Wibawa News


  • 05 Januari 2016 | 21:50 WIB
  • 00421 Kali Dilihat

Aher: PON Tanpa Sepak Bola, Bagai Sayur Tanpa Garam

 Aher: PON Tanpa Sepak Bola, Bagai Sayur Tanpa Garam

BANDUNG, (WN.net) – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), selaku Ketua Umum Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON XIX 2016), mengatakan sepak bola wajib ada sebagai salah satu cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di PON XIX/2016.
Kendati saat ini pelaksanaan babak kualifikasi cabor sepak bola, di sejumlah daerah harus ditunda atau dibatalkan sebagai dampak dari pembekuan PSSI oleh pemerintah melalui Kemenpora. Seperti balakangan diketahui, beberapa zona gagal menggelar laga Pra – PON 2016 seperti Bali, Jawa Tengah, dan Sulawesi Barat. Saat ini penyelenggaraan kualifikasi sepak bola dihelat oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI. Di sejumlah daerah, pihak kepolisian tidak akan memberikan izin penyelenggaraan kualifikasi sepak bola, bila tidak ada rekomendasi dari Tim Transisi.
Atas dasar itu, Aher menekankan pihaknya akan mengundang berbagai pihak terkait, seperti Kemenpora, KONI, juga Tim Transisi agar sesegera mungkin memastikan kejelasan terkait babak kualifikasi dan materi pemain untuk seleksi tahap awal cabang olahraga tersebut.
Aher mengungkapkan, multievent seakbar PON akan seperti ‘sayur tanpa garam’ bila tak ada cabor sepak bola. Keputusan harus segera turun secepatnya, karena tim pun perlu dipersiapkan pula secara baik.
“Kita akan mengundang berbagai pihak. Tidak  mungkin multievent seperti ini sepak bolanya tidak ada. Kalau multievent seperti PON ini tanpa sepak bola, kaya sayur tanpa garam itu. Kami akan memaksa, akan meminta dengan amat sangat, mewajibkan dengan amat sangat, bahwa sepak bola harus ada,” ujar Aher.
“Saya akan segera pastikan, meminta para pihak, mungkin saya akan kirim surat, pada tim transisi, kepada Kemenpora, kepada KONI untuk segera melakukan langkah-langkah untuk sesegera mungkin melakukan babak kualifikasi sepak bola,” tegasnya.
Selain itu, kejelasan mengenai cabor sepak bola ini diperlukan segera mungkin untuk juga mempelajari regulasi pertandingannya. * ajat dw

Berita Lainnya

  • Olahraga
    13 April 2019 | 10:30 WIB

    30 Atlet Kabupaten Bandung Perkuat Jabar pada PON XX

    SOREANG, (WN.net) -- Sebanyak 30 atlet asal Kabupaten Bandung akan perkuat Jawa Barat (Jabar) pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, yang dilaksanakan di Jayapura Papua, pada 2020. Hal tersebut terungkap ...

  • Olahraga
    09 November 2018 | 08:00 WIB

    Komarudin: Ilmu Kepelatihan Olah Raga di Daerah Masih Jauh

    SOREANG, (WN.net) -- Ketua Program Studi (Prodi) Kependidikan Pelatihan Olah Raga Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Dr. Komarudin, M.Pd., mengatakan sumber daya manusia (SDM) pelatih di daerah terkait ilmu kepelatihan masih ...

  • Olahraga
    29 September 2018 | 11:36 WIB

    Kabupaten Bandung Targetkan 5 Besar di Porda Jabar XIII

    SOREANG, (WN.net) -- Kabupaten Bandung menargetkan lima besar pada Pekan Olah Raga Daerah (Porda) XIII Jawa Barat yang akan berlangsung di Kabupaten Bogor, 6 Oktober 2018. Target tersebut menurut Bupati Bandung, ...

  • Olahraga
    05 September 2018 | 08:44 WIB

    Atlet Peraih Medali di Asian Games 2018 Disambut Warga Kabupaten Bandung

    SOREANG, (WN) -- Atlit asal Kabupaten Bandung peraih medali pada Asian Games 2018 disàmbut ribuan warga, ormas, OKP, dan para pelajar, Selasa (4/9). Para atlit peraih emas, perak, dan atlit lain ...

  • Olahraga
    09 Agustus 2018 | 22:16 WIB

    JK Tinjau Kesiapan Asian Games Venue Si Jalak Harupat

    SOREANG, (WN.net) -- Wakil Presiden RI, H. Moh. Jusuf Kalla (JK), meninjau langsung kesiapan venue Si Jalak Harupat (SJH), Kutawaringin, Kabupaten Bandung,  Rabu (8/8), yang akan digunakan pertandingan cabang sepak ...

  • @ 2016 wibawanwes.net

Portal Berita wibawnews.net