Wibawa News


  • 27 Oktober 2016 | 18:45 WIB
  • 00422 Kali Dilihat

Jabar Sehat dengan Cuci Tangan Sebagai Kebiasaan

 Jabar Sehat dengan Cuci Tangan Sebagai Kebiasaan
Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, bersama istri, pada pencanangan komitmen bersama ‘cuci tangan sebagai kebiasaan’, bersama kurang lebih 1.000 pelajar tingkat SD, di area Parkir Timur Gedung Sate Bandung, Rabu (26/10). * humas jabar

BANDUNG, (WN.net) – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus meningkatkan angka rumah tangga berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai upaya memerangi penyakit menular penyebab utama kematian anak-anak, seperti diare dan ISPA pneumonia (radang paru). 

Data Kesehatan Provinsi Jawa Barat menyebutkan, pada tahun 2015 rumah tangga ber-PHBS di Jabar mencapai 53,7%. Desa/kelurahan di Jabar yang telah melaksanakan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) sebanyak 3.532 desa/kelurahan atau 59,2% dari total 5.962 desa/kelurahan yang ada di Jabar.

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher), menyebutkan cuci tangan dengan sabun adalah  perilaku hidup bersih dan sehat yang paling sederhana, terjangkau, dan efektif dalam memutus mata rantai kuman. 

“Tangan seringkali menjadi perantara kuman atau pathogen, berupa virus atau bakteri sumber penyakit, yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain, baik dengan kontak langsung ataupun tidak langsung. Tangan yang bersentuhan dengan kotoran, atau benda yang terkontaminasi, ketika tidak dicuci dengan sabun, dapat memindahkan bakteri, virus, dan parasit pada tubuh,” katanya pada pencanangan komitmen bersama ‘cuci tangan sebagai kebiasaan’, bersama kurang lebih 1.000 pelajar tingkat SD, serta Ketua TP PKK Netty Heryawan, Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Alma Lucyati, dan jajaran Forkopimda Jabar lainnya, di area Parkir Timur Gedung Sate Bandung, Rabu (26/10).

Sementara itu, dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, penduduk Jabar dengan usia lebih dari 10 tahun yang berperilaku cuci tangan dengan benar sebesar 45,7%. Meskipun masih di bawah rata-rata nasional (47%), persentase penduduk Jabar yang berperilaku cuci tangan secara benar meningkat signifikan jika dibandingkan pada tahun 2007 yang hanya mencapai 27,2%.

Aher menambahkan, mencuci tangan secara benar, yaitu mencui tangan pakai sabun khususnya di lima waktu penting, yakni; (1) sebelum makan, (2) sebelum menyiapkan makanan, (3) setiap kali tangan kotor, seperti: setelah memegang uang, binatang, berkebun, setelah buang air besar, setelah menceboki bayi/anak, (4) setelah menggunakan pestisida/insektisida; dan (5) sebelum menyusui bayi.

Dari data yang dirilis UNICEF, sebanyak 3,5 juta anak-anak di seluruh dunia meninggal sebelum mencapai umur lima tahun karena penyakit diare dan ISPA. Rilis data UNICEF juga menyebutkan bahwa risiko relatif dampak tidak mencuci tangan dari percobaan intervensi adalah 95% menderita diare. Mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi risiko diare hingga 47 %. * wnn

 

Berita Lainnya

  • Kesehatan
    02 Mei 2019 | 08:05 WIB

    Pasca SMA Ditarik ke Provinsi, Target Bulan Dana PMI Tak Terkejar

    SOREANG, (WN.net) -- Bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung tahun ini tidak memenuhi target, salah satunya karena PMI kehilangan kontribusi sumbangan cukup besar dari institusi sekolah, khususnya setelah ...

  • Kesehatan
    01 Desember 2018 | 20:02 WIB

    Marlan: Data Stunting Kemenkes Tidak Valid

    SOREANG, (WN.net) -- Kasus stunting di Kabupaten Bandung sempat menyeruak karena sudah menyebar di 10 desa dari 8 kecamatan sebagaimana disampaikan data Kementerian Kesehatan. Menanggapi hal itu, Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan ...

  • Kesehatan
    17 Juli 2018 | 14:25 WIB

    Pertengahan 2020, RSUD Soreang Harus Sudah Gunting Pita

    SOREANG, (WN.net) -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang, Kabupaten Bandung, akan segera dibangun.  Saat ini pembangunan proyek RSUD Soreang dalam tahap proses lelang.  Sedangkan lokasi yang berada di Cingcin, ...

  • Kesehatan
    24 Januari 2018 | 17:05 WIB

    Raperda Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa Akhirnya Disahkan

    BANDUNG, (WN.net) -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat saat ini sedang membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa. Raperda tersebut diketahui telah disusun sejak tahun ...

  • Kesehatan
    12 Januari 2018 | 22:48 WIB

    Aher Resmikan RSIA Brawijaya, Kota Depok

    DEPOK, (WN.net) -- Usai meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Brawijaya di Sawangan, Kota Depok, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), meminta semua layanan dan fasilitas rumah sakit bisa ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net