Wibawa News


  • 04 Mei 2016 | 08:43 WIB
  • 00264 Kali Dilihat

Produk UMKM Harus Bermutu Ekspor

 Produk UMKM Harus Bermutu Ekspor

SOREANG, (WN.net) -- Meski bermodalkan kecil, produk yang dihasilkan pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) tetap harus memperhatikan mutu yang baik sehingga mampu menembus pasaran luar negeri. Hal itu mesti dilakukan, karena menurut penilaian Bupati Bandung, H. Dadang Mochamad Naser, S.H, S.IP, M.IPol tingkat persaingan usaha semakin ketat.
"Barang dagangan sekarang ini sudah tersebar di mana-mana, namun pembeli tetap akan memilih barang yang kualitasnya bagus dengan harga yang terjangkau," tegas Dadang Mochamad Naser ketika membuka Temu Bisnis UMKM dengan Buyer di Gedung Moch. Toha Soreang, Rabu (27/04).

Pertemuan yang digagas Pemkab Bandung tersebut, dihadiri sejumlah pengusaha pasar swalayan dan 120 pelaku UMKM yang bergerak di bidang konveksi, handycraft, dan olahan makanan. Turut hadir Wakil Deputy NACCIMA (Nigeria Association of Chambers of Commerce Industry Mines and Agriculture), Mr. Hon Chidi Nkem Aruoma, yang tertarik pada produk olahan makanan asal Kabupaten Bandung.

Diberlakukannya pasar bebas ASEAN, kata Dadang Naser, telah membuka peluang sekaligus tantangan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produksinya agar mampu bersaing di pasaran luar negeri.

"Untuk menembus pasaran luar negeri ini, pelaku UMKM harus memiliki jiwa kompetitif dan kreatif menciptakan produk yang mampu menarik calon pembeli," tambahnya.

Berbagai langkah yang telah ditempuh Pemkab Bandung untuk membantu para pelaku UMKM, di antaranya pembentukan pusat pengembangan usaha kecil dan mikro, aplikasi interaktif komunitas kreatif (Apik Kreatif), metode penyelenggaraan penyuluhan partisipatif (MP3), KRPL Sabilulungan, penyediaan mobil kemasan dan penyediaan sistem aplikasi perizinan terpadu (Sarindu) berbasis smartphone.

Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Bandung, Popi Hopipah, menyebutkan kegiatan temu bisnis kali ini dimaksudkan untuk meningkatkan jejaring pemasaran para pelaku UMKM.

"Lebih penting adalah untuk mencari titik temu antara keinginan dan harapan kedua belah pihak dalam upaya meningkatkan pemasaran produk," kata Popi Hopipah.

Diakui Popi, 10 pasar swalayan di Kabupaten Bandung sejak beberapa tahun lalu telah menerima dan memasarkan berbagai produk olahan makanan yang dihasilkan pelaku UMKM. Berbagai varian makanan dan minuman, seperti abon jantung pisang, keripik peuyeum, dan minuman yang berbahan baku strawberi hasil olahan pelaku UMKM sudah beredar di sejumlah toserba.
Dijelaskan Popi, nilai ekspor yang dihasilkan Kabupaten Bandung pada tahun 2014 tercatat US $ 777.105.180,12 dengan volume sebesar 160.204.719,30 Kgm. Menginjak Tahun 2015 naik menjadi US $ 820.972.774,55 dengan volume 198.351.749,06 Kgm. Sebagian besar produk yang diekspor berupa coklat, katun, plastik, pakaian jadi, tas, serta alat kesehatan yang dikirim ke Kanada, Amerika Serikat, negara ASEAN, Korea Selatan, China, India di samping Pakistan. * deddyra

Berita Lainnya

  • Ekonomi
    11 Mei 2019 | 11:26 WIB

    Wabup Minta Izin Bagi Investor Jangan Dipersulit

    SOREANG, (WN.net) -- Wakil Bupati (Wabup) Bandung, H. Gun Gun Gunawan, mengimbau para investor yang akan berinvestasi di wilayah Kabupaten Bandung untuk memaksimalkan potensi daerah setempat. Hal itu disampaikan Gun Gun ...

  • Ekonomi
    11 April 2019 | 09:00 WIB

    Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Wisata Halal

    SOREANG, (WN.net) -- Kabupaten Bandung meraih penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan dari Kementerian Pariwisata. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan ...

  • Ekonomi
    01 Maret 2019 | 13:23 WIB

    Agus Makmur: PTSL Tidak Ada Unsur Politis

    SOREANG, (WN.net) -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H. Agus Makmur Santosa. S.Kom., MM., memastikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tidak ada unsur politis. Namun tidak menutupkemungkinan di ...

  • Ekonomi
    20 Februari 2019 | 09:08 WIB

    Bisnis Online di Kabupaten Bandung Cukup Marak

    SOREANG, (WN.net) - Bisnis melalui media online di Kabupaten Bandung saat ini terhitung cukup marak, baik berupa penjualan barang dan jasa atau kuliner, terutama usaha kecil menengah (UKM). Hal itu diakui ...

  • Ekonomi
    18 Februari 2019 | 14:47 WIB

    Harinya Cicilan Nasional, Adira Merdekakan Konsumen dari Utang

    BANDUNG, (WN.net) -- Salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, Adira Finance, kembali menggelar program menguntungkan bagi konsumennya bertajuk Harinya Cicilan Lunas (Harcilnas). “Konsumen kami anggap sebagai mitra. Lewat Harcilnas, kami ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net