Wibawa News


  • 28 Juni 2019 | 09:27 WIB
  • 00019 Kali Dilihat

PIM Sabilulungan Tampung 30 Ton Ikan Segar

 PIM Sabilulungan Tampung 30 Ton Ikan Segar
Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Kabupaten Bandung, H. Marlan, bersama Kepala Dinas Pangan dan Perikanan saat "Ngawangkong Bari Ngopi" kaitan Pasar Ikan Modern Sabilulungan, di Areal PIM, Jalan Gading Tutuka, Desa Cingcin, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis. (27/6).* deddyra

SOREANG, (WN.net) -- Pasar Ikan Modern (PIM) Sabilulungan Kabupaten Bandung akan segera diresmikan oleh Presiden Jokowi. Menurut Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Kabupaten Bandung, H. Marlan, PIM Sabilulungan ini akan diresmikan sekitar Oktober 2019.

"Rencanamya diresmikan April lalu, namun karena belum rampung dan karena pemilu, jadi peresmian diundur dan akan dilaksanakan Oktober oleh presiden," kata Marlan, saat acara "Ngawangkong Bari Ngopi" di areal PIM Sabilulungan, Gading Tutuka, Desa Cingcin, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (27/6).

PIM Sabilulungan sekitar 100 persen rampung, menurut Marlan, diharapkan bisa berjalan sesuai harapan. Pasar ikan modern berlantaj dua ini bisa menampung sekitar 280 pedagang/lapak ikan dengan berbagai jenis ikan dan produk makanan dari ikan.

"Para pedagang yang sudah didata lebih dari 240 orang, mereka juga nantinya dilatih bagaimana cara memasarkan dan memelihara ikan agar tidak bau amis," jelas Marlan.

PIM Sabilulngan, kata Marlan, diharapkan bisa menampung sekitar 30 ton ikan per hari dengan berbagai jenis ikan, baik ikan air tawar atau ikan laut. Ikan tersebut akan dipasok dari berbagai daerah, terutama Jawa Barat, seperti untuk ikan air tawar dari Kabupaten Bandung, Sumedang, dan Subang. Sedangkan ikan laut, akan dipasok dari Jawa Barat wilayah Selatan dan Utara, seperti Garut, Cianjur, Sukabumi, Indramayu, dan Cirebon

PIM ini merupakan pasar ikan modern ke dua di Indonesia setelah pasar ikan Muara Baru, Jakarta. Menurut Marlan,  PIM Sabilulungan dilengkapi juga dengan cool storage untuk penyimpanan ikan.

"Pasar ikan ini dilengkapi ‘kulstor’ untuk menyimpan ikan, apabila ikannya tidak habis itu bisa disimpan di cool storage. Juga dilengkapi ‘ipan’ yang dibangun untuk mengolah bau dari ikan dengan sistem mikroba," katanya didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung, H. Dadang Hermawan.

Saat ini, lanjut Marlan, pihaknya sudah menerima 240 pedagang yang mendaftar, 100 pendaftar di antaranya sudah lolos seleksi.* deddyra

 

Berita Lainnya

  • Pemerintahan
    03 Juli 2019 | 18:47 WIB

    Rapat Paripurna, Bupati Laporkan Pertanggujawaban PPBD 2018

    SOREANG, (WN.net) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, kembali melakukan Rapat Paripurna membahas tentang Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bandung tahun anggaran ...

  • Pemerintahan
    29 Juni 2019 | 06:17 WIB

    Sejumlah Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Dilantik

    SOREANG, WN.net -- Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, memastikan tidak ada jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung. Untuk menduduki suatu jabatan, kata Dadang, seorang aparatur sipil ...

  • Pemerintahan
    28 Juni 2019 | 09:32 WIB

    2024, Kab. Bandung Butuh Sejuta Rumah

    SOREANG, (WN.net) -- Hingga tahun 2024 Kabupaten Bandung membutuhkan 1.050.000 unit rumah, sementara sampai 2014 ketersediaan rumah sudah mencapai 706.651 unit. “Berdasarkan analisis kebutuhan dan penanganan perumahan kawasan permukiman, terdapat backlog ...

  • Pemerintahan
    26 Juni 2019 | 09:30 WIB

    Disnakan KBB Layani Kesehatan Hewan Sampai ke Rumah-rumah

    KBB, (WN.net) -- Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara kontinu  melakukan pelayanan kesehatan terhadap hewan peliharaan. Bahkan pelayanan dilakukan ke rumah-rmnah sesuai pengaduan masyarakat. Pelayanaan kesehatan hewan ini ...

  • Pemerintahan
    24 Juni 2019 | 23:33 WIB

    Cegah Longsor, Pemkab Bandung Coba Teknologi Polimer

    SOREANG, (WN.net) --  Mengantisipasi tanah longsor di musim penghujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung akan menggunakan teknologi Polimer. Cairan yang dapat berfungsi mengeraskan tanah gembur tersebut, akan coba diterapkan di beberapa ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net