Wibawa News


  • 03 Desember 2017 | 19:46 WIB
  • 00034 Kali Dilihat

Jokowi Hadiri Peringatan HUT Ke-72 PGRI di Bekasi

 Jokowi Hadiri Peringatan  HUT Ke-72 PGRI di Bekasi
Peringatan HUT ke-72 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), sekaligus Hari Guru Nasional (HGN), yang dihadiri Presiden Jokowi, berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (2/12).* humas jabar

BEKASI, (WN.net) -- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (2/12).

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), yang hadir memimpin kegiatan tersebut, mengaku bangga bisa merayakan hari besar tersebut.

Jokowi pun menilai, perayaan HUT tersebut menjadi momentum untuk berbenah, terkait pelayanan pendidikan yang selama ini diberikan kepada masyarakat. Pendidikan sangatlah penting dalam menentukan masa depan bangsa.

"Melalui pendidikan kita kuatkan identitas karakter bangsa," kata Jokowi.

Jokowi pun menilai peran jasa guru yang sangat besar terhadap dirinya. Ia mengaku tidak mungkin bisa menjadi presiden, tanpa tempaan dari guru- gurunya di lembaga pendidikan yang pernah ia enyam.

"Oleh sebab itu, saya ingin sampaikan hormat saya kepada guru-guru yang telah mendidik saya hingga bisa menjadi presiden," katanya.

Di era kekinian, Jokowi mengimbau para guru supaya tidak gagap teknologi (gaptek), bahkan akan lebih baik lagi guru bisa berkreativitas, memanfaatkan kemajuan teknologi dalam menjalakan aktivitas belajar-mengajar.

Namun demikian, guru pun perlu berhati-hati dalam mengawasi anak-anak, bahkan dirinya sendiri dalam memanfaatkan kemudahan teknologi dengan akses tanpa batas tersebut.

"Guru era kini harus mengerti teknologi, agar memiliki pengetahuan yang lebih dari siswanya, namun tetap hati- hati dalam bermain media sosial yang kini menjadi teknologi yang amat cepat dalam penyebaran isu ataupun berita," imbau Jokowi.

Mengusung tema, 'Meningkatkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja untuk Penguatan Pendidikan Berkarakter,' kegiatan HUT PGRI dan HGN 2017 kali ini dihadiri sekitar 38 ribu guru yang datang dari seluruh Indonesia.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), mengungkapkan guru menjadi faktor penting dalam kemajuan sebuah bangsa. Oleh karena itu, sebut Aher, perhatian kepada guru harus diberikan supaya kualitasnya tetap prima dalam mendidik generasi hangsa, baik dalam urusan pendidikan akademik maupun pendidikan moralitas.

"Guru berhak mendapatkan pelatihan-pelatihan, termasuk diperhatikan kesejahteraan mereka," kata Gubernur Aher.

Aher pun memastikan sudah melakukan upaya-upaya yang ia sebutkan. Terlebih sejak Januari 2017, berdasarkan pada UU 23 Tahun 2014, Pemprov diberi kewenangan untuk mengelola SMA/SMK.

Aher menyebutkan pihaknya pun telah melakukan upaya pemerataan distribusi guru, hingga ke daerah T3 atau daerah tertinggal, terpencil, terluar di Jabar, demi pemerataan.

"Pemprov sudah menggagas pemerataan kualitas pendidikan di Jabar, juga telah menggagas sekolah ramah anak, yakni sebuah sekolah berbasis ramah anak, tidak ada kekerasan, sehingga guru akan menjadi orang tua murid saat di sekolah," tambah Gubernur.

Ketua Pengurus Besar (PB) PGRI, Unifah Rosyidi, mengatakan guru adalah komponen strategis yang menentukan keberhasilan pendidikan, serta meletakkan dasar pengembangan potensi peserta didik dengan sesuai target dari Pemerintah Pusat.

Unifah pun berterima kasih kepada para guru atas sumbangsih dan dedikasi yang telah di berikan selama ini.

"Semoga apa yang telah diupayakan para guru selama ini bisa diperjuangkan dengan perolehan kebijakan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, sehingga memacu etos kerja yang selama ini di berikan kepada peserta didik," katanya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Walikota Bekasi Rahmat Effendi.* kf

Berita Lainnya

  • Pemerintahan
    27 Desember 2017 | 22:13 WIB

    DPRD Jabar Apresiasi Kalangan Disabilitas dan Kaum Ibu

    BANDUNG, (WN.net) -- DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengoptimalkan kebijakan, baik perundang-undangan maupun peraturan bagi penyandang disabilitas. Pasalnya, secara hak, kalangan disabilitas memiliki hak yang ...

  • Pemerintahan
    27 Desember 2017 | 22:08 WIB

    Komisi I DPRD Jabar Tampil Beda

    BANDUNG, (WN.net) -- Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat memberikan nuansa baru dalam rangka memaksimalkan kinerjanya dengan mengenakan seragam lapangan. Tidak lain hal itu bertujuan sebagai optimalisasi fungsi pengawasan saat ...

  • Pemerintahan
    27 Desember 2017 | 22:05 WIB

    DPRD Jabar Serahkan Bantuan Korban Bencana Gempa Bumi

    BANDUNG, (WN.net) -- Sebagai wujud kepedulian terhadap korban terdampak bencana gempa bumi yang melanda sebagian wilayah di Jawa Barat beberapa waktu lalu, DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan secara langsung ...

  • Pemerintahan
    19 Desember 2017 | 19:29 WIB

    Di Akhir 2017, Aher Terima Dua Penghargaan

    JAKARTA, (WN.net) -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), pada akhir 2017 ini kembali menggenapkan penghargaan yang ke-253 dan ke-254 sepanjang dua periode jabatannya dengan meraih dua penghargaan Pemerintah Pusat ...

  • Pemerintahan
    13 Desember 2017 | 10:45 WIB

    Bupati Bandung Kaget Angka Pengangguran Turun ke 3,92%

    SOREANG, (WN.net) -- Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, sempat merasa tidak percaya dan kaget bila angka pengangguran di Kabupaten Bandung turun drastis. "Tadinya saya sempat kaget dan tidak percaya angka ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net