BANDUNG, (WN.net) – Duta Besar Republik Kuba untuk Indonesia, Nirsia Castro Guevara; Direktur Kantor Dagang Peru di Indonesia, Juan Carlos Valdivia; dan Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Republik Suriname, Shefferon Kartawikromo, menyambangi Gedung Pakuan, Kota Bandung, untuk beraudiensi dengan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), Selasa sore (15/12).
Dalam pertemuan yang dihadiri pula para pejabat Kementerian Luar Negeri RI tersebut, terungkap rencana kerja sama antarnegara yang meliputi sektor kepariwisataan, kebudayaan, pendidikan, ekonomi, teknologi, kesehatan, peternakan, dan pertanian.
Menurut Aher, kerja sama ini didasari kondisi faktual negara di kawasan Asia, Afrika, termasuk di kawasan Amerika Latin, memiliki sumber daya alam sangat melimpah, tetapi sampai saat ini dari segi kemakmuran, negara di kawasan tersebut kalah oleh negara di kawasan Utara yang sumber daya alamnya di bawah negara di kawasan Selatan, termasuk Indonesia.
“Kita ‘kan bangsa di kasawan Selatan ini memiliki sumber daya alam yang sangat banyak, tapi mengapa kemakmuran kita ada di bawah bangsa-bangsa Utara yang sumber saya alamnya biasa-biasa saja,” ungkap Aher.
Aher mengatakan, negara-negara di kawasan Amerika Latin memiliki iklim yang sama seperti Indonesia, yaitu tropis. Karena itu, dari segi pertanian, negara tersebut menghasilkan berbagai produk buah-buahan yang sama seperti di Indonesia, khususnya Jabar yang memiliki beragam produk pertanian.
“Mereka menawarkan kerja sama pertanian, mereka jagoan di kentang dan alpukat, kita Jawa Barat juga memiliki produk pertanian yang berkualitas” katanya.
“Mereka bilang punya alpukat tanpa biji. Di Jabar, alpukat kita bijinya besar. Jadi menarik kalau kita bisa memindahkan alpukat di sana dengan alpukat di Jabar. Dampaknya luar biasa. Walaupun dengan sebatang pohon, tetapi kalau kerja sama ini dikelola secara baik akan saling menguntungkan,” tambah Aher.
Oleh karena itu, Gubernur Jabar menginstruksikan Kepala OPD terkait di lingkup Pemprov Jabar segera menjajaki kerja sama ini. Akan ditugaskan Kepala OPD segera berkomunikasi dengan kantor-kantor Duta Besar di Jakarta guna menjajaki kerja sama yang baik ini.
Selain itu, kata Aher, para Delegasi Amerika Latin tersebut menawarkan kerja sama dalam bidang kesehatan yang saat ini sedang dalam penjajakan intensif antara Biofarma Indonesia dengan Bio Cuba Farma.
“Mereka juga menawarkan kerja sama di pariwisata, pertanian, peternakan, termasuk juga bidang-bidang yang sesuai dengan negara berkembang seperti kita,” tutup Aher. * ajat dw
