SOREANG, (WN.net) -- Wakil Presiden RI, H. Moh. Jusuf Kalla (JK), meninjau langsung kesiapan venue Si Jalak Harupat (SJH), Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Rabu (8/8), yang akan digunakan pertandingan cabang sepak bola Asian Games XVIII.
JK beserta rombongan tiba di Stadion Jalak Harupat, sekitar pukul 17.10 WIB dengan pengawalan cukup ketat dari petugas keamanan Polres Bandung dan TNI. Wapres JK didampingi Kepala Sekretariat Wapres, Mohamad Oemar; Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Bambang Widianto; Pj. Gubernur Jabar, M. Iriawan; Bupati Bandung, Dadang M, Naser; pihak Inasgoc, Safrie Sjamsoedin; Dandim 0609, Kol. (Inf.) Andre W.; Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan.
Setibanya di SJH, JK langsung meninjau Tribun Utama VVIV, kemudian meninjau kondisi lapangan, terutama rumput yang telah diganti dengan rumput kualitas standard internasional. Setelah meninjau lapangan, JK bersama rombongan meninjau ruang ganti pemain, ruang wasit, ruang konferesi pers, dan fasilitas lainnya.
Wartawan yang sejak siang menunggu kedatangan RI 2 ini tak diberikan kesempatan untuk berbincang dengan JK. Wartawan hanya diperbolehkan mengambil gambar dari jarak beberapa meter, itu pun mendapat penjagaan ketat dari pihak keamanan. Bahkan saat meninjau ruang ganti pemaian, ruang wasit dan ruang konferensi pers pun tidak diperbolehkan masuk. Usai meninjau stadion, beberapa saat kemudian JK beserta rombongan langsung bertolak ke Kota Bandung.
Di SJH ini akan digelar pertandingan sepak bola dari negara-negara yang tergabung dalam grup C dan E Asian Games 2018. Babak penyisihan yang akan berlangsung 10 Agustus ini. Kedua grup tersebut, yaitu Korea Selatan, Uni Emirat Arab, China, Timor Leste, Suriah, Bahrain, Kirgiztan, dan Malaysia.
Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, mengatakan persiapan venue Si Jalak Harupat untuk pertandingan cabang sepak bola sudah 100 persen.
"Makanya hari ini terkahir persiapan ditinjau sama Wakil Presiden untuk melihat langsung kesiapan Asian Games," kata Dadang Naser.
Dadang juga mengatakan, di sekitar areal stadion audah disterilisasi, terutama bagi pedagang kaki lima sudah tidak diperbolehkan berjualan di areal stadion.
Mengenai penonton, terutama bagi pegawai Pemkab Bandung, Dadang berharap ada potongan tiket masuk.
"Karena khawatir kurangnya penonton, kami akan koordinaai dengan pihak Inasgoc agar ada potongan harga tiket masuk," ujar Dadang kepada wartawan.
Untuk pengamanan kunjungan Wakil Presiden, Polres Bandung menerjunkan 1.000 personil plus TNI, mulai ring tiga sampai ring satu, pengamanan luar dan dalam stadion.* deddyra
