Wibawa News


  • 04 Juli 2016 | 23:30 WIB
  • 00203 Kali Dilihat

Soal PON, Meski Kecewa, Bupati Legowo

 Soal PON, Meski Kecewa, Bupati Legowo
Bupati Bandung, Dadang M. Naser, menerima kunjungan PB PON XIX/ Jabar yang dipimpin oleh Sekretaris Umum Ahmad Hadadi dan Ketua Bidang Pertandingan Yudha M. Saputra di rumah dinas bupati di Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung, Soreang, Jumat (1/7) sore. * ist

BANDUNG, (WN.net) -- Terkait dengan keputusan mengenai pelaksanaan upacara pembukaan dan penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX yang berpindah dari Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung ke Stadion Utama Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pihak Panitia Besar PON sudah mendatangi Bupati Bandung, Dadang M. Naser, Jumat (1/7) sore.

Pertemuan yang berlangsung di rumah dinas bupati di Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung di Soreang itu, bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyampaikan secara langsung kepada Dadang M. Naser perihal pelaksanaan pembukaan dan penutupan PON XIX/2016 Jawa Barat. Rombongan PB PON dipimpin oleh Sekretaris Umum, Ahmad Hadadi, didampingi oleh Ketua Bidang Pertandingan Yudha M. Saputra, serta beberapa orang pengurus.

Menurut  Hadadi,  dirinya menyampaikan pesan dari Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mengenai pembatalan upacara pembukaan dan penutupan PON di Si Jalak Harupat dan dipindahkan lagi ke Stadion GBLA Kota Bandung.

"Dulu kami datang dan meminta izin pada Bupati Bandung mengenai opening dan closing ceremony dan sekarang ternyata tidak jadi, maka apa salahnya saya datang ke sini dengan cara yang baik pula," ujarnya.

Hadadi mengakui, perubahan lokasi itu telah melewati kajian, baik teknis maupun yuridis. Saat ini sedang dilakukan beberapa penyempurnaan, targetnya pada akhir Juli 2016 semua telah selesai. Gubernur Jabar juga telah menandatangani Surat Keputusan Pembukaan dan Penutupan PON XIX di GBLA.

Sementara itu, kata Hadadi, mengenai akses  jalan, telah didesain sedemikian rupa.

"Pemerintah Pusat, KONI Pusat, serta pihak istana negara mendorong agar dipindahkan. Sekaligus juga untuk  menjaga marwah dari Stadion Utama Gelora Bandung Lautan Api,” ujar Hadadi.

Pada kesempatan sama, Bupati Bandung Dadang Naser, legowo terhadap keputusan yang telah ditetapkan Gubernur Jabar mengenai pembukaan dan penutupan PON di GBLA.

"Kecewa sudah pasti ada, tapi saya tidak begitu saja diam dan akan adakan pameran dan bazar untuk menyemarakan gelaran PON karena di Kabupaten Bandung ada 11 cabang olahraga akan digelar," ucap Dadang. * ajat dw

BANDUNG, (WN.net) -- Terkait dengan keputusan mengenai pelaksanaan upacara pembukaan dan penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX yang berpindah dari Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung ke Stadion Utama Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pihak Panitia Besar PON sudah mendatangi Bupati Bandung, Dadang M. Naser, Jumat (1/7) sore.

Pertemuan yang berlangsung di rumah dinas bupati di Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung di Soreang itu, bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyampaikan secara langsung kepada Dadang M. Naser perihal pelaksanaan pembukaan dan penutupan PON XIX/2016 Jawa Barat. Rombongan PB PON dipimpin oleh Sekretaris Umum, Ahmad Hadadi, didampingi oleh Ketua Bidang Pertandingan Yudha M. Saputra, serta beberapa orang pengurus.

Menurut  Hadadi,  dirinya menyampaikan pesan dari Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mengenai pembatalan upacara pembukaan dan penutupan PON di Si Jalak Harupat dan dipindahkan lagi ke Stadion GBLA Kota Bandung.

"Dulu kami datang dan meminta izin pada Bupati Bandung mengenai opening dan closing ceremony dan sekarang ternyata tidak jadi, maka apa salahnya saya datang ke sini dengan cara yang baik pula," ujarnya.

Hadadi mengakui, perubahan lokasi itu telah melewati kajian, baik teknis maupun yuridis. Saat ini sedang dilakukan beberapa penyempurnaan, targetnya pada akhir Juli 2016 semua telah selesai. Gubernur Jabar juga telah menandatangani Surat Keputusan Pembukaan dan Penutupan PON XIX di GBLA.

Sementara itu, kata Hadadi, mengenai akses  jalan, telah didesain sedemikian rupa.

"Pemerintah Pusat, KONI Pusat, serta pihak istana negara mendorong agar dipindahkan. Sekaligus juga untuk  menjaga marwah dari Stadion Utama Gelora Bandung Lautan Api,” ujar Hadadi.

Pada kesempatan sama, Bupati Bandung Dadang Naser, legowo terhadap keputusan yang telah ditetapkan Gubernur Jabar mengenai pembukaan dan penutupan PON di GBLA.

"Kecewa sudah pasti ada, tapi saya tidak begitu saja diam dan akan adakan pameran dan bazar untuk menyemarakan gelaran PON karena di Kabupaten Bandung ada 11 cabang olahraga akan digelar," ucap Dadang. * ajat dw

Berita Lainnya

  • Olahraga
    13 April 2019 | 10:30 WIB

    30 Atlet Kabupaten Bandung Perkuat Jabar pada PON XX

    SOREANG, (WN.net) -- Sebanyak 30 atlet asal Kabupaten Bandung akan perkuat Jawa Barat (Jabar) pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, yang dilaksanakan di Jayapura Papua, pada 2020. Hal tersebut terungkap ...

  • Olahraga
    09 November 2018 | 08:00 WIB

    Komarudin: Ilmu Kepelatihan Olah Raga di Daerah Masih Jauh

    SOREANG, (WN.net) -- Ketua Program Studi (Prodi) Kependidikan Pelatihan Olah Raga Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Dr. Komarudin, M.Pd., mengatakan sumber daya manusia (SDM) pelatih di daerah terkait ilmu kepelatihan masih ...

  • Olahraga
    29 September 2018 | 11:36 WIB

    Kabupaten Bandung Targetkan 5 Besar di Porda Jabar XIII

    SOREANG, (WN.net) -- Kabupaten Bandung menargetkan lima besar pada Pekan Olah Raga Daerah (Porda) XIII Jawa Barat yang akan berlangsung di Kabupaten Bogor, 6 Oktober 2018. Target tersebut menurut Bupati Bandung, ...

  • Olahraga
    05 September 2018 | 08:44 WIB

    Atlet Peraih Medali di Asian Games 2018 Disambut Warga Kabupaten Bandung

    SOREANG, (WN) -- Atlit asal Kabupaten Bandung peraih medali pada Asian Games 2018 disàmbut ribuan warga, ormas, OKP, dan para pelajar, Selasa (4/9). Para atlit peraih emas, perak, dan atlit lain ...

  • Olahraga
    09 Agustus 2018 | 22:16 WIB

    JK Tinjau Kesiapan Asian Games Venue Si Jalak Harupat

    SOREANG, (WN.net) -- Wakil Presiden RI, H. Moh. Jusuf Kalla (JK), meninjau langsung kesiapan venue Si Jalak Harupat (SJH), Kutawaringin, Kabupaten Bandung,  Rabu (8/8), yang akan digunakan pertandingan cabang sepak ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net