokakarya, dan pelatihan. Ke dua, pendampingan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan secara intensif dan partisipatif agar tercapai kemandirian dari komunitas atau kelompok mitra. Ke tiga, advokasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa menumbuhkan kepekaan sosial, politik, dan budaya, serta kapasitas/kemampuan untuk memperjuangkan dan memperoleh hak-hak sebagai warganegara.

Tujuan KKN Sisdamas: Pertama, menerapkan atau memanfaatkan ipteks secara multidisipliner bagi kepentingan masyarakat; Ke dua, meningkatkan interaksi, pemahaman dan kepedulian mahasiswa dari berbagai prodi dalam memberdayakan masyarakat; Ke tiga, menerapkan beragam keterampilan memecahkan masalah berbasis kompetensi prodi, terpadu, dan interdisipliner yang menekankan pada pemberdayaan masyarakat.

Dengan adanya KKN Sisdamas Kepala PPM berharap: Pertama, mendorong mahasiswa peserta KKN untuk berperan menjadi fasilitator, motivator, problem solvers dan konsultan yang profesional berlandaskan kesadaran pengabdian kepada masyarakat; Ke dua, terbentuk sikap rasa cinta, kepedulian sosial, dan tanggung jawab mahasiswa terhadap kemajuan masyarakat; Ke tiga, terbentuk beragam keterampilan yang dimiliki mahasiswa untuk melaksanakan program-program pemberdayaan dan pembangunan; Ke empat, pengembangan ipteks di UIN Sunan Gunung Djati akan memperoleh umpan balik berdasarkan hasil pemberdayaan masyarakat.

“Dengan demikian, kurikulum UIN SGD Bandung akan relevan dengan dinamika masyarakat,” pungkasnya.* wnn

 

Berita Lainnya

  • Pendidikan
    13 Juni 2019 | 14:26 WIB

    UIN SGD-Kanwil Kemenag Jabar Siap Lahirkan Sarjana Ulama Zaman Now

    BANDUNG, (WN.net) -- Melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang dilakukan antara UIN SGD Bandung dan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat, upaya mencetak sarjana ulama zaman now dan mengangkat ...

  • Pendidikan
    13 Juni 2019 | 14:22 WIB

    Hari Pertama, Pendaftar Ujian Mandiri UIN SGD Bandung Capai 1.603 Orang

    BANDUNG, (WN.net) – Pendaftar pada hari pertama penerimaan mahasiswa baru (PMB) UIN SGD Bandung melalui jalur Ujian Mandiri (UM) mencapai 1.603 orang. "Jumlah itu sejak dibuka pendaftaran pada 11 Juni 2019 ...

  • Pendidikan
    13 Juni 2019 | 14:19 WIB

    Dosen UIN SGD Jadi Mitra Pendamping Desa Sejahtera Astra Internasional

    BANDUNG, (WN.net) -- Lia Kamelia, S.Si., MT, dosen Fakultas Sains dan Teknologi  (FST) UIN SGD Bandung, beserta tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ( LP2M) terpilih ...

  • Pendidikan
    28 Mei 2019 | 15:30 WIB

    6.240 Peserta Ikuti Tes UMPTKIN 2019

    BANDUNG, (WN.net) -- Sebanyak 6.240 peserta mengikuti tes Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) 2019 yang digelar di lingkungan UIN SGD Bandung, Selasa (28/05/2018). Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. ...

  • Pendidikan
    24 Mei 2019 | 09:40 WIB

    FSH UIN SGD Gelar Workshop Penulisan Artikel Internasional

    BANDUNG, (WN.net) --  Upaya mempercepat Guru Besar dan membudayakan  tridharma perguruan tinggi, setiap dosen memiliki kewajiban dan tuntuan dari pemerintah untuk melakukan publikasi ilmiah dalam jurnal bereputasi. Pernyataan itu disampaikan Rektor ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net