Wibawa News


  • 17 November 2015 | 10:06 WIB
  • 00517 Kali Dilihat

Teknologi Australia 'Leading', Pindad tak Kalah Bersaing

 Teknologi Australia 'Leading', Pindad tak Kalah Bersaing
Wagub Jabar, Deddy Mizwar mendamnpingi Menteri Perdagangan, Investasi, dan Industri Pertahanan Australia ke PT. Pindad Bandung. (Foto jabar.go.id)

BANDUNG (WN.net)--Produk alat pertahanan dari PT. Pindad mendapatkan apresiasi dari Australia.  Negeri Kangguru tersebut menyatakan ketertarikannya pada beberapa produk Pindad.

"Ada beberapa produk yang membuat kami tertarik. Di antaranya, kendaraan tempur macam Anoa," kata Hamilton Smith, South Australia Minister for Defence Industry, pada sela-sela kunjungannya ke PT. Pindad (Persero), Senin (16/11), seperti dirilis jabar.go.id.

Didesak soal kemungkinan Australia melakukan pembelian Anoa, Smith mengutarakan, pihaknya masih harus mendiskusikannya. Dia beralasan, terlalu dini untuk memutuskan hal
tersebut kendati dalam hal pertahanan, pihaknya memiliki sejumlah program. Di antaranya, memiliki anggaran besar, yang nilainya dapat mencapai miliaran dolar Australia.

"Kami siap bekerja sama dengan PT. Pindad, baik dalam hal sistem pertahanan maupun sistem dan teknologi. Untuk itu, kami menjajaki kemungkinan-kemungkinan kerjasama ini," tuturnya.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT. Pindad,  Ade Bagdja, mengakui Australia semakin tertarik dengan produk Pindad.

"Kami merespon positif skema kerja sama yang akan diajukan Australia," katanya.

Namun, Ade menyatakan hingga kini skema kerjasamanya belum ditentukan secara detail. Sejauh ini,  pihaknya dan Australia masih dalam tahap penjajakan. Kesepakatannya  masih bersifat MoU (nota kesepahaman). Pada dasarnya, skema kerjasamanya saling menguntungkan.

Ade tidak membantah skema tersebut membuka pintu pasar Australia. Ade mengemukakan, untuk itu, pihaknya terus dorong beberapa produk agar masuk pasar Australia, seperti SS-2.

"Saat ini kami masih melakukan elaborasi secara detail, apakah kerjasamanya dalam hal perdagangan produk atau alih teknologi. Soal teknologi, Australia, memang lebih leading. Tetapi, bukan berarti teknologi Pindad kalah oleh mereka," katanya.  * hariyawan

Berita Lainnya

  • Ekonomi
    11 Mei 2019 | 11:26 WIB

    Wabup Minta Izin Bagi Investor Jangan Dipersulit

    SOREANG, (WN.net) -- Wakil Bupati (Wabup) Bandung, H. Gun Gun Gunawan, mengimbau para investor yang akan berinvestasi di wilayah Kabupaten Bandung untuk memaksimalkan potensi daerah setempat. Hal itu disampaikan Gun Gun ...

  • Ekonomi
    11 April 2019 | 09:00 WIB

    Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Wisata Halal

    SOREANG, (WN.net) -- Kabupaten Bandung meraih penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan dari Kementerian Pariwisata. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan ...

  • Ekonomi
    01 Maret 2019 | 13:23 WIB

    Agus Makmur: PTSL Tidak Ada Unsur Politis

    SOREANG, (WN.net) -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H. Agus Makmur Santosa. S.Kom., MM., memastikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tidak ada unsur politis. Namun tidak menutupkemungkinan di ...

  • Ekonomi
    20 Februari 2019 | 09:08 WIB

    Bisnis Online di Kabupaten Bandung Cukup Marak

    SOREANG, (WN.net) - Bisnis melalui media online di Kabupaten Bandung saat ini terhitung cukup marak, baik berupa penjualan barang dan jasa atau kuliner, terutama usaha kecil menengah (UKM). Hal itu diakui ...

  • Ekonomi
    18 Februari 2019 | 14:47 WIB

    Harinya Cicilan Nasional, Adira Merdekakan Konsumen dari Utang

    BANDUNG, (WN.net) -- Salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, Adira Finance, kembali menggelar program menguntungkan bagi konsumennya bertajuk Harinya Cicilan Lunas (Harcilnas). “Konsumen kami anggap sebagai mitra. Lewat Harcilnas, kami ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net