Wibawa News


  • 09 Oktober 2017 | 17:37 WIB
  • 00016 Kali Dilihat

Scale Up Start Up Business Kuak Strategi Pengembangan Start Up

 Scale Up Start Up Business Kuak Strategi Pengembangan Start Up

BANDUNG, (WN.net) -- Pertumbuhan ekonomi di Indonesia menyentuh angka lebih dari 5% pada tahun 2016. Kecepatan pertumbuhan ini merupakan yang tercepat dan terbesar dibandingkan banyak negara lain di Benua Eropa. Start up dan e-commerce merupakan salah satu dari faktor yang mempercepat pertumbuhan tersebut, mengingat kian berkembangnya platform digital business di Indonesia. Untuk membantu para perintis start up mengembangkan bisnisnya, Career Service SBM ITB bekerjasama dengan Keluarga Mahasiswa Manajemen (KMM) ITB menyelenggarakan talkshow bertajuk “Scale Up Start Up Business” yang diadakan di Auditorium SBM ITB, Sabtu (7/10).

Narasumber yang dihadirkan dalam talkshow ini antara lain Sigit Aryo Tejo, Head of Micro Business di modalku.com, Ken Ratri Iswari selaku founder dari Geek Hunter, serta Muhammad Sofjan yang merupakan peneliti dan staf pengajar di Kementerian Keuangan dan Kementerian Perdagangan RI.  Dengan tiga latar pekerjaan yang berbeda, tiga narasumber ini membagikan pengetahuan mereka mengenai cara mengembangkan start up, strategi khusus, hingga tantangan menurut berbagai sudut pandang.

Muhammad Sofjan selaku peneliti aktif di Kementerian Keuangan dan Kementerian Perdagangan menjelaskan mengenai besarnya peluang yang dimiliki oleh para pelaku bisnis yang sedang merintis start up ataupun yang sedang mengembangkannya, mengingat belum ketatnya regulasi yang dibuat pemerintah terkait start up.

“Rencana pemerintah untuk membuat suatu regulasi yang mengatur kegiatan bisnis digital pastinya ada. Namun, hingga saat ini belum ada peraturan resmi yang mengikat start up seperti yang dilakukan pemerintah terhadap bisnis ekspor dan impor. Hal ini merupakan sebuah kesempatan besar dan harus dimanfaatkan pelaku bisnis untuk berkembang tanpa adanya sebuah batasan.” ujar M. Sofjan. 

Berbeda dengan M. Sofjan, dalam kesempatan ini Ken Ratri yang merupakan pioneer digital recruitment agency menuturkan bahwa hal yang tersulit dalam membangun sebuah start up adalah mencari co-founder yang cocok serta membuat SOP (Standard Operating Procedure). “Mencari co-founder itu cukup menantang. Kita harus mendapatkan orang yang memiliki visi dan misi yang sama serta memiliki daya juang yang tinggi. Karena Ia salah satu orang yang berperan besar dalam setiap keputusan start up.” tutur Ken Ratri Iswari yang merupakan alumnus SBM ITB.

Sigit Arjo Tejo yang menggeluti financial technology mengimbau para perintis start up yang hadir untuk melakukan pencatatan keuangan terhadap setiap transaksi, baik pemasukan maupun pengeluaran yang dilakukan. “Justru baiknya menggunakan platform digital sebagai sarana transaksinya. Karena apabila semua transaksi dilakukan secara daring, akan memudahkan start up untuk tracking dan menjelaskan ke calon investor.” jelas Sigit. * wnn

Berita Lainnya

  • Pendidikan
    09 Oktober 2017 | 17:46 WIB

    Prof. Kazuhiko Takeuchi Terima Anugerah Otto Soemarwoto Unpad

    LEMBANG, (WN.net) --] Senior Profesor dari United Nations University Jepang, Prof. Dr. Kazuhiko Takeuchi, meraih Anugerah Otto Soemarwoto Universitas Padjadjaran dalam perhelatan yang digelar di Observatorium Boscha, Lembang, Sabtu (7/10). Prof. ...

  • Pendidikan
    09 Oktober 2017 | 17:44 WIB

    UIN SGD Gelar Sosialisasi & Pendampingan Penyusunan ARG-PPRG

    SUMEDANG, (WN.net) -- Wakil Rektor II UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Oyo Sunaryo Mukhlas, M.Si., membuka secara resmi Sosialisasi & Pendampingan Penyusunan Anggaran Responsif Gender (ARG), Perencanaan dan Pengaggaran ...

  • Pendidikan
    04 Oktober 2017 | 11:19 WIB

    Pemkab Bandung Segera Terbitkan SK Honor Bagi 6.000 Guru Honorer

    SOREANG, (WN.net) -- Pemerintah Kabupaten Bandung dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung akan segera menerbitkan surat keputusan (SK)  uang honor bagi para guru honorer. "SK-nya sudah jadi, dan honornya sudah ...

  • Pendidikan
    03 Oktober 2017 | 15:04 WIB

    Unpad Jalin Kerja Sama dengan Kejaksaan Tinggi Jabar

    BANDUNG, (WN.net) -- Universitas Padjadjaran menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat dalam hal pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara, serta ...

  • Pendidikan
    03 Oktober 2017 | 15:00 WIB

    HMCH UPI Lahirkan Generasi Aktif

    BANDUNG, (WN.net) -- Sebagai salah satu himpunan paling dewasa di lingkungan organisasi kemahasiswaan Universitas Pendidikan Indonesia, HMCH melahirkan generasi-generasi hebat. Tepat pada 24 September kemarin, HMCH telah menatap tunas-tunas harapan ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net