KABUPATEN CIANJUR, (WN.net) – Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (Demiz), membuka Pekan Olahraga dan Seni Antardiniyah (Porsadin) ke IV Tahun 2016 di Lapangan Prawatasari, Jalan Pangeran Hidayatulloh, Sawah Gede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Rabu (21/12). Para peserta atau atlet yang berlaga dalam Porsadin adalah para santri dari lembaga pendidikan Diniyah Takmiliyah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Diniyah Taksmiliyah (FKDT) seluruh Jawa Barat.
Atas nama Pemerintah Provinsi Jabar, Wagub Demiz pun menyambut baik serta memberikan apresiasi kepada penyelenggara dan para peserta Porsadin IV Tingkat Provinsi Jabar ini. Menurut Demiz, ajang ini bisa menjadi momentum untuk mengembangkan minat, bakat, dan kreativitas santri di bidang olahraga dan seni.
“Ajang ini juga bisa untuk menyemarakan syiar pendidikan Islam, sekaligus wadah silaturahim untuk mempererat tali Ukhuwah Islamiyah antarsantri dan antar-Pengurus FKDT se-Jawa Barat,” ujar Demiz dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama RI Jawa Barat, Bukhori, menjelaskan tujuan digelarnya Porsadin guna membentuk keterpaduan antara nilai keagamaan yang dipahami melalui logika. Hal ini bisa diimplementasikan melalui sektor seni yang di dalamnya memiliki nilai estetika yang tinggi.
“Antara logika dan estetika ini bisa dipadukan dalam pemahaman dan pengamalan agama pada anak-anak didik kita, sehingga agama bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” harap Bukhori dalam sambutannya.
Dalam bidang olahraga, diharapkan akan timbul sikap jujur dan sportivitas, sikap yang tidak bisa diganggu gugat. Melalui olahraga ini akan terlihat nilai kejujuran dan keadilan pada setiap anak didik.
“Oleh sebab itu, keterpaduan antara agama, olahraga, dan seni yang dilakukan akan melahirkan pengamalan yang luar biasa di tengah anak-anak kita,” tukas Bukhori.
Porsadin IV ini diikuti 1.350 atlet santri FKDT dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Mereka akan mengikuti 10 (sepuluh) cabang olahraga dan seni pada 21-22 Desember 2016. Kesepuluh cabor dan seni itu, yaitu Atletik, Futsal, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia, Tahfidz Al-Quran, Baca Puisi Islami, Kaligrafi, Murotal Walimla, Qasidah Guru DT, dan Cerdas Cermat. * wnn
