Wibawa News


  • 11 Februari 2016 | 16:47 WIB
  • 00374 Kali Dilihat

Hadapi MEA, Jabar Masih Punya Banyak ‘Pekerjaan Rumah’

 Hadapi MEA, Jabar Masih Punya Banyak ‘Pekerjaan Rumah’
. Hj. Netty Prasetyani, sebagai Ketua Dekranasda Jabar menjadi pembicara utama pada acara seminar kadin di Kota Tasikmalaya dengan tema “MEA Peluang untuk Industri Kreatif” bertempat di Hotel Santika Tasikmalaya, Rabu (10/2). Ft humas pemprov jabar

TASIKMALAYA, (WN.net) -- Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat, Netty Heryawan, mengatakan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Jabar tidak khawatir, terutama jika kita sudah mempunyai kesiapan, baik dari pelaku usaha dan peningkatan kualitas produk dibarengi kreativitas.

Netty menyoroti masih ada beberapa hal yang menjadi ‘pekerjaan rumah’ para pelaku usaha di Jabar, seperti  lemahnya  daya saing SDM sehingga pekerja Indonesia kalah bersaing oleh pekerja negara Asean.

“Lemahnya  infrastruktur yang berdampak pada biaya, yang membuat produksi di Indonesia lebih tinggi dari negara ASEAN lain,” ujarnya pada Seminar di acara Pelantikan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan industri Indonesia (Kadin) Kota Tasikmalaya periode 2016-2020 dengan Tema "MEA Peluang untuk Industri Kreatif Tasikmalaya" di Hotel Santika Indonesia, Rabu (10/2).

Lemahnya kemudahan usaha, menurut Netty, dan lemahnya perlindungan HAKI sehingga produk Indonesia mudah ditiru di luar tanpa royalti, juga menjadi masalah yang krusial.

“Perlindungan konsumen dan produk tidak sesuai standar nasional Indonesia (krusial seperti halal/haram), juga menjadi ‘PR’ berikutnya,” katanya 

"Saya juga sekaligus sebagai Ketua TP PKK dan P2TP2A Provinsi Jabar mengkhawatirkan dampak sosial dan budaya selain dampak ekonomi dengan adanya MEA ini, karena dengan banyaknya permasalahan sosial dan adanya proses akulturasi di masyarakat seperti LGBT dan akan meningkatnya kembali human trafficking," paparnya.

"Untuk melakukan pelatihan dalam meningkatkan kualitas dari produk dan menciptakan kreativitas pengrajin terus berkarya bernilai jual, sehingga dapat menghasilkan pelaku usaha 300 pelaku usaha baru yang lebih berkualitas," tambahnya.

Ketua Kadin Jabar, Agung S. Sutisno, berharap digantikannya kepengurusan yang baru ini akan membuat Kadin lebih eksis di Kota Tasikmalaya akan lebih meningkat dengan adanya dukungan dari pemerintah dalam meningkatkan dan mengembangkan produk unggul lokal bagi para pengrajin.

Acara dihadiri oleh Ketua Kadin Jabar, Agung S. Sutisno; Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Deni Yunizar (terpilih periode 2016-2020); Ketua Kadin Demisioner Wahyu Trirahmadi; FKPD Kota Tasikmalaya; dan LP3E Kadin Indonesia, Prof. Ina Primiana. * ajat dw

Berita Lainnya

  • Ekonomi
    11 Mei 2019 | 11:26 WIB

    Wabup Minta Izin Bagi Investor Jangan Dipersulit

    SOREANG, (WN.net) -- Wakil Bupati (Wabup) Bandung, H. Gun Gun Gunawan, mengimbau para investor yang akan berinvestasi di wilayah Kabupaten Bandung untuk memaksimalkan potensi daerah setempat. Hal itu disampaikan Gun Gun ...

  • Ekonomi
    11 April 2019 | 09:00 WIB

    Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Wisata Halal

    SOREANG, (WN.net) -- Kabupaten Bandung meraih penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan dari Kementerian Pariwisata. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan ...

  • Ekonomi
    01 Maret 2019 | 13:23 WIB

    Agus Makmur: PTSL Tidak Ada Unsur Politis

    SOREANG, (WN.net) -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H. Agus Makmur Santosa. S.Kom., MM., memastikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tidak ada unsur politis. Namun tidak menutupkemungkinan di ...

  • Ekonomi
    20 Februari 2019 | 09:08 WIB

    Bisnis Online di Kabupaten Bandung Cukup Marak

    SOREANG, (WN.net) - Bisnis melalui media online di Kabupaten Bandung saat ini terhitung cukup marak, baik berupa penjualan barang dan jasa atau kuliner, terutama usaha kecil menengah (UKM). Hal itu diakui ...

  • Ekonomi
    18 Februari 2019 | 14:47 WIB

    Harinya Cicilan Nasional, Adira Merdekakan Konsumen dari Utang

    BANDUNG, (WN.net) -- Salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, Adira Finance, kembali menggelar program menguntungkan bagi konsumennya bertajuk Harinya Cicilan Lunas (Harcilnas). “Konsumen kami anggap sebagai mitra. Lewat Harcilnas, kami ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net