SOREANG, (WN.net) -- Pasar Ikan Modern (PIM) Sabilulungan Kabupaten Bandung akan segera diresmikan oleh Presiden Jokowi. Menurut Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Kabupaten Bandung, H. Marlan, PIM Sabilulungan ini akan diresmikan sekitar Oktober 2019.
"Rencanamya diresmikan April lalu, namun karena belum rampung dan karena pemilu, jadi peresmian diundur dan akan dilaksanakan Oktober oleh presiden," kata Marlan, saat acara "Ngawangkong Bari Ngopi" di areal PIM Sabilulungan, Gading Tutuka, Desa Cingcin, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (27/6).
PIM Sabilulungan sekitar 100 persen rampung, menurut Marlan, diharapkan bisa berjalan sesuai harapan. Pasar ikan modern berlantaj dua ini bisa menampung sekitar 280 pedagang/lapak ikan dengan berbagai jenis ikan dan produk makanan dari ikan.
"Para pedagang yang sudah didata lebih dari 240 orang, mereka juga nantinya dilatih bagaimana cara memasarkan dan memelihara ikan agar tidak bau amis," jelas Marlan.
PIM Sabilulngan, kata Marlan, diharapkan bisa menampung sekitar 30 ton ikan per hari dengan berbagai jenis ikan, baik ikan air tawar atau ikan laut. Ikan tersebut akan dipasok dari berbagai daerah, terutama Jawa Barat, seperti untuk ikan air tawar dari Kabupaten Bandung, Sumedang, dan Subang. Sedangkan ikan laut, akan dipasok dari Jawa Barat wilayah Selatan dan Utara, seperti Garut, Cianjur, Sukabumi, Indramayu, dan Cirebon
PIM ini merupakan pasar ikan modern ke dua di Indonesia setelah pasar ikan Muara Baru, Jakarta. Menurut Marlan, PIM Sabilulungan dilengkapi juga dengan cool storage untuk penyimpanan ikan.
"Pasar ikan ini dilengkapi ‘kulstor’ untuk menyimpan ikan, apabila ikannya tidak habis itu bisa disimpan di cool storage. Juga dilengkapi ‘ipan’ yang dibangun untuk mengolah bau dari ikan dengan sistem mikroba," katanya didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung, H. Dadang Hermawan.
Saat ini, lanjut Marlan, pihaknya sudah menerima 240 pedagang yang mendaftar, 100 pendaftar di antaranya sudah lolos seleksi.* deddyra
