Wibawa News


  • 26 Juni 2019 | 09:30 WIB
  • 00060 Kali Dilihat

Disnakan KBB Layani Kesehatan Hewan Sampai ke Rumah-rumah

 Disnakan KBB Layani Kesehatan Hewan Sampai ke Rumah-rumah
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan KBB, Undang Husni Tamrin, dan Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Wiwin.

KBB, (WN.net) -- Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara kontinu  melakukan pelayanan kesehatan terhadap hewan peliharaan. Bahkan pelayanan dilakukan ke rumah-rmnah sesuai pengaduan masyarakat.

Pelayanaan kesehatan hewan ini dilakukan setiap tahun, bukan saja pada event atau acara rangkaian Hari Jadi KBB, tapi dilakukan secara terus-menerus di luar itu. 

"Kami selalu mengadakan pelayanan kesehatan hewan kesayangan milik masyarakat Bandung Barat, seperti di Kota Baru Parahyangan dan perumahan-perumahan,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan KBB , Undang Husni Tamrin, Selasa (25/6/2019).

Menurutnya, petugas lapangan selalu datang ketika ada aduan dari masyarakat yang meminta pelayanan.

"Kita sudah menyiapkan contack cente., Masyarakat bisa melakukan aduan melalui contack center dan media sosial,” ujar Undang

Undang menyebutkan, pihaknya selain melayani masyarakat di tempat-tempat tertentu, atau bisa datang juga ke rumah ketika dimintai pelayanan. Rata-rata yang mereka minta pencegahan dan penanggulangan penyakit hewan dan vaksin agar tidak berkutu.

Sampai saat ini, kata Undang, ada sembilan dokter hewan dan empat belas paramedis yang sudah disiapkan untuk menangani penyakit hewan.

Alhamdulillah respon dari masyarakat Bandung Barat yang memiliki hewan kesayangan cukup antusias dan  proaktif dalam meminta pelayanan kesehatan hewan,” jelasnya
Hewan yang mereka bawa untuk ditangani, kata Unang, di antaranya anjing, kucing, musang, monyet agar terhindar dari penyakit hewan, seperti rabies. Dengan pencegahan ini, hewan bebas dari penyakit yang dapat menular terhadap manusia.
Selain hewan  bukan budidaya, Dinas Perikanaan dan Peternakan secara intensif memverifikasi hewan ternak lainnya yang masuk dari luar daerah dan keluar dari daerah Bandung Barat, seperti hewan sapi.
Verifikasi itu bertujuan  mengecek kesehatan sapi tersebut, sehingga sapi yang masuk dan keluar tidak terjangkit penyakit.

“Sapi yang masuk dari daerah lain ke Bandung Barat dan sapi yang keluar Bandung Barat kita cek kesehatannya, sehingga tidak membawa penyakit. Mmasyarakat yang akan mengonsumsi dagingnya juga dijamin aman dari penyakit.” pungkas Undang.* buhori/dr

Berita Lainnya

  • Pemerintahan
    03 Juli 2019 | 18:47 WIB

    Rapat Paripurna, Bupati Laporkan Pertanggujawaban PPBD 2018

    SOREANG, (WN.net) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung, kembali melakukan Rapat Paripurna membahas tentang Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bandung tahun anggaran ...

  • Pemerintahan
    29 Juni 2019 | 06:17 WIB

    Sejumlah Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Dilantik

    SOREANG, WN.net -- Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, memastikan tidak ada jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung. Untuk menduduki suatu jabatan, kata Dadang, seorang aparatur sipil ...

  • Pemerintahan
    28 Juni 2019 | 09:32 WIB

    2024, Kab. Bandung Butuh Sejuta Rumah

    SOREANG, (WN.net) -- Hingga tahun 2024 Kabupaten Bandung membutuhkan 1.050.000 unit rumah, sementara sampai 2014 ketersediaan rumah sudah mencapai 706.651 unit. “Berdasarkan analisis kebutuhan dan penanganan perumahan kawasan permukiman, terdapat backlog ...

  • Pemerintahan
    28 Juni 2019 | 09:27 WIB

    PIM Sabilulungan Tampung 30 Ton Ikan Segar

    SOREANG, (WN.net) -- Pasar Ikan Modern (PIM) Sabilulungan Kabupaten Bandung akan segera diresmikan oleh Presiden Jokowi. Menurut Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Kabupaten Bandung, H. Marlan, PIM Sabilulungan ini akan diresmikan ...

  • Pemerintahan
    24 Juni 2019 | 23:33 WIB

    Cegah Longsor, Pemkab Bandung Coba Teknologi Polimer

    SOREANG, (WN.net) --  Mengantisipasi tanah longsor di musim penghujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung akan menggunakan teknologi Polimer. Cairan yang dapat berfungsi mengeraskan tanah gembur tersebut, akan coba diterapkan di beberapa ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net