Wibawa News


  • 27 September 2016 | 16:57 WIB
  • 00318 Kali Dilihat

Aher Minta Pengusaha di Jabar Patuhi Amnesti Pajak

 Aher Minta Pengusaha di Jabar Patuhi Amnesti Pajak
Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, usai membuka Seminar Kebijakan Fiskal dan Perkembangan Perekonomian Terkini, di Gedung Keuangan Negara Kota Bandung, Selasa (27/9). * humas jabar

BANDUNG, (WN.net) – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), meminta kepada para pengusaha yang mencari uang dan sejahtera di Jabar untuk menyambut baik kebijakan fiskal pengampunan pajak atau tax mnesty dari pemerintah pusat. Pasalnya, negara akan memiliki tambahan anggaran yang nantinya akan kembali disalurkan untuk kepentingan masyarakat banyak. Aher berharap para pengusaha yang memiliki harta namun masih belum dibayar pajaknya agar segera men-declare Wajib Pajaknya.

Hal ini diungkapkan Aher usai membuka Seminar Kebijakan Fiskal dan Perkembangan Perekonomian Terkini, di Gedung Keuangan Negara Kota Bandung, Selasa (27/9).

Tax amnesty ini sebuah pembuktian rasa nasionalisme para pengusaha khususnya asal Jabar, ‘kan dia kaya di Jabar, mencari uang di Jabar, sejahtera di Jabar, sehingga wajar kalau mereka yang masih memiliki harta tapi masih belum dibayar pajaknya untuk di-declare sehingga dengan tax amnesty tersebut pajaknya dibayar untuk negara agar punya tambahan anggaran untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Aher.

Selain tax amnesty, lanjut Aher, Pemerintah Provinsi Jabar juga memiliki berbagai cara mengefektifkan fiskal, yaitu dengan cara penangguhan sebagaian pembayaran Dana Alokasi Khusus (DAU) dari pusat ke provinsi.

“Kami juga melakukan kebijakan fiskal dengan meningkatkan pajak daerah, melakukan penghematan baik di tender melalui LPSE yang sisanya nanti bisa dipakai untuk anggaran lain,” ujarnya.

Dengan cara seperti itu, kata Aher, pemerintah akan memiliki tambahan anggaran untuk kepentingan masyarakat.

Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI, Hadiyanto, mengatakan pihaknya optimis target tax amnesty untuk periode pertama sebesar 2 persen akan tercapai hingga bulan Desember 2016.

“Kesempatan di periode pertama untuk yang 2 persen ini sampai Desember nanti mudah-mudahan targetnya tercapai,” katanya.

Dengan diadakannya Seminar Kebijakan Fiskal ini, Hadiyanto berharap para pengusaha khususnya di Jabar akan lebih memahami tentang pentingnya amnesti pajak, sehingga akan menumbuhkan rasa nasionalisme dengan menyimpan harta kekayaannya di negeri sendiri.

“Kami ingin menjelaskan kepada masyarakat khususnya di Jabar terkait kebijakan fiskal ini agar lebih memahami dan diharapkan akan meningkatkan partisipasi,” tuturnya.

Seminar ini dihadiri oleh 150 peserta yang terdiri atas pejabat Kementerian Keuangan, Komisi III DPR RI, para bupati dan walikota di Jabar serta para pengusaha. * ajat dw

Berita Lainnya

  • Ekonomi
    11 Mei 2019 | 11:26 WIB

    Wabup Minta Izin Bagi Investor Jangan Dipersulit

    SOREANG, (WN.net) -- Wakil Bupati (Wabup) Bandung, H. Gun Gun Gunawan, mengimbau para investor yang akan berinvestasi di wilayah Kabupaten Bandung untuk memaksimalkan potensi daerah setempat. Hal itu disampaikan Gun Gun ...

  • Ekonomi
    11 April 2019 | 09:00 WIB

    Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Wisata Halal

    SOREANG, (WN.net) -- Kabupaten Bandung meraih penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan dari Kementerian Pariwisata. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya, kepada Kepala Dinas Pariwisata dan ...

  • Ekonomi
    01 Maret 2019 | 13:23 WIB

    Agus Makmur: PTSL Tidak Ada Unsur Politis

    SOREANG, (WN.net) -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, H. Agus Makmur Santosa. S.Kom., MM., memastikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tidak ada unsur politis. Namun tidak menutupkemungkinan di ...

  • Ekonomi
    20 Februari 2019 | 09:08 WIB

    Bisnis Online di Kabupaten Bandung Cukup Marak

    SOREANG, (WN.net) - Bisnis melalui media online di Kabupaten Bandung saat ini terhitung cukup marak, baik berupa penjualan barang dan jasa atau kuliner, terutama usaha kecil menengah (UKM). Hal itu diakui ...

  • Ekonomi
    18 Februari 2019 | 14:47 WIB

    Harinya Cicilan Nasional, Adira Merdekakan Konsumen dari Utang

    BANDUNG, (WN.net) -- Salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia, Adira Finance, kembali menggelar program menguntungkan bagi konsumennya bertajuk Harinya Cicilan Lunas (Harcilnas). “Konsumen kami anggap sebagai mitra. Lewat Harcilnas, kami ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net