Wibawa News


  • 13 Desember 2017 | 10:45 WIB
  • 00039 Kali Dilihat

Bupati Bandung Kaget Angka Pengangguran Turun ke 3,92%

 Bupati Bandung Kaget Angka Pengangguran Turun ke 3,92%
Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja, H.U. Rukmana, saat menyerahkan santunan jaminan kecelakaan dan jaminan kematian, BPJS ketenagakerjaan untuk korban kecelakaan kerja kepada keluarga korban, pada acara pembukaan Job Fair 2017 Kabupaten Bandung, di Lapangan Upakarti, Soreang, Selasa (12/12).* deddyra

SOREANG, (WN.net) -- Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, sempat merasa tidak percaya dan kaget bila angka pengangguran di Kabupaten Bandung turun drastis.

"Tadinya saya sempat kaget dan tidak percaya angka pengangguran saat ini turun drastis," kata Dadang kepada wartawan, usai pembukaan Job Fair Bursa Kerja tahun 2017 tingkat Kabupaten Bandung, di Lapangan Upakarti, Kompleks Pemkab Bandung, Soreang, Selasa (12/12).

Menurut Dadang, dari data BPS angka pengangguran di Kabupaten Bandung turun terus. Dari angka 11 % beberapa tahun lalu, turun menjadi 8%, kemudian sekarang  turun jadi 4,03% dan pada akhir Agustus 2017 turun lagi jadi 3,92%.

"Saat turunnya ke posisi 4,03, saya tidak percaya. Saya curiga takut ada mark up. Setelah saya hadirkan Bappeda dan Dinas Tenaga Kerja, ternyata benar pengangguran turun drastis," kata Dadang, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung, H.U. Rukmana.

Turunnya angka pengangguran, kata Dadang, diakibatkan motivasi seluruh elemen dan seluruh dinas terkait, termasuk kaitan interprenership yang naik, investasi yang masuk tinggi, dan kesiapan serta keterbukaan tenaga kerja juga tinggi.

"Kita bertahan di angka itu, juga sudah bagus. Artinya, angka pengangguran kita turunkan terus dan kita naikkan angka kesejahteraanya, yang angka kesejehtreraan atau angka kemiskinan masih di angka 7 %. Tukang lotek, petani, juga kita data. Mereka tidak nganggur, punya status tenaga kerja," jawab Dadang.

Untuk menyerap angka tenaga kerja, Dadang berharap bisa terus dimotivaai oleh dinas terkait. Misalnya produk makanan atau pertanian supaya ditingkatkan, baik kualitas maupun kemasannya, serta kualitas rasa dan klasternya ditingkatkan agar bisa bersaing di pasar internasional.

"Ini bisa menyerap tenaga kerja, meski di industri kecil UMK (upah minimum kabupaten) masih di bawah, karena kita masih ada toleransi tidak memberlakukan UMK dan UMK untuk industri besar," tuturnya.

Dalam sambutannya, Dadang Naser sempat mengatakan rasa nasionalisme bangsa ini masih "buyar". Ini karena masyarakat Indonesia masih bangga terhadap produk luar negeri, bukan bangga pada produksi bangsanya sendiri.

"Maaf rasa nasionalisme sebetulnya masih buyar, masyarakat masih bangga pada produk luar negeri, bukan bangga pada produk kita. Saat ini  80 persen masih di import dari luar negeri," papar Dadang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung, H.U. Rukmana, melaporkan Job Fair Bursa Kerja 2017 ini diikuti 56 perusahàn dan 3 lembaga tenaga kerja, berasal dari berbagai perusahaan dari Kabupaten Bandung dan luar Kabupaten Bandung. Mereka, yaitu 18 perusahaan tekstil, 6 perusahaan garmen,  8 industri lainnya, 6 perusahaan makanan dan minuman,  9 perusahaan jasa keuangan, dan 6 jasa tenaga kerja. Acara ini menyediakan 7.000 lowongan tenaga kerja untuk berbagai formasi jabatan, mulai strata SLTP sederajat sampai strata S1.* deddyra

Berita Lainnya

  • Pemerintahan
    19 Desember 2017 | 19:29 WIB

    Di Akhir 2017, Aher Terima Dua Penghargaan

    JAKARTA, (WN.net) -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), pada akhir 2017 ini kembali menggenapkan penghargaan yang ke-253 dan ke-254 sepanjang dua periode jabatannya dengan meraih dua penghargaan Pemerintah Pusat ...

  • Pemerintahan
    13 Desember 2017 | 08:46 WIB

    Jambore Desa di Jabar, Pertama dan Terbesar di Indonesia

    BEKASI, (WN.net) -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat sukses menggelar Jambore Desa (Jade) 2017 yang berlangsung di Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin, (11/12). Jumlah peserta jambore yang melibatkan ...

  • Pemerintahan
    10 Desember 2017 | 10:25 WIB

    Gubernur Jabar Raih Paramakarya 2017

    JAKARTA, (WN.net) -- Gubernur Jawa Barat mendapatkan Penghargaan Produktivitas Paramakarya dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, karena dinilai telah sukses memberikan dukungan dan pembinaan terhadap pelaku usaha besar, menengah, maupun kecil, ...

  • Pemerintahan
    08 Desember 2017 | 20:44 WIB

    Data Penerima Hibah Diserahkan ke KPK

    BANDUNG, (WN.net) – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), menyerahkan secara simbolis Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) hibah dalam acara Pengarahan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kepada penerima hibah ...

  • Pemerintahan
    04 Desember 2017 | 22:01 WIB

    Jokowi Serahkan 10 ribu Sertifikat Tanah

    SOREANG, (WN.net) -- Dalam rangkaian peresmian Tol Soroja di Kabupaten Bandung, Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo (Jokowi), menyerahkan 10 ribu sertifikat tanah bagi warga Kabupaten Bandung khususnya. Sertifikat secara gratis ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net