- Venue Sudah Siap 100%
SOREANG, (WN.net) -- Sekretaris Sub Pengurus Besar Pekan Olah Raga Nasional (PB PON), Drs. H. Ahmad Djohara, M.Si., menepis isu penyelenggaraan grand opening PON XIX 2016, batal digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, tetapi akan dilaksanaskan di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung.
"Sudah ada Surat Keputusan Gubernur, jadi tidak mungkin dibatalkan," kata Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Bandung ini, ketika dicegat usai menemui Ketua DPRD Kabupaten Bandung, di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Soreang, Jumat lalu.
Ahmad Djohara menegaskan, suatu hal yang tidak mungkin bila sebuah keputusan gubernur, bisa dibatalkan begitu saja.
"Ini ‘kan sudah jadi keputusan. Saya rasa tidak mungkin begitu saja dibatalkan," tegas Ahmad Djohara.
Menurut Ahmad Djohara, sarana dan prasaran venue pertandingan PON 2016, termasuk untuk pembukaan, sudah siap 100%.
"Untuk venue kita sudah siap seratus persen, tinggal sarana pendukungnya, seperti jalan akses, yang kini sedang dalam tahap pengerjaan," jelas Ahmad Djohara.
Untuk jalan akses Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja), Ahmad Djohara menyatakan optimis bisa rampung sebelum pembukaan PON, sehingga pada pembukaan bisa digunakan.
"PU Bina Marga sendiri menargetkan akses jalan tol bisa selesai dan bisa digunakan saat pembukaan PON," ujar Ahmad Djohara.
Dalam ajang PON 2016 yang akan digelar 17 sampai 29 September 2016 ini, ada tujuh cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Stadion Si Jalak Harupat, antara lain, Hocky, Softball, Panahan, Polo Air, Angkat Besi, dan Volley Indoor. Dua cabor yaitu Aeromodelling di Pangkalan TNI, Lanud Sulaeman, da nada cabor yang dilaksanakan.di Telkom University Convention Hall.
Anggaran untuk sarana prasarana persiapan venue PON, baik indoor maupun outdoor, Pemprov Jabar telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 73 miliar.
Dibuka Presiden
Ahmad Djohara mengatakan, pembukaan PON 2016 di Kabupaten Bandung diharapkan bisa dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo.
Persiden sendiri, lanjut dia, tampaknya sebelumnya direncanakan akan membuka Piala Bhayangkara yang akan dilaksanakan di Stadion Si Jalak Harupat, dalam waktu dekat ini.
Dalam pembukaan itu presiden akan melihat bagaimana kesiapan venue untuk pertandingan PON. "Nanti Pak Presiden bakal melihat bagaimana kesiapan kita. Saya rasa kalau di GBLA, dengan kondisi seperti itu apakah Beliau mau," kata Ahmad Djohara.
Dengan ditunjuknya Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah perhelatan akbar itu, imbuh Ahmad Djohara, selain sebuah kehormatan, juga akan mendapat beberapa keuntungan bagi Kabupaten Bandung, terutama dari segi perekonomian masyarakat serta sebagai ajang promosi pariwisata di Kabupaten Bandung.
Masyarakat Kabupaten Bandung sendiri, khusus yang berada di sekitar stadion mendukung event akbar lima tahunan ini. Selain bisa dijadikan ajang rekreasi, akan mendapat keuntungan dari segi ekonomi. Salah satunya penyewaan rumah penduduk di sekitar stadion, untuk para atlit. * deddy r
