BANDUNG, (WN.net) -- Sebagai kota yang Islami, Kota Bandung terus berupaya memberikan pelayanan yang maksimal di bidang religi. Tidak hanya di tempat ibadah warga Bandung mendengarkan tausiah, tetapi di dalam bus kota pun sudah tersedia. Saat ini Pemerintah Kota Bandung bekerja sama dengan Perum DAMRI dan Yayasan Amal Terbaik meresmikan Dai Bus Kota.
Peresmian yang dihadiri oleh Kepala Bagian Kesra yang diwakili Miftah, Kepala Bagian Sosialisasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Rizky, dan Manager Usaha DAMRI Kota Bandung, Giarno, ini dilakukan di Masjid Raya Bandung, Minggu (22/1).
Miftah menyampaikan, dai bus kota merupakan pelayanan dengan memberikan siraman rohani untuk penumpang di bus.
“Tujuannya, kita dalam perjalanan tidak bosan. Biasanya dalam kendaraan yang didengar itu musik. Nah sekarang kita berikan dakwah di dalam bus supaya penumpang merasakan suasana yang baru ketika dalam perjalanan,” jelasnya.
Menurut Miftah, ini merupakan target pihaknya agar penumpang bisa merasa nyaman dalam bus. Dalam waktu yang singkat, pendakwah memberikan tausiah yang singkat, padat, dan mudah dipahami.
“Mudah mudahan kegiatan dai bus kota ini terus berjalan. Ke depannya harus lebih semangat lagi, berikanlah dakwah yang menarik dan nilai Islaminya pun terus dikembangkan,” pesan Miftah.
Manager Usaha Perum DAMRI Kota Bandung menyampaikan, Perum DAMRI Kota Bandung mengoperasikan bus sebanyak 175 unit.
“Dengan jumlah bus yang cukup banyak ini, kita berikan ruang tausiah yang nyaman. Setiap bus kita berikan penceramah yang menyampaikan nilai nilai ke-Islaman,” jelasnya.
Lanjutnya, bus ini beroperasi meliputi beberapa trayek yang dilintasinya.
“Jadi masing-masing trayek ada yang 15 unit dan 20, itu bervariasi saja. Lihat situasi dan kondisi,” ujarnya.
Ada sebanyak 39 dai yang memberikan tausiah dalam bus kota ini.
“Jadwalnya tausiahnya setiap hari, hanya waktunya tidak ditentukan, baik pagi, siang, ataupun sore hari. Jadi berapa bulan atau beberapa tahun kita lihat perkembangannya. Mudah-mudahan program ini terus berkembang, sehingga Kota Bandung semakin Islami di bidang keagamaan,” pungkasnya.
Peresmian dai bus kota ini dilanjutkan dengan penyerahan SK dari DAMRI ke Yayasan Amal Terbaik. Seusai penyerahan, dilanjut dengan seluruh peserta dan tamu bersama sama dalam satu bus kota berkeliling sambil mendengarkan tausiah yang disampaikan Ustadz Soleh Muslim yang juga sebagai penulis buku “30 Ceramah di Dalam Bus”. * Diskominfo-PPID/wnn
