Wibawa News


  • 12 Februari 2016 | 19:47 WIB
  • 00371 Kali Dilihat

Netty: Aspek Sosial dan Budaya Penting dalam MEA

 Netty: Aspek Sosial dan Budaya Penting dalam MEA
Ketua Dekranasda Jabar, Hj. Netty Prasetyani, bersama pengurus Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Jabar di Galery Batik Hasan, Jalan Cigadung Bandung, Kamis, (11/2). Ft humas pemprov jabar

BANDUNG, (WN.net) -- Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat, Netty Heryawan, mengatakan Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Jabar merupakan salah satu andalan dalam perjalanan perkembangan ekonomi di Jabar.

"Saya mengapresiasi adanya acara ini sebagai bentuk kepedulian terhadap produk lokal unggulan Jabar dengan terus membangun kesadaran di tengah masyarakat mengenai Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)  untuk mencintai dan menggunakan produk lokal," kata Netty saat menghadiri Tea Morning Bincang-bincang Santai Tentang Kerajinan di Era MEA bersama pelaku usaha bordir, batik, handicraft, dan aksesoris yang tergabung dalam Asephi Jabar di Galeri Batik Hasan, Kamis (11/2).

Agar produk lokal kita berkembang, kata Netty, kita harus mampu meningkatkan sumber daya manusia dengan melakukan pelatihan-pelatihan, sehingga hard skill, kemampuan bahasa asing, interpersonal skill, attitude, dan pendidikan yang memadai menjadi modal besar menghadapi bangsa asing. Dibarengi karakter dan budaya yang menjadi ciri khas tersendiri dengan produk yang dihasilkan, serta pentingnya strategi pemasaran kepada masyarakat.

Akhirnya, Netty menegaskan MEA bukan saja menyasar aspek ekonomi tetapi penting diperhatikan juga aspek sosial dan budaya. Kedua aspek tersebut berkaitan utamanya bagi ketahanan keluarga dengan dibentengi melalui membangun antibodi dan imunitas yang kuat, sehingga tidak akan tergerus oleh arus budaya luar dan dapat menurunkan permasalahan sosial yang tengah ada di masyarakat, seperti perdagangan orang dan kekerasan.

Ketua Asephi Jabar, Hedi Yamasari, menuturkan kegiatan ini merupakan sarana berbagi pengalaman pelaku usaha berpengalaman dalam produksi dan pemasaran produk.

“Kita selalu bersama-sama saling memotivasi dan mendukung untuk selalu berusaha menghasilkan produk dengan meningkatkan kualitas dan terus berinovasi. Ada k  400 pelaku usaha yang tergabung dalam Asephi Jabar dan untuk menjadi anggota Asephi Jabar, syaratnya yaitu produk yang dihasilkan haruslah 60% berbahan baku lokal agar masyarakat lebih mengenal dan mencintai produk daerahnya dengan baik,” tambahnya. * ajat dw

Berita Lainnya

  • Ekonomi
    11 Mei 2019 | 11:26 WIB

    Wabup Minta Izin Bagi Investor Jangan Dipersulit

    SOREANG, (WN.net) -- Wakil Bupati (Wabup) Bandung, H. Gun Gun Gunawan, mengimbau para investor yang akan berinvestasi di wilayah Kabupaten Bandung untuk memaksimalkan potensi daerah setempat. Hal itu disampaikan Gun Gun ...

  • Ekonomi
    11 April 2019 | 09:00 WIB

    Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Wisata Halal

    SOREANG, (WN.net) -- Kabupaten Bandung meraih penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan dari Kementerian Pariwisata. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan ...

  • Ekonomi
    01 Maret 2019 | 13:23 WIB

    Agus Makmur: PTSL Tidak Ada Unsur Politis

    SOREANG, (WN.net) -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H. Agus Makmur Santosa. S.Kom., MM., memastikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tidak ada unsur politis. Namun tidak menutupkemungkinan di ...

  • Ekonomi
    20 Februari 2019 | 09:08 WIB

    Bisnis Online di Kabupaten Bandung Cukup Marak

    SOREANG, (WN.net) - Bisnis melalui media online di Kabupaten Bandung saat ini terhitung cukup marak, baik berupa penjualan barang dan jasa atau kuliner, terutama usaha kecil menengah (UKM). Hal itu diakui ...

  • Ekonomi
    18 Februari 2019 | 14:47 WIB

    Harinya Cicilan Nasional, Adira Merdekakan Konsumen dari Utang

    BANDUNG, (WN.net) -- Salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, Adira Finance, kembali menggelar program menguntungkan bagi konsumennya bertajuk Harinya Cicilan Lunas (Harcilnas). “Konsumen kami anggap sebagai mitra. Lewat Harcilnas, kami ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net