Wibawa News


  • 11 Maret 2016 | 19:40 WIB
  • 00350 Kali Dilihat

Nambo dan Legok Nangka Bisa Jadi TPPAS Modern Pertama di Indonesia

 Nambo dan Legok Nangka Bisa Jadi TPPAS Modern Pertama di Indonesia
Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Nambo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

BANDUNG, (WN.net) – Provinsi Jawa Barat akan bisa memiliki di Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS)  terpadu dan modern pertama di Indonesia, jika TPPAS Nambo dan TPPAS Legok Nangka selesai dibangun. Hal ini diutarakan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher), di Gedung DPRD Jabar, Jl. Diponegoro No. 27, Kota Bandung, Jumat (11/3).

Aher mengungkapkan hal tersebut usai dirinya menyampaikan pendapatnya sebagai Gubernur Jabar, terkait Raperda Perubahan atas Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 12 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Sampah di Jawa Barat yang kini telah disahkan menjadi Perda dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar. 

“Pada saatnya nanti ini penanganan sampahnya dilakukan secara modern, kita (Jabar) ini yang pertama di Indonesia. Insha Allah, Nambo dan Legok Nangka menjadi (TPPASA) pertama dalam sejarah Indonesia ada penanganan sampah secara terpadu – lewat teknologi modern dan ramah lingkungan,” ungkap Aher usai Rapat Paripurna.

Pihak Pemprov Jabar terus mendorong dan bergerak cepat untuk menyelesaikan kedua TPPAS tersebut. Aher mengatakan hingga saat ini TPPAS Regional Nambo, Kabupaten Bogor, masih dalam proses tender yang akan selesai dalam dua minggu ke depan, sedangkan TPPAS Legok Nangka yang berlokasi dua daerah administratif, yakni di Kab. Garut dan Kab. Bandung telah sampai pada proses pembangunan akses jalan menuju lokasi TPPAS.

Aher menambahkan bahwa persoalan sampah, sanitasi, dan air akan berdampak pada kesehatan dan lingkungan masyarakat. Untuk itu, Aher meminta kepada pemerintah kabupaten/kota dan seluruh masyarakat di Jabar  agar tetap menjaga lingkungan dan air agar tetap bersih, serta menjadikan hal tersebut program super unggulan di daerahnya.  

“Jadi kalau kita berhasil menyelesaikan persoalan sampah, berhasil membangun sanitasi yang ideal, berhasil menjaga air dengan baik – itu sama dengan menjaga kesehatan dan kehidupan juga menghemat anggaran yang sangat luar biasa signifikan penghematannya,” tutur Aher. * ajat dw

Berita Lainnya

  • Kesehatan
    02 Mei 2019 | 08:05 WIB

    Pasca SMA Ditarik ke Provinsi, Target Bulan Dana PMI Tak Terkejar

    SOREANG, (WN.net) -- Bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung tahun ini tidak memenuhi target, salah satunya karena PMI kehilangan kontribusi sumbangan cukup besar dari institusi sekolah, khususnya setelah ...

  • Kesehatan
    01 Desember 2018 | 20:02 WIB

    Marlan: Data Stunting Kemenkes Tidak Valid

    SOREANG, (WN.net) -- Kasus stunting di Kabupaten Bandung sempat menyeruak karena sudah menyebar di 10 desa dari 8 kecamatan sebagaimana disampaikan data Kementerian Kesehatan. Menanggapi hal itu, Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan ...

  • Kesehatan
    17 Juli 2018 | 14:25 WIB

    Pertengahan 2020, RSUD Soreang Harus Sudah Gunting Pita

    SOREANG, (WN.net) -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang, Kabupaten Bandung, akan segera dibangun.  Saat ini pembangunan proyek RSUD Soreang dalam tahap proses lelang.  Sedangkan lokasi yang berada di Cingcin, ...

  • Kesehatan
    24 Januari 2018 | 17:05 WIB

    Raperda Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa Akhirnya Disahkan

    BANDUNG, (WN.net) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat saat ini sedang membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa. Raperda tersebut diketahui telah disusun sejak tahun ...

  • Kesehatan
    12 Januari 2018 | 22:48 WIB

    Aher Resmikan RSIA Brawijaya, Kota Depok

    DEPOK, (WN.net) -- Usai meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Brawijaya di Sawangan, Kota Depok, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), meminta semua layanan dan fasilitas rumah sakit bisa ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net