Wibawa News


  • 17 Juni 2016 | 19:59 WIB
  • 00491 Kali Dilihat

Petugas Polres Bandung Berpakaian Adat Saat Menyidik

 Petugas Polres Bandung Berpakaian Adat Saat Menyidik
Kasat Reskrim Polres Bandung, AKP Niko Nandi Putra SH. SIK. MH. * ist.

SOREANG, (WN.net) -- Jangan heran bila saat ini petugas penyidik, khususnya di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bandung, menggunakan pakaian adat saat bertugas melakukan penyidikan.
Pasalnya, Kasat Reskrim Polres Bandung, AKP Niko Nandi Putra SH. SIK. MH., telah memerintahkan anggotanya untuk menggunakan pakaian adat saat bertugas.
"Ini atas perintah pimpinan juga bahwa setiap kesatuan di Kepolisian Republik Indonesia harus kreatif, sehingga polisi itu tidak terkesan angker," kata AKP Niko kepada wartawan saat buka bersama di Gadingtutuka, Soreang, kemarin petang.
Pakaian adat ini, tutur Niko, sengaja digunakan oleh petugas khusus di lingkungan Satserse. "Pakaian adat ini tidak hanya pakaian adat Sunda, tetapi kami akan menggunakan pakaian adat daerah lain, seperti ulos dan lainnya," tuturnya.
Pimpinan Polri telah mememerintahkan jajaran kepolisian seluruh Indonesia supaya kreatif, mampu mencari terobosan dalam menjalankan tugasnya.
"Tidak hanya pakaian adat, karena setiap kesatuan berbeda. Ada yang mengelola web, dan lain sebagainya. Polwan setiap apel menggunakan kebaya. Kami di Reskrim lebih pada pakaian adat agar tidak terkesan angker," kata AKP Niko.
Tujuannya, lanjut AKP Niko, selain polisi menjadi tidak terkesan angker, juga salah satu upaya jajarannya dalam melestarikan pakaian adat Indonesia yang saat ini sudah langka digunakan masyarakat Indoneia.
Pakaian adat ini, kata Niko, digunakan jajaran Satserse Polres Bandung sudah satu minggu. Pakaian yang digunakan berupa pakaian adat Sunda berupa pangsi lengkap dengan iket kepala serta alas kaki menggunakan sandal semacam sandal jepit.
Pakaian adat ini rencananya diganti setiap satu bulan sekali dengan pakaian adat daerah lain yang ada di Tanah Air. * deddy

Berita Lainnya

  • Hukum
    29 Maret 2019 | 20:29 WIB

    250 Pelajar Menjadi Duta Hukum dan HAM

    SOREANG,  (WN.net) -- Bupati Bandung, H. Dadang M, Naser, mengukuhkan 250 perwakilan pelajar setingkat SMA/SMK/MA/SMA-LB/sederajat, menjadi Forum Pelajar Sadar Hukum (FPSH) dan Duta Hukum – Hak Asasi Manusia (HAM), Tingkat ...

  • Hukum
    06 September 2018 | 16:35 WIB

    BPD dan FMPC Laporkan Kades Citalem ke KPK

    KBB, (WN.net) -- Badan Pemerintah Desa (BPD) dan Forum Masyarakat Peduli Citalem (FMPC) Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), melaporkan Kepala Desa Citalem, A. Mauludin, ke Komisi Pemberantasan ...

  • Hukum
    23 Mei 2018 | 14:21 WIB

    Wilayah PA Cimahi, Kasus Perceraian Tertinggi di Indonesia

    SOREANG, (WN.net) -- Fenomena yang satu ini tampaknya cukup mengejutkan juga. Pasalnya, ternyata kasus perceraian tertinggi di Indonesia terjadi di wilayah hukum Pengadilan Agama Cimahi. Fenomena kasus perceraian di wilayah ...

  • Hukum
    09 Mei 2016 | 19:24 WIB

    Aher dan Demiz Negatif Pakai Naroba

    BANDUNG, (WN.net) – Gubernur, Wagub, dan 208 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Senin (9/5) pagi menjalani tes urine mendadak di Gedung Sate – Kota Bandung. Kegiatan yang ...

  • Hukum
    09 April 2016 | 22:02 WIB

    11 PNS Kab. Bandung Dihukum Berat

    SOREANG, (WN.net) -- Sedikitnya 11 orang  Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemkab Bandung diberi sanksi berat. Empat orang di antaranya diberhentikan secara tidak hormat. Satu orang diturunkan pangkatnya setingkat ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net