BANDUNG, (WN.net)-- Ekonomi atau industri kreatif saat ini terus berkembang seiring dengan terbukanya berbagai peluang usaha dan kreativitas di masyarakat. Untuk menghadirkan industri ini ada berbagai langkah atau cara, yang dapat lebih menghidupkan kembali industri dan kreativitas secara berkesinambunagn di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, sehingga akan meningkatkan denyut nadi ekonomi masyarakat.
Dalam acara Diskusi Akhir Tahun dengan tema "Kebangkitan Industri Kreatif Jawa Barat Menuju Kancah Internasional" di Hotel Horison, Jl. Pelajar Pejuang Kota Bandung, Selasa (8/12), Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher), mengungkapkan ada 3 syarat untuk menghadirkan industri kreatif agar lebih maju dan berkembang.
"Untuk mengembangkan industri ada syaratnya. Pertama, pendidikan yang berkulitas, ke dua penguasaan teknologi yang lebih baik, dan ke tiga ada modal yang relatif mudah dan kuat. Itu tiga syarat untuk menghadirkan industri kreatif," ungkap Aher dalam sambutannya.
Aher menjelaskan, melalui pendidikan yang kuat akan hadir produktivitas yang terus berkembang, sehingga akan menghadirkan kreativitas dalam hal pengeloaan industri mulai dari hulu hingga hilir.
Selain itu, menurut Aher, dengan sentuhan kreativitas dan teknologi industri kreatif ini bisa menjadi industri paling mutakhir. Seperti industri software, animasi, juga fashion yang menurutnya perkembangan industri tersebut di Jabar, khususnya di Bandung dan Cimahi, sudah lebih unggul dibanding daerah lainnya di Indonesia.
"Coba lihat sekarang, di mana pun pilkada di Indonesia, itu kausnya dari Bandung. Band musik papan atas apa pun, itu orang Bandung. Kita ingin pertahankan ini," kata Aher, seraya mengatakan pihaknya awal tahun depan ingin membangun gedung kesenian semegah Music Hall di Melbourne, Australia.
Untuk itu, pada kesempatan ini Aher pun mengajak masyarakat serta semua pemangku kepentingan untuk mengembangkan industri kreatif secara khusus, karena hal tersebut akan melipatgandakan perekonomian.
Acara diskusi ini digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Gedung Sate bekerjasama dengan Humas Pemprov Jabar. Kepala Biro Humas Protokol dan Umum (HPU) Setda Provinsi Jabar, R. Ruddy Gandakusumah, mengatakan tujuan acara ini untuk medorong kesiapan masyarakat serta para pengusaha dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui kreativitas, terutama jelang PON dan Peparnas 2016 di Jabar.
"Tujuannya, pertama untuk mendorong kesiapan pengusaha dan masyarakat dalam rangka meningkatkan perekonomian dan industri kreatif menyongsong PON dan Peparnas. Ke dua, agar adanya sinergitas antara pengusaha, akademisi, pemerintah, serta pihak terkait lainnya. Ke tiga, agar ada keberpihakan kepada para pengusaha terutama para pelaku ekonomi kreatif," papar Ruddy.
Turut hadir sebagai narasumber pada acara diskusi ini, Deputi Bidang Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif RI, Hari Sungkari; Pembina dan Pakar Industri Ekonomi Kreatif, Poppy Rufaidah; dan Ketua Umum HIPMI Jabar, Jodi Janitra. * ajat dw
