Wibawa News


  • 01 Agustus 2019 | 13:51 WIB
  • 00054 Kali Dilihat

Siswi RA Tewas Terjepit Gerbang Sekolah

 Siswi RA Tewas Terjepit Gerbang Sekolah

MARGAHAYU, (WN.net) - Malang nasib siswi Raudhatul Athfal (RA) Yayasan Al-Haq Jalan Manglid, Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung. Syakira (6) siswi RA ini tewas terjepit gerbang otomatis kampus sekolah milik Yayasan yang mengelola satuan pendidikan dari tingkat Diniyah Awaliyah (DA), Raudhatul Athfal (RA), dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Hinggga kemarin, pihak pengelola yayasan maupun orangtua korban belum bisa dimintai keterangan. 

Keterangan yang berhasil dihimpun,  perisitiwa itu terjadi Selasa (30/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban saat itu hendak jajan ke kantin sekolah usai bubaran dari kelas, sekitar pukul 11.00 WIB . Kantin tersebut berada di areal kampus MI dan MTs, sedangkan kelas RA sendiri terpisah berada di luar gerbang.

Menurut salah seorang warga, anak tersebut sudah diperingatkan bahwa gerbang yang dibuka tutup dengan secara otomatis itu akan tertutup. Entah bagaimana persis kejadiannya, yang jelas anak tersebut ketahuan sudah terjepit kepalanya. 

Warga dan pegawai sekolah segera menolong korban dan beberapa saat datang petugas.kepolisian dari Polsek Margahayu, Polres Bandung. Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke rumah sakit oleh pegawai sekolah, namun diperjalanan nyawa korban tidak tertolong.

Peristiwa itu kini masih dalam.penyelidikan pihak kepolisian. Kepada wartawan, Kasatreskrim Polres Bandung, AKP Firman Taufik, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, pihak keluarga tidak akan melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. 

“Berdasarkan hasil pemantauan CCTV, itu memang bukan menjadi sebuah kesalahan, tetapi sebuah musibah. Dari pihak keluarga pun sudah menyatakan ini musibah,” terangnya, Rabu (31/7/2019).

Firman melanjutkan, korban sempat mendapat penanganan medis. Namun, korban dinyatakan meninggal saat dilarikan ke RS Lanud Sulaiman.

“Untuk lukanya belum bisa kita pastikan, karena saat kita ke TKP dan ke rumah korban, korban sudah dipersiapkan untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Diduga, gerbang sekolah tersebut tutup buka dengan menggunakan tenaga listrik otomatis, namun tidak menggunakan sensor sehingga jika ada benda yang lewat saat pintu akan menutup tidak secara otomatis berhenti. Padahal gerbang tersebut terbuat dari baja yang sangat berat.

Menurut sebuah sumber, pintu gerbang tersebut belum lama dipasangi alat penutup otomatis dengan menggunakan motor (dinamo) listrik. Beberapa orangtua siswa menyayangkan kejadian tersebut, seraya berkomentar bahwa sebaiknya gerbang tersebut tidak usah ditutup buka dengan mekanik. Lebih baik digembok, dan untuk akses keluar masuk menggunakan pintu kecil. Warga menyarankan agar pintu gerbang sebaiknya manual saja atau menggunakan tenaga satpam.* deddy

Berita Lainnya

  • Peristwa
    01 Agustus 2019 | 12:22 WIB

    LSM GMBI Unjuk Rasa, Minta IPAL Cisirung Diambil Alih Pemkab

    SOREANG, (WN.net) -- Ratusan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) melakukan aksi unjuk rasa ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, di Soreang, Selasa (30/7). Aksi mereka yang ...

  • Peristwa
    23 Juli 2019 | 19:37 WIB

    Kekeringan Makin Meluas, Pemkab Bandung Nyatakan Siaga Darurat

    SOREANG, (WN.net) -- Kemarau beberapa bulan terakhir ini telah berdampak pada meluasnya bencana kekeringan di Kabupaten Bandung. Dampak kekeringan tersebut tidak hanya mengakibatkan krisis air bersih di sejumlah wilayan, tapi ...

  • Peristwa
    20 Juli 2019 | 19:20 WIB

    Kemarau, Debit Beberapa Sumber Air PDAM Tirta Raharja Menurun

    SOREANG, (WN.net) -- Musim kemarau yang terjadi beberapa bulan terakhir ini, tidak saja berdampak pada krisis air bersih dan kekeringan lahan di sejumlah daerah, namun juga telah berdampak pada turunnya ...

  • Peristwa
    18 Juli 2019 | 09:08 WIB

    Lima Kios di Pasar Tradisional Citalem Hangus Terbakar

    CIPONGKOR, (WN.net) - Lima buah kios dan los di Pasar Tradisional Citalem, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, hangus terbakar, Rabu petang (17/7). Keempat kios dan los tersebut masing-masing kios/warung ...

  • Peristwa
    17 Juli 2019 | 02:24 WIB

    Tower Ilegal Meresahkan, Warga Datangi DPRD

    SOREANG, (WN,net) - Sejumlah warga Desa Sindangpanon, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Bandung, di Soreang, Senin (15/7).   Warga dari RW 14 ini  meminta DPRD untuk memfasilitasi agar tower ilegal ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net