Wibawa News


  • 05 Desember 2017 | 10:19 WIB
  • 00051 Kali Dilihat

Diresmikan, Tol Soroja Ternyata Belum Bisa Digunakan

 Diresmikan, Tol Soroja Ternyata Belum Bisa Digunakan
Setelah diresmikan, pembangaunan Tol Soroja yang terkesan lamban, diperkirakan belum bisa digunakan masyarakat, karena belum terkoneksi jaringan.* deddyra

SOREANG, (WN.net) -- Setelah beberapa kali tertunda dari jadwal penyelesaian pembangunan,  proyek Jalan Tol Soroja (Soreang-Pasirkoja), akhirnya tol anyar Kota Bandubg dan Soreang itu diresmikan Preaiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo (Jokowi), Senin (4/12).

Peresmian yang berlangsung singkat itu berlangaung di pintu keluar Soreang atau sekitar satu setengah kilo meter dari Kompleks Pemkab Bandung.

Jokowi didampingi Sekertaris Negara, Mentwri PU PR, Menteri BUMN, dan menteri lainnya meresmikan Tol Soroja sekitar pukul 13.30 WIB, beberapa jam setelah menyerahkan 10 ribu sertifikat tanah kepada warga Kabupaten Bandung.

Usai peresmian, Jokowi dengan menaiki mobil Persib langsung menuju Lanud Husen Sastranegara untuk kembali ke Jakarta, menggunakan  tol sepanjang 10.57 km itu. Kemudian diikuti sejumlah menteri kabinetnya, para pejabat Provinsi Jawa Barat, serta para tamu undangan. Usai rombongan presiden, kemudian sejumlah kendaraan pribadi pun dipersilahkan masuk Tol Soroja.

Namun peresmian pembangaunan Tol Soroja yang terkesan lamban ini diperkirakan belum bisa digunakan masyarakat, karena belum terkoneksi jaringan.

Tidak heran, beberapa saat setelah peresmian dan keletika sejumlah pengendara dipersilakan lewat Tol Soroja, ternyata balik lagi. Seperti diakui salah seorang pengendara roda empat, terpaksa harua balik lagi. Alasannya, menurut petugas tol sebagaimana dikutip pengendaraan tersebut, karena belum terkoneksi dengan jaringan Purbaleunyi.

Hasil pemantauan, beberapa ruas akses jalan  ke luar tol yang nilai investasinya Rp1,765 triliun ini, seperti di sekitar Cingcin, ternyata belum rampung.

Dalam peresmiannya, Presiden Jokowi mengungkapkan, dengan diresmikannya jalan Tol Soroja ini bisa mendongkrak perekomian masyarakat Kabupaten Bandung. Dengan adanya Tol Soroja jarak yang sebelumnya jauh ditempuh akan menjadi dekat. Selain itu, bisa mengurai kemacetan di lokasi-lokasi tertentu.

“Tol Soroja ini adalah akses menuju kesenjangan perekonomian masyarakat Kabupaten Bandung khususnya di jalur Selatan. Dengan demikian diharapkan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat secara menyeluruh,” tegas Jokowi

Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Bandung menilai, jalan tol tersebut sangat bermanfaat bagi para pengunjung yang akan berwisata ke daerah Ciwidey dan sekitarnya.

"Sementara bagi warga yang ada di sekitar Kopo, Sayati, atau Katapang, itu tidak begitu penting karena bila ingin ke Kota Bandung atau ke Ciwidey tidak perlu menggunakan Tol Soroja," jelas Dadan Konjala. Bahkan, lanjut anggota dewan dari Fraksi PDIP ini, adanya tol diperkirakan tidak akan mengurai kemacetan di sekitar Kopo Sayati.

Selain itu, bila fasilitas penyambung tidak segera dibangun,  akan terjadi beberapa titik kemacetan, seperti di Soreang, Cangkuang, dan Banjaran. Karena itu, ia berharap ruas-ruas jalan sambung atau gerbang tembus Cicalengka segera dibangun.* deddyra

Berita Lainnya

  • Peristwa
    22 Desember 2017 | 00:03 WIB

    Kades Citalem Dikabarkan Laporkan Ketua BPD

    KBB, (WN.net) -- Musyawarah Desa (Musdes) Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, berbuntut panjang. Selain muncul mosi tidak percaya dari Forum Masyarakat kepada Kepala Desa Citalem, juga Ketua BPD ...

  • Peristwa
    17 Desember 2017 | 12:43 WIB

    Gempa Tasikmalaya, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

    BANDUNG, (WN.net) -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), mengungkapkan bela sungkawa atas bencana gempa bumi berkekuatan 6,9 Skala Richter di 6 Km arah Tenggara Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Aher mengimbau masyarakat ...

  • Peristwa
    27 November 2017 | 09:37 WIB

    Aher: Kiprah Abah Tjetje Jadi Teladan

    BANDUNG, (WN.net) -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Ketua DKM Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Tjetje Soebrata, SH., MM., Minggu ...

  • Peristwa
    22 November 2017 | 22:02 WIB

    Jabar Terdepan Dalam Penanganan Lingkungan

    GARUT, (WN.net) -- Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, dan Bupati Garut, Rudy Gunawan, me-launching rehabilitasi hutan dan lahan di Daerah Aliran ...

  • Peristwa
    22 November 2017 | 19:58 WIB

    Cileunyi Wetan Terendam Banjir

    CILEUNYI, (WN.net) -- Musibah banjir kembali meredam ratusan rumah di Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Banjir yang terjadi Rabu (22/11) ini antara lain melanda Kampung Jajawai, meliputi RW ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net