Wibawa News


  • 05 Agustus 2016 | 22:52 WIB
  • 00311 Kali Dilihat

6.000 Remaja Putri Kota Bandung akan Diberi Tablet Penambah Darah

 6.000 Remaja Putri Kota Bandung akan Diberi Tablet Penambah Darah
Kepala Bidang Bina Program Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr. Rosye Arosdiani, dan Pengelola Program Gizi, Puri Puspasari, memaparkan perihal program Dinas Kesehatan Kota Bandung di kegiatan Bandung Menjawab yang diselenggarakan di Media Lounge Balaikota Bandung, Kamis (4/8). * Diskominfo–PPID

BANDUNG, (WN.net) -- Dinas Kesehatan Kota Bandung kembali melaksanakan Bulan Penimbangan Balita dan Pemberian Vitamin A. Kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap tahunnya di Bulan Agustus. Selain kegiatan rutin tersebut, bulan ini akan diselenggarakan Pemberian Tablet Penambah Darah untuk Remaja Putri (SMP dan SMA).

Kepala Bidang Bina Program Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr. Rosye Arosdiani, dan Pengelola Program Gizi, Puri Puspasari, memaparkan perihal program tersebut di kegiatan Bandung Menjawab yang diselenggarakan di Media Lounge Balaikota Bandung, Kamis (4/8).

Meski Agustus diperingati sebagai Bulan Penimbangan Balita, tetapi kegiatan ini diadakan rutin. 

“Kegiatan penimbangan balita sendiri sebenarnya memang merupakan kegiatan rutin tiap bulan sebagai bentuk pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita,” tutur Rosye.

Sedangkan pemberian vitamin A bagi bayi dan balita, lanjut Rosye, berfungsi untuk menjaga kelembaban dan kejernihan selaput lendir, meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan infeksi seperti campak dan diare serta Vitamin A esensial untuk membantu proses pertumbuhan.

Selain kedua program tersebut, masih kata Rosye, akan diselenggarakan Pemberian Tablet Penambah Darah dengan sasaran anak SMP dan SMA kelas dua. Kegiatan ini di-launching di SMAN 18 Bandung pada 5 Agustus 2016. Rencananya, sekitar 6.000 remaja putri kelas dua di SMP dan SMA terpilih akan diberi 52 tablet untuk dikonsumsi selama empat bulan, dengan dosis seminggu satu tablet.

“Harapannya, pemberian tablet ini dapat mencegah terjadinya pendarahan, penurunan angka kematian bayi, dan mencegah anemia,” kata Puri.

Puri menyatakan, angka remaja putri penderita anemia di Bandung mencapai 5% dan Dinkes ingin menurunkan angka tersebut melalui upaya pencegahan ini.

Komposisi tablet penambah darah ini adalah zat besi (Fe) dan asam folat, lain dengan obat penambah darah yang banyak beredar di pasaran, karena merupakan stok resmi dari Kemenkes dan provinsi. 

“Karena kekurangan Fe atau zat besi ini ‘kan dapat berbahaya ketika mengandung atau melahirkan nantinya, kesehatan bayi bisa terganggu maka dilakukan upaya pencegahan dini,” pungkas Rosye. * tedja

Berita Lainnya

  • Kesehatan
    02 Mei 2019 | 08:05 WIB

    Pasca SMA Ditarik ke Provinsi, Target Bulan Dana PMI Tak Terkejar

    SOREANG, (WN.net) -- Bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung tahun ini tidak memenuhi target, salah satunya karena PMI kehilangan kontribusi sumbangan cukup besar dari institusi sekolah, khususnya setelah ...

  • Kesehatan
    01 Desember 2018 | 20:02 WIB

    Marlan: Data Stunting Kemenkes Tidak Valid

    SOREANG, (WN.net) -- Kasus stunting di Kabupaten Bandung sempat menyeruak karena sudah menyebar di 10 desa dari 8 kecamatan sebagaimana disampaikan data Kementerian Kesehatan. Menanggapi hal itu, Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan ...

  • Kesehatan
    17 Juli 2018 | 14:25 WIB

    Pertengahan 2020, RSUD Soreang Harus Sudah Gunting Pita

    SOREANG, (WN.net) -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang, Kabupaten Bandung, akan segera dibangun.  Saat ini pembangunan proyek RSUD Soreang dalam tahap proses lelang.  Sedangkan lokasi yang berada di Cingcin, ...

  • Kesehatan
    24 Januari 2018 | 17:05 WIB

    Raperda Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa Akhirnya Disahkan

    BANDUNG, (WN.net) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat saat ini sedang membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa. Raperda tersebut diketahui telah disusun sejak tahun ...

  • Kesehatan
    12 Januari 2018 | 22:48 WIB

    Aher Resmikan RSIA Brawijaya, Kota Depok

    DEPOK, (WN.net) -- Usai meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Brawijaya di Sawangan, Kota Depok, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), meminta semua layanan dan fasilitas rumah sakit bisa ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net