BANDUNG, (WN.com) – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), kembali menegaskan komitmennya untuk perang terhadap narkoba, terutama di Jabar. Menurut Aher, narkoba harus menjadi musuh semua kalangan.
Hal itu diungkapkan Aher dalam sambutannya pada peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jabar di Alun-alun Ujung Berung, Bandung, Minggu (26/6).
“Ini kesempatan baik, dalam peringatan HANI ini, kita kembali menegaskan komitmen kita untuk menyatakan perang terhadap narkoba. Stop narkoba di Jawa Barat!” tegasnya.
Menurut Aher, di Jabar sendiri sekitar 800 ribu orang yang sudah menjadi pengguna narkoba, terutama di kalangan anak muda.
Bagi penduduk Jabar yang berjumlah 40 juta lebih jelas itu sangat menghawatirkan.
“800 ribu itu banyak, apalagi kalau dari 800 ribu itu bisa menularkan ketergantungannya pada orang lain. Bagaimana nasib generasi yang akan datang jika itu terus bertambah ?” ungkapnya.
Jabar sendiri terus mendorong dan bekerjasama dengan BNN Provinsi untuk memerangi narkoba. Mereka yang sudah kebergantungan tetapi bukan pengedar, kata Aher, harus direhabilitasi. Sedangkan mereka yang juga pengguna dan pengedar, harus dihukum. * ajat dw
