SOREANG, (WN.net) -- Bisakah Universitas Inter Milan hadir di Soreang? Mengapa tidak, segala kemungkinan bisa saja terjadi. Pemerintah Kabupaten Bandung belakangan mulai melirik investor kaya Erick Tohir untuk menanamkan investasinya di Kabupaten Bandung. Tentu investasi yang ditanamkan adalah bisnis olahraga, khususnya sepak bola. Erick Thohir adalah seorang pengusaha sukses yang telah melanglangbuana. Ia tanamkan investasinya di bisnis olahraga, khususnya sepak bola, seperti sekelas Inter Milan, bahkan dia pemilik saham terbesar di klub ternama Tanah Air, seperti Persib Bandung dan Bali United.
Karena itu, Pemkab Bandung berambisi untuk menarik Erick Tohir menanamkan modalnya di Kabupaten Bandung. Seperti keinginan Bupagi Bandung, H. Dadang M. Naser untuk mendirikan Universitas Inter Milan di Kabupaten Bandung, yaitu di sekitar Kompleks Olahraga Si Jalak Harupat.
"Saya sedang negoisasi dengan Pak Erick Thohir. Mudah-mudahan dia mau. Saya ingin ada Universitas Inter Milan bisa hadir di Jalak Harupat, di Kabupaten Bandung," kata H. Dadang M Naser, usai pembukaan Jop Fair yang digelar di Lapangan Upakarti Kompleks Pemkab Bandung, Soreang, Selasa.(12/12).
"Jadi tidak ada alasan lagi bagi Erick Thohir masuk Soreang macet, karena sekarang sudah ada Tol Soroja.
"Mudah-mudahan dia care. Karena dulu ‘kan selalu jadi alasan tidak mau ke Soreang, saya pernah ke Jalak Harupat macet," tutur Dadang Naser.
Tentunya keinginan Pemkab Bandung untuk mendirikan Universitas Inter Milan salah satu upaya untuk mengembangkan olahraga, khususnya sepak bola di Kabupaten Bandung.
Kabupaten Bandung saat ini memiliki klub sepak bola Persikab (Persatuan Sepak Bola Indonesia Kabupaten Bandung). Namun keberadaanya masih terpuruk. Kiprahnya saat ini masih berada di Devisi Utama, Liga 3 sepak bola Indonesia.
Pemkab Bandung berharap hadirnya Universitas Inter Milan di Kabupaten Bandung, bisa mendorong prestasi Persikab dan berharap bisa masuk di kancah Liga Utama. Selain itu, kehadiran sekolah internasional ini salah satu upaya menarik investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Bandung.
Seiring dibukanya Jalan Tol Soroja, kata Dadang, investor yang masuk ke Kabupaten Bandung saat ini sudah mulai ngantri.
"Ada yang memohon untuk mendirikan mall dan hotel. Untuk hotel kita arahkan ke sekitar Jalak Harupat. Permohonan investasi luar biasa, investor kelas hight asal Jakarta sudah masuk ke Kabupaten Bandung," imbuh Dadang Naser.
Sejumlah elemen invesor yang masuk ke Kabupaten Bandung itu, kini sedang diuji kelayakannya. Terutama untuk mengembangkan Kota Soreang dan Margasih.
"Termasuk Sumarekon juga tertarik untuk mengembangkan Kampung Sunda yang lokasinya di belakang Gedung Budaya Sabilulungan, di samping mengembangkan Tegaluar. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa bertemu," harap Dadang Naser.* deddyra
