Wibawa News


  • 24 Juni 2019 | 23:33 WIB
  • 00024 Kali Dilihat

Cegah Longsor, Pemkab Bandung Coba Teknologi Polimer

 Cegah Longsor, Pemkab Bandung Coba Teknologi Polimer
Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, saat Eco Touring Gerakan Bulan Menanam di Jalan Raya Cukul Desa Sukaluyu Kecamatan Pangalengan, Sabtu (23/6/2019).

SOREANG, (WN.net) --  Mengantisipasi tanah longsor di musim penghujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung akan menggunakan teknologi Polimer. Cairan yang dapat berfungsi mengeraskan tanah gembur tersebut, akan coba diterapkan di beberapa titik rawan pergerakan tanah.
“Untuk memperkeras tanah gembur menjadi cadas itu ada teknologi polimer, sejenis cairan yang bisa menahan tanah di daerah-daerah tebing agar meminimalisir risiko longsor,” ungkap Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, di sela-sela giat Eco Touring Gerakan Bulan Menanam di Jalan Raya Cukul, Desa Sukaluyu, Kecamatan Pangalengan, Sabtu (23/6/2019).
Pengaplikasian teknologi polimer melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung, akan dilakukan pada musim kemarau seperti saat ini.

“Teknologi ini akan diupayakan di daerah-daerah rawan longsor pada musim kemarau seperti sekarang, sehingga saat memasuki musim hujan lahan-lahan kritisnya diharapkan sudah mengeras,” terang Bupati.
Meskipun cairan tersebut mengeraskan tanah, namun memiliki kelebihan, yaitu tanaman akan tetap tumbuh.

“Dengan polimer, meskipun tanahnya diperkeras seperti batu, tapi tanaman tetap jadi,” tambahnya.
Pada Gerakan Bulan Menanam kali ini dipilih Cukul, yang tengah viral di media sosial sebagai tempat wisata _sunrise point_, dan juga dikenal rawan longsor. Ia diiringi jajaran Pemkab Bandung, mengendarai sepeda motor dari rumah jabatannya di Soreang hingga ke lokasi penanaman.
“Cukul merupakan potensi besar yang dimiliki Kabupaten Bandung, tentunya harus kita jaga bersama. Hari ini kita ada gerakan menanam, baru saja kita tanam di tebing-tebing yaitu jenis pohon eukaliptus dan nangka,” lanjut Bupati, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung, Asep Kusumah.
Melalui DLH, pihaknya terus mendorong upaya pengadaan bibit pohon untuk ditanami di daerah rawan longsor serta lahan kritis.

“Hari ini baru simbolis 100 pohon. Kalau masih diperlukan akan kita siapkan eukaliptus, alpukat, nangka, enau/aren. dan angsret. Untuk memperindah kawasan wisata Cukul, saya sarankan pohon yang berbunga. Tanam tabebuya atau sakuranya daerah tropis, tentu bakal menarik lebih banyak lagi pengunjung,” imbuh Dadang.* deddyra

Berita Lainnya

  • Pemerintahan
    29 Juni 2019 | 06:17 WIB

    Sejumlah Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Dilantik

    SOREANG, WN.net -- Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, memastikan tidak ada jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung. Untuk menduduki suatu jabatan, kata Dadang, seorang aparatur sipil ...

  • Pemerintahan
    28 Juni 2019 | 09:32 WIB

    2024, Kab. Bandung Butuh Sejuta Rumah

    SOREANG, (WN.net) -- Hingga tahun 2024 Kabupaten Bandung membutuhkan 1.050.000 unit rumah, sementara sampai 2014 ketersediaan rumah sudah mencapai 706.651 unit. “Berdasarkan analisis kebutuhan dan penanganan perumahan kawasan permukiman, terdapat backlog ...

  • Pemerintahan
    28 Juni 2019 | 09:27 WIB

    PIM Sabilulungan Tampung 30 Ton Ikan Segar

    SOREANG, (WN.net) -- Pasar Ikan Modern (PIM) Sabilulungan Kabupaten Bandung akan segera diresmikan oleh Presiden Jokowi. Menurut Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Kabupaten Bandung, H. Marlan, PIM Sabilulungan ini akan diresmikan ...

  • Pemerintahan
    26 Juni 2019 | 09:30 WIB

    Disnakan KBB Layani Kesehatan Hewan Sampai ke Rumah-rumah

    KBB, (WN.net) -- Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara kontinu  melakukan pelayanan kesehatan terhadap hewan peliharaan. Bahkan pelayanan dilakukan ke rumah-rmnah sesuai pengaduan masyarakat. Pelayanaan kesehatan hewan ini ...

  • Pemerintahan
    24 Juni 2019 | 12:23 WIB

    Dadang Naser: Mepertahankan WTP, Kinerja Esekutif dan Legislatif Harus Tepat Waktu

    SOREANG, (WN.net) -- Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, mengatakan Kabupaten Bandung untuk ke tiga kalinya kembali mendapatkan opini wajar tanpa pengecuali (WTP). Artinya, toleransi tentang administrasi keungan minim dari ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net