Wibawa News


  • 10 Maret 2016 | 20:54 WIB
  • 00252 Kali Dilihat

DPRD Minta Kamar Inap di RS Rujukan Ditambah

 DPRD Minta Kamar Inap di RS Rujukan Ditambah

BANDUNG, (WN.net) -- DPRD Jawa Barat mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat menambah jumlah ruang inap di setiap rumah sakit rujukan. Hal ini penting untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Komisi V DPRD Jabar, Syamsul Bachri, mengatakan saat ini masih banyak masyarakat yang kesulitan untuk mendapatkan kamar inap. Kondisi ini sangat memprihatinkan, sehingga harus mendapat perhatian serius dari pemerintah.

"Dari hasil pemantauan kita di beberapa rumah sakit rujukan dan hasil audiensi dengan masyarakat di daerah, diketahui bahwa masyarakat banyak yang kesulitan untuk mengakses kamar inap. Tentunya ini satu hal yang sangat memprihatinkan," kata Syamsul di Gedung DPRD Jabar, Bandung, Senin (7/3).

Syamsul berharap penambahan sekitar 500 kamar inap di setiap rumah sakit rujukan. Jumlah ini pun tergolong minim jika dibanding kebutuhan.

"Saya kaget lihat di rumah sakit banyak pasien, banyak yang tidak mendapat kamar. Bahkan mereka ditempatkan di lorong. Ini perlu perhatian, pemerintah harus menanggulangi, jangan sampai ada pasien yang ditempatkan di lorong," sesalnya.

Lebih lanjut Syamsul katakan, saat ini di Jabar terdapat delapan rumah sakit rujukan, antara lain RS Hasan Sadikin Bandung, RS Gunung Jati Cirebon, RS Samsudin Sukabumi, RS Slamet Garut. Namun, rumah sakit tersebut masih banyak mengalami keterbatasan, sehingga mengurangi kualitas pelayanan pada masyarakat.

"Penambahan kamar inap ini sangat penting, sehingga pasien dari daerah pun tidak tertuju pada satu rumah sakit saja. Hal seperti ini yang mengakibatkan terjadinya penumpukan pasien. Akibatnya, banyak pasien yang tidak terlayani," katanya seraya menyebut pemerintah pun perlu melengkapi fasilitas dan teknologi rumah sakit serta menambah jumlah rumah sakit itu sendiri. * ajat dw

Berita Lainnya

  • Kesehatan
    02 Mei 2019 | 08:05 WIB

    Pasca SMA Ditarik ke Provinsi, Target Bulan Dana PMI Tak Terkejar

    SOREANG, (WN.net) -- Bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung tahun ini tidak memenuhi target, salah satunya karena PMI kehilangan kontribusi sumbangan cukup besar dari institusi sekolah, khususnya setelah ...

  • Kesehatan
    01 Desember 2018 | 20:02 WIB

    Marlan: Data Stunting Kemenkes Tidak Valid

    SOREANG, (WN.net) -- Kasus stunting di Kabupaten Bandung sempat menyeruak karena sudah menyebar di 10 desa dari 8 kecamatan sebagaimana disampaikan data Kementerian Kesehatan. Menanggapi hal itu, Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan ...

  • Kesehatan
    17 Juli 2018 | 14:25 WIB

    Pertengahan 2020, RSUD Soreang Harus Sudah Gunting Pita

    SOREANG, (WN.net) -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang, Kabupaten Bandung, akan segera dibangun.  Saat ini pembangunan proyek RSUD Soreang dalam tahap proses lelang.  Sedangkan lokasi yang berada di Cingcin, ...

  • Kesehatan
    24 Januari 2018 | 17:05 WIB

    Raperda Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa Akhirnya Disahkan

    BANDUNG, (WN.net) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat saat ini sedang membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa. Raperda tersebut diketahui telah disusun sejak tahun ...

  • Kesehatan
    12 Januari 2018 | 22:48 WIB

    Aher Resmikan RSIA Brawijaya, Kota Depok

    DEPOK, (WN.net) -- Usai meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Brawijaya di Sawangan, Kota Depok, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), meminta semua layanan dan fasilitas rumah sakit bisa ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net